Barang Pegadaian

5 Jenis Jaminan dan Syarat Pegadaian untuk Pinjaman Kilat

Pegadaian dikenal sebagai penyedia pinjaman dengan persyaratan  yang terbilang lebih ringan dan proses yang singkat. Oleh sebab itu, tak heran jika sekalipun beragam pinjaman online bermunculan, layanan pinjaman Pegadaian tetap ramai peminat.

Apalagi, Pegadaian merupakan lembaga pembiayaan resmi yang dikelola pemerintah, sehingga peminjam tidak perlu khawatir terjerat layanan pinjaman bodong. 

Seperti yang kita tahu, Pegadaian menerapkan sistem gadai barang untuk mendapatkan sejumlah uang tunai. Barang tersebut akan jadi jaminan, sekaligus pengganti pinjaman jika kita tak mampu membayarnya. Tapi, kalau pinjaman bisa dilunasi dengan lancar, barang yang digadaikan pun akan menjadi milik kita kembali. 

Kira-kira, apa saja ya barang yang bisa digadai di Pegadaian? Untuk tahu daftar lengkapnya, yuk simak ulasannya di bawah ini.

Jaminan dan syarat Pegadaian untuk mendapatkan pinjaman

1. Kendaraan bermotor

Menggadaikan motor

Untuk dapatkan pinjaman kilat dalam jumlah besar, kendaraan bermotor merupakan aset yang paling sering dipilih sebagai jaminan. Untungnya, kendaraan bermotor tidak digadaikan dalam wujud fisik, melainkan surat BPKB-nya. 

Dengan begitu, meski digunakan sebagai jaminan, kendaraan masih dapat digunakan untuk menunjang aktivitas harianmu. 

Namun, tak semua kendaraan bermotor bisa digunakan sebagai jaminan. Terdapat beberapa kriteria agar kendaraan bermotor, baik mobil maupun motor, bisa digadaikan. 

Untuk menggadaikan mobil, maksimal umur kendaraan adalah 10 tahun. Sedangkan, untuk motor, tahun produksi harus dalam kurun lima tahun terakhir dan terdaftar dalam merek pabrikan umum, seperti Yamaha, Honda, Suzuki, dan lainnya.

Salah satu jenis pinjaman Pegadaian yang bisa didapatkan dengan menjaminkan kendaraan bermotor adalah Kreasi, layanan kredit mikro dari Pegadaian. Kreasi ditujukan untuk pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan plafon pinjaman hingga Rp 400 juta. 

Adapun, syarat yang diperlukan untuk menggadaikan kendaraan bermotor umumnya, meliputi BPKB asli, fotokopi STNK, dan faktur pembelian. 

2. Emas

Emas, baik dalam bentuk perhiasaan maupun emas batangan, diterima Pegadaian sebagai barang jaminan. Sebab, emas memiliki nilai tinggi dengan harga yang cenderung stabil. 

Hampir semua produk pinjaman di Pegadaian menerima emas sebagai syarat barang jaminan. Mulai dari, Kreasi Fleksi, Kreasi Cepat dan Aman (KCA), Gadai Bisnis, Gadai Fleksi, Krasida, Arrum Haji, dan masih banyak lagi.

Secara umum, persyaratan yang diperlukan untuk menggadaikan emas di Pegadaian adalah sertifikat dan nota pembelian emas. Syarat Pegadaian lainnya tergantung kepada layanan pembiayaan dari Pegadaian yang diambil. 

3. Barang Elektronik

Pinjam uang di Pegadaian juga bisa dilakukan dengan menggadaikan barang elektronik, seperti televisi, kulkas, radio, dan alat elektronik lainnya. 

Untuk bisa dijadikan jaminan, barang elektronik tersebut maksimal harus memiliki masa produksi satu tahun. Tentunya, kondisi barang juga harus dalam keadaan baik, tidak cacat, serta tidak mengalami kerusakan. Peminjam juga perlu menyertakan kuitansi pembelian dan kartu garansi (jika masih ada).

Sedangkan, untuk persyaratan lainnya tergantung kepada jenis barang yang dijaminkan. Misalnya, untuk televisi harus berbentuk LCD, menyesuaikan tren konsumen saat ini. Semakin baru dan baik kondisi barang elektronik yang digadaikan, semakin besar peluang untuk mendapatkan pinjaman dengan plafon tinggi. 

4. Gadget

Beragam gadget, mulai dari smartphone hingga laptop juga dapat dijadikan jaminan. Syarat utamanya, gadget dalam kondisi baik, tanpa kerusakan, dan tidak berusia lebih dari satu tahun masa produksi. 

Salah satu jenis pinjaman di Pegadaian yang bisa kamu ajukan dengan menggadaikan gadget adalah Gadai Fleksi. Gadai Fleksi merupakan layanan kredit cepat dengan suku bunga harian, sebesar 0,5 persen pada hari pertama dan 0,1 persen pada hari selanjutnya.

Untuk mengajukan pinjaman Gadai Fleksi, kamu hanya perlu menyerahkan gadget sebagai barang jaminan, KTP atau identitas diri yang masih berlaku, serta menandatangani surat bukti kredit (SBK).

5. Kamera

Pegadaian kamera

Barangkali, banyak yang belum tahu kalau kamera pun dapat dijadikan barang gadai. Umumnya, kamera yang bisa dijadikan jaminan berjenis DSLR dan memiliki masa produksi maksimal satu tahun terakhir. Selain itu, kamu perlu menyertakan kuitansi pembelian untuk ajukan pinjaman.

Beberapa produk pinjaman yang dapat diajukan dengan menjaminkan kamera adalah KCA dan Gadai Fleksi dari Pegadaian.

Secara umum, barang-barang yang dapat digadaikan merupakan barang yang tidak mudah mengalami penurunan harga secara drastis di pasaran. Meski begitu, tak berarti barang jaminan harus tergolong sebagai barang mewah. 

Selain itu, banyak yang mengira bahwa sertifikat rumah dapat digadaikan di Pegadaian. Padahal, menurut informasi yang didapatkan dari situs Sahabat Pegadaian, hingga saat ini sertifikat rumah tidak bisa dijadikan barang jaminan di Pegadaian.

Cara menebus barang jaminan di Pegadaian

Setelah pinjaman lunas, kamu bisa menebus barang gadai selama masa berlaku pinjaman. Namun, jika belum memiliki dana untuk menebus barang setelah jatuh tempo, kamu bisa memperpanjang masa pinjaman selama 120 hari ke depan, dengan membayar bunganya saja.

Jika kamu tidak menebus maupun memperpanjang masa pinjaman, maka Pegadaian berhak melelang barang gadai tersebut. Biasanya, batas jatuh tempo hingga waktu pelelangan telah dicantumkan pada surat gadai atau surat bukti kredit. 

Tapi, Pegadaian umumnya tetap akan menghubungi nasabah terkait terlebih dulu untuk menginformasikan status barang jaminannya. Jika tidak ada respon atau permintaan waktu toleransi pelunasan, maka barang jaminan telah sepenuhnya menjadi hak Pegadaian dan Pegadaian pun berhak melelang barang tersebut.

Plafon, bunga, dan tenor pinjaman Pegadaian

Pada dasarnya, sistem gadai menerapkan sistem sewa titip dengan pinjaman. Maka, selain bunga atau modal sewa, pinjaman di Pegadaian juga dikenakan biaya administrasi. Besarannya, mulai dari Rp 2 ribu hingga Rp 125 ribu.

Ada pula jenis pinjaman Pegadaian yang mematok biaya administrasi sebesar 1 persen dari uang pinjaman. Semakin besar plafon pinjaman, semakin besar pula biaya administrasinya.  Adapun, bunga pinjaman mulai dari 0,75 persen per 15 hari. 

Plafon pinjaman yang ditawarkan Pegadaian mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 500 juta, dengan tenor pinjaman mulai dari 1 hari hingga 36 bulan. 

(Baca: 5 Pinjaman di Pegadaian untuk Dapat Dana Tunai Instan)

KTA Bank sebagai alternatif pinjaman Pegadaian

Pegadaian menawarkan layanan pinjaman dengan syarat yang terbilang ringan. Oleh sebab itu, gadai barang tetap jadi andalan bagi sebagian orang. Sayangnya, bunga pinjaman Pegadaian terhitung cukup tinggi. 

Sebagai perbandingan, umumnya pinjaman KTA dari Bank mematok bunga mulai dari 0,59-0,99 per bulan. Jika dihitung-hitung, dengan plafon pinjaman yang sama, beban bunga yang dikenakan pinjaman Pegadaian bisa dua kali lebih tinggi dibandingkan pinjaman KTA bank.

Selain itu, sistem gadai mengharuskan peminjam mendatangi kantor Pegadaian terdekat. Hal ini terbilang kurang efisien, apalagi jika dibandingkan dengan pengajuan pinjaman KTA bank yang bisa dilakukan secara online. 

(Baca: Mengenal Tabungan Emas Pegadaian Beserta Untung-Ruginya)