SSE Pajak

SSE Pajak: Panduan Daftar dan Bayar Pajak Online dengan Mudah

Sudah mengenal Surat Setoran Elektronik (SSE) pajak, sistem pembayaran pajak secara online?

Bagi sebagian orang, SSE pajak mungkin sudah tak asing lagi. Sebab, sudah sekitar dua tahun pemerintah mengalihkan pembayaran pajak manual menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP) ke SSE pajak. 

Beberapa tahun lalu, pembayaran pajak memang terbilang kurang praktis. Wajib pajak harus membawa lembaran surat setoran pajak ke kantor pelayanan pajak (KPP), serta mengantre di loket teller bank untuk melakukan pembayaran.  

Pengisian SSP yang dilakukan secara manual pun punya banyak kelemahan. Salah satunya adalah rentan salah input, sehingga banyak pembatalan transaksi yang dilakukan perbankan. 

Pembayaran pajak secara manual ini memang dirasa sudah kelewat zaman dan tidak efisien. Oleh sebab itu, sejak pertengahan 2016 lalu, pemerintah memberlakukan pembayaran pajak elektronik atau e-billing system melalui sistem SSE.

SSE dan ID billing

Prosedur pembayaran menggunakan SSE pajak tentu lebih praktis dibanding SSP. Wajib pajak hanya perlu mendapatkan ID billing untuk melakukan pembayaran. 

ID billing adalah angka kode identifikasi yang diperlukan saat pembayaran pajak, baik melalui ATM, internet banking, atau kanal pembayaran lainnya. 

Untuk mendapatkan ID billing ini, kamu perlu mengakses situs SSE pajak yang disediakan oleh Dirjen Jenderal Pajak (DJP). Saat ini tersedia tiga pilihan situs SSE, yaitu:

  1. SSE pajak versi 1
  2. SSE pajak versi 2/DJP Online
  3. SSE pajak versi 3

SSE pajak versi 2/ DJP Online hampir serupa dari SSE Pajak versi 1. Bedanya, pada versi 2, tersedia penambahan dua fitur, yaitu pembuatan billing untuk NPWP pihak lain (jenis pajak potongan atau pungutan pajak) dan pembuatan billing untuk jenis pajak tanpa NPWP (untuk jenis pajak tertentu). 

Namun, untuk mengakses SSE versi 2/ DJP Online, kamu harus telah memiliki e-FIN yang hanya bisa diperoleh dengan mengajukan permohonan ke kantor pelayanan pajak. 

Sedangkan untuk mengakses SSE pajak versi 1, kamu hanya perlu mendaftarkan diri dengan menginputkan nomor NPWP dan email. Selanjutnya, kamu akan menerima verification code untuk verifikasi akun, serta User ID dan PIN yang dikirim melalui email. 

Dibandingkan dua versi sebelumnya, SSE versi 3 dinilai paling optimal dan mudah digunakan. Untuk membuat akun pada SSE versi 3, caranya tak jauh berbeda dengan SSE versi 1. 

Kemudian, setelah mendapat ID billing, wajib pajak dapat langsung melakukan pembayaran, baik secara manual melalui teller bank atau secara online melalui internet banking

Cara membayar pajak online melalui SSE Pajak

Biar lebih jelas, berikut panduan lengkap membayar pajak online dengan SSE pajak.

  1. Akses salah satu situs SSE Pajak
  2. Klik bagian “e-billing”
  3. Lengkapi form surat setoran elektronik (berupa nomor NPWP, nama, alamat, jenis pajak, jenis setoran, masa pajak, dan jumlah setoran)
  4. Klik “Simpan” untuk mencetak lembar kode billing. Pada lembar kode billing terdapat ID billing dan masa aktif ID billing. ID billing akan hangus jika pembayaran tidak dilakukan pada periode masa aktif.
  5. Selanjutnya, lakukan pembayaran pajak melalui internet banking atau langsung di teller bank.

Cukup mudah, bukan? Saat melakukan pembayaran, pastikan kamu telah mendapatkan Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) sebagai bukti pembayaran pajak.

Kelebihan menggunakan SSE Pajak

Dibandingkan SSP atau pembayaran secara manual, pembayaran pajak menggunakan SSE tentu lebih mudah dilakukan. Kamu bisa mendapatkan ID billing tanpa perlu mendatangi KKP. 

Jika enggan ke bank, pembayaran bisa dilakukan secara online melalui internet banking

Meski begitu, pembayaran melalui teller di bank pun tak menyita waktu lama karena teller hanya perlu menginput ID billing yang kita miliki.

Waktu yang diperlukan jadi lebih hemat dan fleksibel. Sebab, kamu bisa mengakses situs SSE pajak kapan pun kamu sempat. Selain itu, pengisian jenis pajak dilakukan dengan memilih kode akun pajak atau kode jenis setoran yang telah tersedia pada formulir online. Dengan begitu, kesalahan pengisian data pun bisa diminimalkan. 

(Baca: DJP Online: Cara Lapor SPT Agar Terhindar dari Denda Pajak)

Masalah dan solusi error SSE/e-billing pajak

SSE pajak terbukti memudahkan para wajib pajak. Namun, terkadang pengguna situs SSE pun mendapati sistem error atau berbagai kendala lainnya. Terutama, jelang tenggat waktu bayar pajak, saat penggunaan SSE pajak membludak. 

Meski begitu, tak perlu khawatir. Berikut ini beberapa jenis kendala yang kerap muncul saat registrasi SSE pajak, beserta solusinya.

1. Gagal saat melakukan registrasi

Jika registrasi gagal dan muncul pesan “User ID sudah ada” artinya NPWP sudah terdaftar pada sistem. Cobalah langsung login dengan NPWP tersebut dengan melakukan forgot password jika lupa PIN.

Namun, jika kamu merasa belum pernah melakukan registrasi, ubah data pendaftaran dengan melapor ke KKP atau hubungi Direktorat Jenderal Pajak dengan mengirimkan email kepada [email protected]

2. Tidak menerima email link aktivasi

Jika hal ini terjadi padamu, besar kemungkinan email aktivasi masuk ke folder spam atau junk mail. Jadi, solusi termudah adalah mengecek folder spam/junk mail.

Namun, jika ternyata tidak ada email tersebut, hubungi call center Kring Pajak di 1500200 untuk meminta pengiriman ulang. Jika sudah lewat tiga hari sejak pendaftaran, kamu bisa melakukan registrasi ulang.

3. Muncul pesan “data tidak ditemukan” saat aktivasi

Masalah ini biasanya terjadi karena link aktivasi tak sengaja diklik lebih dari satu kali. Solusinya, kamu bisa langsung login ke sistem SSE dengan NPWP sebagai User ID dan PIN yang dikirimkan melalui email yang sama dengan email aktivasi.

Sebagai informasi, link aktivasi hanya dapat digunakan dalam jangka waktu tiga hari (3x24 jam) sejak pendaftaran.

(Baca: Ini Cara Membuat NPWP Online dan Manual. Mudah Tanpa Ribet!)

Dengan adanya fasilitas SSE Pajak, wajib pajak tak punya alasan lagi untuk membayar pajak secara tepat waktu dan tertib. Jadi, tunggu apa lagi? Daftarkan diri pada pilihan SSE Pajak yang tersedia dan jadilah warga negara yang taat bayar dan lapor pajak.