Panduan Lengkap Asuransi Perjalanan di Indonesia

Apa pun yang ingin kamu tahu tentang asuransi perjalanan, temukan jawabannya di sini.

Pentingkah memiliki asuransi perjalanan?

Siapa pun pasti pernah bepergian, baik untuk urusan bisnis maupun liburan, dari perjalanan domestik hingga mancanegara. Saat melakukan perjalanan, kerap terjadi hal-hal tak terduga di luar perencanaan. Mungkin kejadian yang menguntungkan, mungkin juga kejadian yang tak diharapkan. 

Asuransi perjalanan atau travel insurance hadir untuk mengurangi risiko kerugian finansial akibat kejadian tak terduga yang terjadi selama dalam perjalanan.

Tak sedikit masyarakat Indonesia yang masih memandang sebelah mata pentingnya asuransi perjalanan. Membayar premi untuk hal yang belum tentu terjadi dianggap sebagai kesia-siaan. Dibanding mengajukan asuransi perjalanan, mempersiapkan destinasi, jadwal, bahkan menyiapkan dana oleh-oleh dinilai lebih penting.

Padahal, ada beragam manfaat asuransi perjalanan yang bisa membuat perjalanan menjadi lebih nyaman. Masih banyak yang belum tahu kalau asuransi perjalanan tak sekadar memberikan perlindungan kecelakaan saat di jalan.

Sebutlah, pesawat yang kamu tumpangi mengalami keterlambatan, atau kamu tak yakin meninggalkan rumah dalam kondisi aman. Tahukah kamu, bahwa kejadian-kejadian seperti itu bisa masuk dalam perlindungan asuransi perjalanan? 

Bahkan bepergian ke beberapa negara mewajibkan kamu untuk punya asuransi perjalanan. Misalnya, jika berpelesir ke wilayah lain, seperti ke Eropa, kamu harus memiliki asuransi perjalanan untuk bisa mendapatkan Visa Schengen.

Jika masih ragu dan ingin mengetahui manfaat asuransi perjalanan lebih jauh, khususnya bagi kamu yang sering berpergian, simak ulasan lengkapnya di bawah ini.
 

Apa itu asuransi perjalanan?

asuransi perjalanan
Photo credit: The Blue Diamond Gallery

 

Asuransi perjalanan adalah asuransi yang memberikan perlindungan terhadap risiko-risiko yang menyebabkan kerugian finansial selama perjalanan berlangsung. Travel insurance tak hanya menjamin pemegang polis, tapi juga barang-barang kepemilikannya selama bepergian.

Asuransi perjalanan biasanya ditawarkan bersamaan saat pembelian tiket transportasi. Tapi, perlu diketahui bahwa asuransi perjalanan yang disertakan pada tiket tersebut hanya memberikan perlindungan selama menggunakan alat transportasi tersebut. Misalnya, penundaan keberangkatan atau kecelakaan dalam perjalanan.

Lebih dari itu, kamu bisa mengajukan asuransi perjalanan sendiri untuk mendapatkan perlindungan yang lebih lengkap. Terutama, jika melakukan perjalanan mancanegara. 

Ada beragam risiko yang mungkin dialami, mulai dari kategori ringan, seperti kehilangan tas, terserang penyakit di negara tempat berlibur, hingga yang mengancam keselamatan jiwamu. 

Belum lagi, ongkos medis di negara lain, terutama negara-negara maju, terhitung cukup mahal.  Dengan travel insurance, otoritas di lokasi wisata pun akan lebih mudah memberi bantuan. 

 

Baca: Asuransi Perjalanan Itu Penting, tapi Pastikan Kamu Tahu Soal Ini Sebelum Daftar

Mengapa kamu perlu perlindungan asuransi?

Bepergian tanpa membekali diri dengan asuransi perjalanan sekilas tampak tak berisiko. Selama tak ada kejadian merugikan, seperti terserang penyakit di negara tujuan, kecopetan, dan sebagainya, perjalanan akan aman sesuai rencana.

Tapi, siapa yang bisa menjamin kejadian-kejadian tersebut tak akan menimpamu? Sementara, ada banyak keuntungan dan alasan penting untuk memiliki asuransi perjalanan. Berikut ini di antaranya.


1. Menanggung biaya perawatan medis

Bayangkan jika saat liburan, kamu terserang penyakit dan harus mendapatkan perawatan medis. Bukan tidak mungkin perawatan yang dilakukan membutuhkan biaya yang besar.

Travel insurance akan menanggung biaya perawatan medis jika kamu mengalami kecelakaan, terserang penyakit, atau harus melakukan konsultasi dengan dokter.

2. Kompensasi keterlambatan atau pembatalan perjalanan

Keterlambatan hingga pembatalan keberangkatan tentu bisa membuatmu menjadi tidak nyaman. Bahkan, bisa jadi rencana yang telah kamu buat jadi berantakan. 

Sebagai kompensasi, perusahaan asuransi akan memberikan ganti rugi berupa penginapan gratis atau kompensasi lainnya, tergantung kepada peraturan perusahaan asuransi terkait.

3. Santunan atas kematian

Travel insurance tidak hanya bermanfaat bagi pemegang polis alias tertanggung, namun juga bagi keluarga terkait. Misalnya, jika pemegang polis meninggal dunia dalam perjalanan, perusahaan asuransi akan memberikan santunan atau sumbangan kematian kepada keluarga yang ditinggalkan.

Santunan atas kematian diharapkan dapat meringankan beban finansial keluarga yang ditinggalkan, terutama jika pemegang polis merupakan pencari nafkah utama dalam keluarga.

4. Kerusakan bagasi dan kehilangan barang pribadi

Risiko kerusakan koper hingga kehilangan barang pribadi saat berada di transportasi bisa menimpa siapa saja. Untuk itu, perusahaan asuransi akan menanggung kerugian yang timbul akibat kerusakan atau kehilangan bagasi sesuai dengan ketetapan yang berlaku.

5. Perlindungan rumah yang ditinggalkan

home insurance

 

Asuransi perjalanan juga dapat memberikan perlindungan untuk rumah yang ditinggalkan selama perjalanan. 
Misalnya, risiko terjadinya kebakaran rumah tertanggung yang ditinggal kosong selama tertanggung melakukan perjalanan. Selain kebakaran, asuransi perjalanan juga dapat menjamin biaya ganti rugi akibat bencana alam dan perampokan.

6. Biaya pemulangan jenazah

Tahukah kamu bahwa di beberapa negara, dibutuhkan biaya yang cukup mahal untuk memulangkan jenazah ke negara asal? 

Jika hal ini terjadi pada nasabah asuransi perjalanan, biaya tersebut akan ditanggung perusahaan asuransi sehingga tidak akan memberatkan keluarga yang ditinggalkan.

7. Biaya kunjungan keluarga

Jika tertanggung dirawat di rumah sakit saat melakukan perjalanan ke luar negeri, perusahaan asuransi juga dapat meng-cover biaya akomodasi kerabat atau salah satu keluarga yang berkunjung untuk menemani tertanggung selama menjalani perawatan.

Jenis-jenis asuransi perjalanan di Indonesia

Manfaat asuransi perjalanan cukup beragam dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Sebab, tiap jenis perjalanan memiliki risiko yang berbeda-beda. 

Untuk itu, terdapat beragam jenis asuransi dengan manfaat dan tarif premi yang berbeda pula. Pilihlah travel insurance yang sesuai dengan kondisimu agar manfaat yang didapatkan bisa optimal.

Berikut ini beberapa jenis asuransi perjalanan di Indonesia:


Berdasarkan jangka waktu 

1. Asuransi perjalanan satu kali (single trip insurance)

Jika kamu jarang bepergian, cukup menggunakan single trip insurance. Asuransi single trip dapat dipilih untuk perjalanan berangkat atau pulang saja, ataupun pulang-pergi. Biaya premi yang dikeluarkan jauh lebih sedikit dibanding asuransi perjalanan tahunan.

2. Asuransi perjalanan tahunan (annual travel insurance)

Jika kamu rutin melakukan perjalanan, baik keperluan bisnis maupun wisata, annual travel insurance adalah pilihan ideal buatmu. Sebab, membeli asuransi perjalanan tahunan jauh lebih hemat dan praktis dibanding memperpanjang asuransi perjalanan satu kali terus-menerus.

 

Berdasarkan jumlah yang ditanggung

1. Individu (individual travel insurance)

Asuransi perjalanan individu diperuntukkan untuk traveller yang melakukan perjalanan pribadi. Namun, asuransi ini dapat melindungi satu orang dewasa hingga satu keluarga. 
Satu keluarga meliputi dua orang dewasa, serta tiga orang anak yang masih berhubungan dengan setidaknya salah satu orang dewasa tersebut.

2. Kelompok (group travel insurance)

Asuransi kelompok diperuntukkan untuk perusahaan atau institusi pendidikan yang ingin melakukan perjalanan dalam bentuk grup yang melibatkan banyak orang. 
Premi rombongan terhitung lebih murah dibanding membeli satu-satu untuk setiap anggota kelompok.

 

Berdasarkan destinasi perjalanan

travel abroad

1. Domestik

Asuransi perjalanan domestik memberikan perlindungan untuk kamu yang ingin bepergian di dalam negeri. Premi yang dibayarkan umumnya lebih murah dibanding premi asuransi perjalanan internasional.

2. Internasional

Asuransi perjalanan internasional memberikan rasa aman dan nyaman untuk kamu yang ingin keliling dunia tanpa rasa khawatir. Asuransi internasional lebih mahal dari asuransi domestik, karena biaya penanggungan mengikuti kurs dari negara terkait. 

 

Berdasarkan jenis perjalanan

1. Asuransi perjalanan wisata

Sesuai namanya, asuransi perjalanan wisata diperuntukkan bagi orang yang pergi dengan tujuan perjalanan wisata atau liburan.

2. Asuransi perjalanan bisnis

Asuransi perjalanan bisnis memiliki proteksi yang berbeda dengan asuransi perjalanan biasa. Misalnya, pemberian ganti rugi terhadap barang yang berkaitan dengan pekerjaan.

3. Asuransi khusus haji dan umrah

Asuransi perjalanan khusus haji dan umrah memberikan proteksi bagi para jemaah selama menunaikan ibadah umrah dan haji. Asuransi perjalanan haji dan umroh merupakan produk asuransi yang dikembangkan secara syariah. 
 

Apa saja kondisi yang dapat menggugurkan perlindungan asuransi perjalanan?

Secara umum, perlindungan travel insurance mencakup keadaan darurat medis, seperti kecelakaan atau sakit, evakuasi darurat, pemulangan ke daerah asal, pembatalan atau gangguan perjalanan, kematian, pemakaman di luar negeri, pencurian atau kerusakan bagasi, hingga pembajakan transportasi.

Manfaat asuransi perjalanan juga dapat diperluas dengan tambahan biaya. Misalnya, perlindungan untuk nasabah dengan penyakit yang telah ada, seperti asma dan diabetes, perlindungan atas olahraga berisiko, seperti ski atau scuba diving, perjalanan di negara berisiko karena rawan bencana alam, serta perlindungan terhadap rumah yang ditinggal selama bepergian.

Namun, terdapat beberapa kondisi yang bisa menggugurkan perlindungan asuransi. Dengan begitu, jika nasabah mengalami kondisi-kondisi berikut ini, perusahaan asuransi tidak akan memberikan biaya ganti rugi. 

 

1. Penyakit menular seksual (PMS)

Jika saat berwisata atau melakukan perjalanan bisnis, nasabah terkena infeksi penyakit menular seksual, perusahaan asuransi tidak akan membayar tagihan untuk setiap biaya pengobatan.

2. Penggunaan alkohol atau obat terlarang

Jika nasabah mengalami cedera, kecelakaan, hingga kematian yang diakibatkan oleh penggunaan minuman beralkohol atau obat-obatan terlarang, perlindungan asuransi perjalanan akan gugur seketika.

3. Bunuh diri atau melukai diri sendiri dengan sengaja

Kerugian yang timbul akibat percobaan bunuh diri atau dilakukan dengan sengaja oleh nasabah tidak akan mendapatkan biaya ganti rugi oleh pihak asuransi.

4. Kehamilan, melahirkan, atau keguguran

Sebagian besar perusahaan asuransi tidak menanggung risiko yang terjadi karena kehamilan.

5. Gangguan psikologis atau kejiwaan

Perlindungan asuransi perjalanan dapat gugur jika penyebab risiko yang terjadi berkaitan dengan masalah kesehatan mental, seperti gangguan bipolar, fobia, dan sebagainya.

6. Terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum dan perang

Satu lagi yang bisa menggugurkan perlindungan asuransi adalah keterlibatan dalam suatu kegiatan yang melanggar hukum maupun perang. Misalnya, pergi ke Gaza untuk jihad atau terlibat dalam kegiatan terorisme, maka jelas asuransi tidak akan mau meng-cover ganti rugi.

Berapa biaya premi asuransi perjalanan?

calculator

 

Seiring dengan banyaknya manfaat yang disediakan oleh asuransi perjalanan, beragam pula harga premi yang ditawarkan. Seperti jenis asuransi lainnya, biaya premi asuransi perjalanan juga tergantung kepada beberapa faktor lain di luar manfaat yang diberikan. 

Oleh sebab itu, satu jenis asuransi perjalanan dari perusahaan asuransi yang sama sekali pun bisa memiliki perbedaan harga premi. 

Berikut ini beberapa faktor yang dapat mempengaruhi biaya premi travel insurance.

 

1. Lokasi dan lama kunjungan

Lokasi dan lama kunjungan juga menentukan besaran biaya premi. Semakin lama kunjungan, tentu saja biaya premi akan semakin tinggi.

Perusahaan asuransi juga mempertimbangkan biaya hidup di lokasi tujuan (biaya medis), serta kondisi lokasi tujuan (tingkat kriminalitas atau kondisi alam), serta nilai tukar mata uang (jika di luar negeri), untuk menentukan biaya premi.

2. Jumlah tertanggung

Premi asuransi perjalanan yang dibeli secara rombongan akan lebih murah dibanding membeli secara individu. Oleh sebab itu, jika bepergian dalam jumlah banyak, pilihlah asuransi perjalanan kelompok untuk menghemat biaya.

3. Cakupan perlindungan

Jelas saja, semakin banyak cakupan perlindungan, semakin tinggi pula harga premi. Begitu pula jika kamu melakukan perluasan cakupan perlindungan. 

Kamu bisa memilih premi asuransi perjalanan standar dengan perlindungan dasar untuk harga premi yang lebih terjangkau.
 

Tips memilih asuransi perjalanan terbaik

Zaman sekarang mencari produk asuransi tak sesulit belasan tahun lalu. Hanya dengan gadget yang terkoneksi Internet, kamu sudah bisa melihat beragam pilihan asuransi perjalanan yang bisa diajukan secara online. 

Namun, banyaknya pilihan kadang juga jadi menyulitkan. Memilih asuransi perjalanan karena biaya premi yang murah juga tak sepenuhnya bijak untuk dilakukan. 

Agar tidak salah pilih, berikut ini beberapa tips memilih asuransi perjalanan terbaik untukmu. 

 

1. Baca dan bandingkan polis

Sekilas, semua polis asuransi mungkin terlihat serupa. Namun, sangat mungkin jika terdapat rincian klausul mengenai cakupan atau persyaratan proteksi yang sangat berbeda antar polis. 

Misalnya, walau semua polis menawarkan biaya pengobatan medis, namun besar dana pertanggungan serta kondisi pengecualian bisa bervariasi. 

Oleh sebab itu, pastikan kamu membaca dengan cermat setiap polis dan lakukan perbandingan antara satu polis dengan polis lain untuk mendapatkan asuransi perjalanan terbaik. 

Tapi, bukannya merepotkan membandingkan setiap polis yang ada?

Tenang, kamu bisa membandingkan beragam polis dengan mudah menggunakan situs perbandingan produk finansial, seperti GoBear Indonesia. Mulai dari cakupan manfaat hingga biaya-biaya yang dikenakan, dapat kamu bandingkan secara praktis.

Dengan melakukan perbandingan, kamu juga bisa mendapatkan asuransi perjalanan dengan harga terbaik dan memiliki manfaat yang kamu butuhkan.

2. Pilih cakupan hanya sesuai kebutuhan 

Asuransi perjalanan dengan cakupan manfaat yang banyak tak selalu lebih baik, tapi sudah pasti preminya lebih mahal. Padahal, belum tentu kamu membutuhkan semua manfaat yang disertakan. Artinya, pengeluaran bisa jadi mubazir. 

Misalnya, jika selama kamu pergi, di rumahmu masih terdapat kerabat atau anggota keluarga lain, kurang tepat rasanya memilih asuransi travel yang memberikan manfaat proteksi untuk rumah yang ditinggalkan.

3. Pilih perusahaan asuransi yang kredibel

Asumsi asuransi itu ribet harusnya sudah tak berlaku saat ini. Sebab, sekarang banyak fasilitas yang dapat diakses secara online, termasuk informasi mengenai asuransi. Oleh sebab itu, sebetulnya tak sulit mencari perusahaan asuransi yang terpercaya. 

Kamu bisa mencari tahu apakah perusahaan asuransi yang hendak dipilih banyak mendapat tanggapan negatif atau memiliki banyak laporan klaim ditolak dan sebagainya melalui berbagai forum di Internet.

Kamu bisa menilai bahwa suatu perusahaan asuransi terpercaya atau tidak dengan mengecek apakah perusahaan asuransi tersebut sudah berada di bawah pengawasan otoritas jasa keuangan (OJK) atau belum. Untuk mengetahuinya, kamu bisa cek sendiri di situs OJK atau melalui nomor layanan OJK di nomor 157 atau (021) 2960 0000.

4. Pahami pengecualian-pengecualian asuransi

Jangan sampai pengajuan klaim ditolak gara-gara tanpa sadar melanggar ketetapan perusahaan asuransi. Pastikan kamu sudah mengetahui dan memahami pengecualian-pengecualian yang berlaku dalam asuransi perjalananmu.

Untuk itu, jangan malas membaca polis sebanyak apa pun lembarannya. Selain itu, tak perlu segan bertanya pada sales atau konsultan asuransi jika ada poin-poin yang tidak kamu pahami.

5. Perhatikan syarat minimum asuransi perjalanan yang diperlukan

Jika ingin mengajukan asuransi perjalanan sebagai syarat perjalanan untuk turis asing, pastikan asuransi yang dipilih telah memenuhi persyaratan minimum. Misalnya, minimal dana pertanggungan dan sebagainya.

Cek persyaratan yang berlaku di situs otoritas terkait, yaitu badan imigrasi atau kedutaan besar negara tujuan. Jika tak ingin repot, kamu bisa menggunakan jasa pengurusan asuransi perjalanan yang kerap ditawarkan agen perjalanan. Namun, cara ini biasanya memerlukan biaya yang lebih besar.

Bagaimana cara membeli asuransi perjalanan?

Pengajuan asuransi perjalanan lebih mudah dan cepat dibanding pengajuan asuransi lainnya. Apalagi, saat ini kamu bisa membeli polis asuransi perjalanan melalui Internet. Jadi, tak perlu repot-repot mencari agen asuransi atau bahkan mengunjungi cabang kantor asuransi terkait. 

Berikut ini cara memberi asuransi perjalanan secara online:

  1. Kunjungi situs resmi perusahaan asuransi yang dipilih.
  2. Lengkapi data diri pada formulir yang tersedia.
  3. Pilih tempat tujuan (domestik atau mancanegara).
  4. Pilih tujuan dari perjalanan (wisata atau bisnis).
  5. Pilih jenis perjalanan (sekali perjalanan atau perjalanan rutin).
  6. Pilih jenis asuransi perjalanan yang sesuai dengan bujet dan kebutuhan.
  7. Pilih metode pembayaran yang diinginkan.

Cukup mudah, bukan? Setelah pembayaran dilakukan, polis asuransi akan dikirim melalui email atau pos dalam bentuk fisik. 

 

Baca: Beragam Cara Beli Asuransi Perjalanan Online dan Offline

Memilih asuransi perjalanan untuk Visa Schengen

Apa itu Visa Schengen? Visa Schengen merupakan dokumen yang diperlukan jika kamu ingin pergi ke wilayah Schengen.

Berdasarkan perjanjian Schengen yang dilakukan oleh negara-negara Uni Eropa pada 1985, pengunjung negara Schengen harus memiliki Visa Schengen. Dan untuk mendapatkan visa tersebut, memiliki asuransi perjalanan adalah syarat utamanya. 

Asuransi perjalanan yang dimiliki pun tak bisa sembarangan. Minimal pertanggungan asuransi harus senilai 30 ribu Euro atau sekitar Rp 484 juta. Beberapa asuransi perjalanan Indonesia yang memenuhi persyaratan tersebut di antaranya, AXA Smart Traveller, AIG Travel Guard, ACA Travel Safe, Allianz Travel Pro, dan sebagainya. 

Sebagai informasi, kawasan Schengen terdiri dari 26 negara Eropa, yaitu Austria, Belgia, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, Hongaria, Islandia, Italia, Latvia, Liechtenstein, Lithuania, Luksemburg, Malta, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Slowakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, dan Swiss. 

 

Baca: 7 Asuransi Perjalanan Terbaik untuk Visa Schengen

Cara klaim asuransi perjalanan

insurance claim
Photo credit: The Blue Diamond Gallery

 

Menyadari pentingnya travel insurance saja tidak cukup. Kamu juga harus memahami prosedur klaim asuransi perjalanan untuk menikmati manfaatnya. Untungnya, kini pengajuan klaim asuransi mudah dilakukan. 

Beberapa perusahaan asuransi telah melayani klaim secara online. Dengan begitu, kamu dapat mengajukan klaim cukup dengan mengunggah dokumen yang diperlukan. 

Secara umum, terdapat dua proses pengajuan klaim asuransi di Indonesia. Pertama menggunakan skema worldwide provider (internasional) alias cashless, yaitu penggunaan manfaat asuransi dengan menunjukkan kartu asuransi kepada pihak terkait. 

Misalnya, jika kamu harus dirawat di rumah sakit, kamu hanya perlu menunjukkan kartu asuransi sebagai alat pembayaran. 

Skema kedua adalah menggunakan skema reimbursement, yaitu penggantian dana dilakukan setelah nasabah menanggung biaya yang diperlukan. Artinya, nasabah harus mengeluarkan uang pribadi terlebih dulu, baru meminta dana pertanggungan setelah mengajukan klaim dan melengkapi persyaratan yang diperlukan. 

Skema pertama tentu lebih praktis. Sayangnya, mayoritas pengajuan klaim di Indonesia menggunakan skema reimbursement. Namun tak perlu cemas, sebab proses pengajuan klaim tidak rumit dan mudah dilakukan. Tapi, kamu harus tetap mematuhi persyaratan agar pengajuan klaim bebas penolakan.

Berikut ini tahapan pengajuan klaim asuransi perjalanan:

 

1. Segera lapor ke pihak asuransi saat mengalami kerugian

Saat terjadi kerugian yang menjadi cakupan perlindungan asuransi, segera laporkan ke pihak asuransi. Oleh sebab itu, sebaiknya kamu telah mengetahui alamat serta nomor telepon cabang perusahaan asuransi di destinasi perjalanan. 

Cari tahu juga apakah perusahaan asuransi terkait menyediakan fasilitas pengajuan klaim secara online melalui situs resmi mereka. 

Pelaporan harus dilakukan dengan segera, mengingat adanya masa kedaluwarsa laporan klaim. Cek di polis asuransimu untuk mengetahui masa kedaluwarsa yang berlaku.

 

2. Lengkapi dokumen yang diperlukan

Siapkan semua dokumen yang diperlukan. Umumnya, persyaratan dokumen meliputi formulir pengajuan, tiket perjalanan, paspor, dan kartu tanda penduduk. Beberapa peristiwa, seperti pencurian atau kecelakaan memerlukan dokumen tambahan, seperti surat keterangan polisi dan tanda bukti kepemilikan barang yang hilang. 

 

3. Berikan penjelasan secara detail

Saat mengajukan klaim asuransi, kamu akan diminta memberikan penjelasan mengenai kronologi peristiwa yang menimpamu. Jika ditemukan kejanggalan, pihak asuransi akan melakukan investigasi. Tujuannya, untuk mencegah tindakan penipuan atau upaya yang dilakukan demi mendapatkan keuntungan secara ilegal. 

Di mana mencari asuransi perjalanan terbaik?

Cukup banyak perusahaan asuransi di Indonesia yang terpercaya dan menawarkan produk asuransi perjalanan dengan biaya dan kualitas bersaing. Misalnya, asuransi perjalanan ACA, asuransi perjalanan AXA, asuransi perjalanan Zurich, asuransi perjalanan Allianz, asuransi perjalanan Simasnet, asuransi perjalanan Chubb, dan sebagainya. 

Lalu, di mana saya bisa menemukan dan mengajukan asuransi perjalanan yang tepat?

Untuk mendapatkan asuransi perjalanan secara mudah dan praktis, kunjungi situs perbandingan produk finansial, seperti GoBear Indonesia. Melalui situs GoBear Indonesia, kamu dapat membandingkan beragam produk asuransi perjalanan, serta dapat segera mengajukan asuransi perjalanan yang kamu inginkan.

Jangan takut untuk bertanya dan berdiskusi langsung dengan konsultan asuransi terkait untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai asuransi perjalanan yang dipilih. 

 

Baca: Daftar Asuransi Perjalanan Online Terbaik di Indonesia 2019

Gunakan asuransi perjalanan agar travelling menjadi aman dan nyaman

Dalam setiap perjalanan selalu terdapat risiko tak terduga yang tak bisa kita hindari. Tak sedikit pula yang harus mengalami kerugian finansial dalam jumlah besar ketika mengalami kejadian tak diharapkan, mulai dari kehilangan barang sampai kecelakaan yang mengancam jiwa. 

Siapkan diri dengan produk travel insurance untuk meminimalkan risiko kerugian finansial yang bisa terjadi pada siapa pun. Dengan begitu, kamu pun bisa melakukan travelling dengan aman dan nyaman, serta terbebas dari rasa cemas.

Pilih asuransi perjalanan sesuai kebutuhan dan bujet, dan pahami polis asuransi yang dibeli agar manfaat yang didapatkan bisa optimal. 
 

Last update on Apr 04, 2019