polis-asuransi

Pentingnya Membaca Polis Asuransi untuk Proteksi Keuangan

Polis asuransi bisa dikatakan nasibnya sama dengan hutan. Keduanya penting, tapi banyak yang tak menghiraukan. Begitu kena akibatnya, barulah paham betapa pentingnya dua hal itu.

Polis asuransi adalah nyawa dari sebuah layanan perlindungan yang dibeli. Ketika polis asuransi tak dicermati, risiko yang semestinya mendapat proteksi berpotensi tetap menghantui. 

Padahal asuransi berfungsi melindungi risiko tersebut. Dan perlindungan itu tidak gratis.

Ambil contoh polis asuransi kendaraan bermotor atau mobil. Dalam polis disebutkan bahwa kehilangan yang terjadi tanpa unsur paksaan tak akan ditanggung asuransi.

Maka, ketika mobil disewakan dan ternyata dibawa kabur si penyewa, pihak asuransi tidak akan memberikan ganti rugi. Sebab, mobil diberikan secara sukarela dengan imbalan uang. Begitu juga bila mobil dipinjamkan kepada teman atau keluarga yang kemudian melarikannya.

Berbeda kasusnya jika mobil dibajak orang di tengah jalan. Di situ ada unsur paksaan yang membuat mobil berpindah tangan. Meski begitu, pihak asuransi tetap akan melakukan investigasi untuk memastikan apakah benar ada unsur paksaan atau tidak dalam kasus kehilangan tersebut.

Definisi Polis Asuransi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, polis asuransi adalah surat perjanjian antara orang yang ikut asuransi dan perusahaan asuransi. Layaknya surat perjanjian, polis asuransi mengatur hal-hal yang disepakati pihak-pihak terkait.

Business Dicitonary lebih detail menjelaskan definisi polis asuransi, yakni dokumen kontrak formal yang diterbitkan oleh perusahaan asuransi kepada pihak tertanggung. Polis asuransi:

1. Memberlakukan perlindungan ganti rugi
2. Menjadi bukti hukum perjanjian asuransi
3. Menjelaskan poin-poin yang dilindungi secara tepat
4. Menyebutkan informasi terkait, seperti:
- Risiko dan bahaya spesifik yang dilindungi
- Durasi perlindungan
- Jumlah premi
- Skema pembayaran premi
- Biaya klaim, bila ada

Dari definisi polis asuransi tersebut seharusnya sudah kentara betapa pentingnya dokumen ini. Sebab, semua hal dalam layanan asuransi diatur di dalamnya.

Fungsi polis asuransi yang penting untuk tertanggung adalah menjadi bukti autentik untuk menuntut pertanggungjawaban perusahaan asuransi jika terjadi kesewenang-wenangan atau kelalaian dari pihak asuransi.

(Baca: 5 Manfaat Asuransi yang Langsung Terasa Tanpa Tunggu Celaka)

Secara umum, struktur polis asuransi terdiri atas sejumlah bagian, yaitu: 

1. Judul (Heading): identitas polis yang berisi jenis polis dan data penanggung, seperti nama dan alamat perusahaan asuransi

2. Pembukaan (Preambule & Operative Clauses): penjelasan tentang pembayaran premi dan risiko-risiko yang dilindungi

3. Ikhtisar Pertanggungan (Schedule): keterangan tentang polis, seperti data tertanggung, objek yang ditanggung, durasi pertanggungan, hingga syarat-syarat tambahan

4. Luas Jaminan (Risk Covered): risiko yang ditanggung asuransi

5. Pengecualian (Exclusion): hal-hal yang dikecualikan dalam perlindungan

6. Syarat-syarat Polis (Term & Conditions): syarat dan ketentuan yang berlaku

Jenis Polis Asuransi

Polis asuransi bisa dibedakan menjadi dua, yaitu polis standar dan tambahan. Polis standar setiap layanan asuransi pada umumnya sama dan diatur asosiasi asuransi terkait. Misalnya polis standar asuransi kendaraan bermotor yang diatur Asosiasi Asuransi Umum Indonesia.

Setiap perusahaan asuransi akan mengikuti ketentuan polis asuransi standar ini dalam memberikan layanan perlindungan. Di dalamnya diatur segala syarat dan ketentuan standar mengenai layanan asuransi tersebut.

Adapun polis asuransi tambahan berisi hal-hal yang menjadi kesepakatan tambahan di antara kedua belah pihak. Polis ini juga sering disebut dengan rider atau manfaat tambahan.

Polis asuransi tambahan bisa didapatkan dengan biaya tambahan pula. Artinya polis ini tidak wajib dibayar ketika membeli premi asuransi.

Khusus dalam polis asuransi kebakaran, terdapat sejumlah hal spesifik, yakni:

- Polis dasar asuransi kebakaran: menanggung kerugian akibat kebakaran akibat petir, api yang tak sengaja dari dalam atau luar bangunan, ledakan, terkena pesawat terbang, kerusakan yang dipicu asap kebakaran. Polis asuransi ini dibedakan menjadi dua, yakni non-industri untuk rumah tinggal dan industri untuk industri, termasuk asuransi atas perbuatan kriminal dan terkait mesin.

- Polis dengan pemulihan nilai: polis asuransi ini memberikan ganti rugi sesuai dengan biaya yang dikeluarkan untuk memulihkan harta benda yang diasuransikan. 

- Polis tanpa pemulihan nilai: ganti rugi diberikan dikurangi nilai penyusutan yang disebabkan oleh kerusakan harta benda terkait.

- Polis mengambang: nilai pertanggungan dalam polis asuransi ini tidak dijelaskan dari awal, tapi harta yang ditanggung bisa terdapat di beberapa lokasi di satu kota.

Setiap konsumen asuransi berhak membaca polis asuransi sebelum menandatanganinya. Ini penting diketahui agar setiap konusmen tidak merasa diburu-buru memberikan persetujuan.

Bila dirasa ada poin yang tidak jelas, konsumen bisa menanyakannya. Bahkan bila ada poin yang tidak disetujui, konsumen boleh saja batal membeli polis tersebut. 

(Baca: 11 Jenis Asuransi di Indonesia, Pilih yang Paling Berguna)

Hal yang Perlu Dicermati

Ada beberapa hal dalam polis asuransi yang perlu dicermati secara khusus agar tidak menyesal di kemudian hari. Di antaranya:

1. Data pemegang polis dan tertanggung

Data ini harus betul-betul tepat karena polis asuransi menjadi bukti yang berkekuatan hukum. Misalnya nama, alamat, dan tanggal lahir. Bila terjadi ketidakakuratan, bisa timbul masalah kelak ketika hendak meminta dana pertanggungan atas risiko yang terjadi.

2. Manfaat asuransi

Manfaat asuransi yang tertera harus sama dengan yang dijelaskan agen ketika ditawari polis asuransi tersebut. Misalnya besarnya dana pertanggungan, durasi perlindungan, hingga manfaat tambahan.

3. Aturan premi

Harus dijelaskan berapa premi yang mesti dibayar, denda jika terlambat bayar, hingga ketentuan yang membuat polis hangus karena premi tak terbayar.

4. Perkecualian

Teliti apa saja hal-hal yang dikecualikan dalam klaim asuransi terkait. Pengecualian ini membuat dana pertanggungan tak bisa cair karena dianggap termasuk tak dilindungi. Misalnya asuransi jiwa tidak meng-cover risiko bunuh diri.

5. Biaya-biaya

Ada sederet biaya dalam asuransi yang mesti dibayar pemilik polis asuransi, seperti biaya pemeliharaan dan biaya administrasi. Cermati berapa jumlahnya dan ketentuan lain yang berkaitan.

Sejumlah hal itu bisa menjadi acuan untuk memilih polis asuransi yang terbaik dan tepat. Polis asuransi terbaik adalah yang sesuai dengan kebutuhan, bukan yang memberikan perlindungan paling banyak.

Sebab, makin luas perlindungan, umumnya harga premi makin tinggi. Karena itulah perlu dibandingkan tawaran asuransi dari satu perusahaan dengan perusahaan lain. Cari premi termurah dengan polis terlengkap dan perlindungan terluas.

Polis asuransi pun bisa dijadikan sarana investasi untuk masa depan. Premi yang dibayarkan secara rutin kelak bisa memberikan manfaat ketika terjadi risiko yang menganggu keuangan pemilik premi.

Misalnya asuransi jiwa. Saat pemilik premi asuransi itu meninggal, pihak keluarga bisa memperoleh manfaat uang pertanggungan untuk menata keuangan. Biasanya pemilik asuransi jiwa adalah pencari nafkah dalam suatu keluarga.

Kini pun ada layanan asuransi yang digabungkan dengan investasi. Namanya asuransi unit link. Layaknya investasi, ada imbal hasil yang diberikan dari premi yang dibayarkan.

Ini menarik karena kebanyakan uang premi hangus ketika risiko yang dilindungi tidak terjadi. Tapi harus digarisbawahi bahwa investasi tidak selalu memberikan keuntungan.

Ada kemungkinan rugi atau imbal hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan ekspektasi. Itu sebabnya penting membaca polis asuransi sehingga terhindar dari kerugian-kerugian yang mungkin terjadi karena tidak cermat membacara syarat dan ketentuan dalam layanan asuransi.

Agar semakin mudah memilih polis asuransi yang tepat, kamu bisa membandingkan berbagai polis di situs perbandingan keuangan. Contohnya GoBear Indonesia. Di sini kamu bisa melakukan komparasi terhadap beragam produk asuransi dari sejumlah perusahaan asuransi Indonesia. Tak perlu repot mengunjungi kantor mereka satu-persatu. Cukup ke satu website, kamu sudah bisa memilih produk asuransi yang paling tepat dengan kebutuhanmu. Mudah dan ringkas, bukan?