kta mandiri

3 Pilihan KTA Mandiri dan Tips Mendapatkannya

KTA Mandiri itu seperti misteri. Di situs Bank Mandiri, informasi tentang kredit tanpa agunan tersebut amat minim. Tapi bank sebesar Mandiri tentu menyediakan KTA untuk publik. Terlebih Bank Mandiri adalah bank badan usaha milik negara alias BUMN.

KTA masih memberikan peluang pasar yang besar di Indonesia. Lihat saja betapa menjamurnya layanan KTA online. Baik bank maupun perusahaan financial technology (fintech) berlomba-lomba menyediakan KTA yang mudah diakses secara online.

KTA Mandiri memang secara resmi belum masuk ke persaingan di dunia Internet itu. Namun semua orang bisa apply KTA Mandiri secara online.

Caranya adalah lewat situs komparasi produk finansial. Di Indonesia, ada sejumlah situs perbandingan fitur layanan keuangan seperti ini yang bisa membantumu memutuskan produk keuangan yang paling tepat.

Di sana, kamu bisa mencari informasi tentang layanan yang kamu cari hingga mengajukan permohonan aplikasi. Misalnya KTA Mandiri.

Di situs tersebut akan tersedia beberapa pilihan produk KTA sesuai dengan fitur masing-masing. Kamu bisa membandingkan antara satu produk dan produk lain untuk kemudian apply satu produk yang dianggap terbaik.

Nah, kembali lagi ke KTA Mandiri. Produk pinjaman tanpa agunan dari bank BUMN ini terdiri atas tiga pilihan. Berikut ini penjelasan tentang ketiga layanan KTA Mandiri tersebut, termasuk syarat dan cara mendapatkannya.

1. KTA Mitrakarya

KTA Mandiri ini khusus bagi nasabah yang gajinya dibayarkan (payroll) melalui Mandiri. Tak hanya itu, perusahaan tempat nasabah bekerja haruslah memiliki perjanjian kerja sama Mitrakarya dengan Mandiri. Syarat pengajuan KTA ini, antara lain:

- Berstatus warga negara Indonesia dengan domisili di Indonesia
- Usia minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun saat KTA lunas
- Penghasilan minimal Rp 2,5 juta (Jabodetabek dan Bandung) atau Rp 2 juta (luar Jabodetabek-Bandung)
- Punya kartu kredit aktif minimal satu tahun dengan plafon minimal Rp 5 juta

Kelebihan KTA Mandiri Mitrakarya adalah tenornya maksimal 10 tahun dan plafon hingga Rp 350 juta. Biaya provisinya 3 persen untuk pinjaman Rp 50 juta atau lebih kecil dan 3,5 persen jika pinjaman lebih dari Rp 50 juta. Sedangkan biaya pelunasan dipercepat sebesar 5 persen dari sisa pokok KTA.

KTA Mandiri Mitrakarya dikenakan suku bunga 1,55 persen per bulan.

(Baca: 6 KTA Bunga Rendah di 2019 yang Layak Dilirik, Kurang dari 1%!)

2. KTA Payroll

Mirip dengan Mitrakarya, KTA Mandiri ini ditujukan kepada nasabah yang gajinya dibayarkan (payroll) melalui Mandiri. Tapi perusahaan tempatnya bekerja tak perlu ada kerja sama Mitrakarya dengan Mandiri. Syaratnya antara lain:

- Berstatus warga negara Indonesia dengan domisili di Indonesia
- Usia minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun saat KTA lunas
- Penghasilan minimal Rp 2,5 juta (Jabodetabek dan Bandung) atau Rp 2 juta (luar Jabodetabek)
- Punya kartu kredit aktif minimal satu tahun dengan plafon minimal Rp 5 juta

Tenor maksimal hanya lima tahun dengan plafon lima kali gaji. Biaya provisinya 3,5 persen dari jumlah pinjaman yang disetujui atau minimal Rp 350 ribu. 

Jadi jika pinjaman Rp 1 juta, misalnya, berarti biaya provisinya Rp 350 ribu karena 3,5 persen dari Rp 1 juta hanya Rp 35 ribu. Adapun biaya pelunasan dipercepat sama dengan KTA Mandiri Mitrakarya, yaitu 5 persen dari sisa pokok pinjaman. 

KTA Payroll dikenakan suku bunga sebesar 1,75 persen per bulan.

3. KTA Reguler

KTA Mandiri reguler adalah layanan KTA umum. Kamu yang tidak berstatus nasabah dengan payroll di Mandiri juga bisa mendapatkannya. Syaratnya mirip dengan KTA Mitrakarya dan KTA Payroll:

- Berstatus warga negara Indonesia dengan domisili di Indonesia
- Usia minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun saat KTA lunas
- Penghasilan minimal Rp 2,5 juta (Jabodetabek dan Bandung) atau Rp 2 juta (luar Jabodetabek-Bandung) untuk nasabah payroll dan minimal Rp 3 juta untuk non-payroll
- Punya kartu kredit aktif minimal satu tahun dengan plafon minimal Rp 5 juta

(Baca: Sebelum Ajukan Kredit Tanpa Agunan (KTA), Ketahui Dulu Fakta-Faktanya Ini)

Biaya provisinya 3 persen untuk pinjaman Rp 50 juta atau lebih kecil dan 3,5 persen jika pinjaman lebih dari Rp 50 juta. Adapun tenor maksimal tiga tahun dengan plafon maksimal Rp 200 juta. Untuk suku bunganya adalah sebesar 2,5 persen per bulan.

Dari ketiga syarat KTA Mandiri di atas, ada satu hal yang menghubungkan, yakni memiliki kartu kredit. Tapi umumnya nasabah payroll bisa mendapat keringanan tanpa kartu kredit. Apalagi yang kantornya memiliki kerja sama dengan Mandiri.

Coba saja konsultasikan ke petugas KTA Mandiri untuk mendapat kepastian. Yang pasti, cara mendapatkan KTA Mandiri itu adalah memenuhi semua syarat yang ditentukan. Selain itu, ada dua tips khusus untuk mendapatkannya, terutama buat nasabah non-payroll:

- Selalu aktifkan nomor ponsel yang didaftarkan agar sewaktu-waktu bisa dihubungi untuk verifikasi data
- Berikan data dan informasi sejelas dan sejujur-jujurnya. Jika ketahuan berbohong, aplikasi KTA pasti ditolak

KTA sebagai layanan pinjaman tanpa agunan alias jaminan disediakan Mandiri antara lain dengan kerja sama pihak ketiga, dalam hal ini situs komparasi. Ikuti prosedur aplikasi sesuai dengan situs yang kamu gunakan untuk apply KTA Mandiri.

Tak hanya KTA Mandiri, situs-situs perbandingan tersebut juga memuat beragam produk kredit tanpa agunan dari berbagai bank. Jadi pilihanmu pun tak hanya terbatas kepada hanya satu produk.

Jangan lupa siapkan dokumen yang perlu diunggah, seperti kartu tanda penduduk dan nomor pokok wajib pajak. Ingat, ambil KTA hanya jika benar-benar butuh. Selalu rencanakan berapa plafon yang pas dengan kemampuan keuangan agar tidak keteteran saat bayar cicilan bulanan.