linkaja-aplikasi-dompet-digital.jpeg

LinkAja: Fitur, Cara Pakai, dan Tips Untung Pakai e-Wallet

Menuju generasi cashless, LinkAja dapat menjadi alternatif e-wallet yang memudahkan berbagai transaksimu. Serius!

Zaman sekarang, bayar ini-itu bisa dilakukan hanya dengan scan kode QR (quick response) dari ponsel. Tanpa perlu menyiapkan uang tunai, apalagi menunggu kembalian. 

Kemudahan ini ditawarkan oleh LinkAja, layanan keuangan digital alias e-wallet besutan empat BUMN (Badan Usaha Milik Negara) di Indonesia.

LinkAja mungkin belum sepopuler Ovo atau Gopay sebagai layanan pembiayaan digital. Namun, LinkAja bukanlah pemain baru di bidang pembayaran digital, melainkan wajah baru dari TCash, e-wallet milik Telkomsel yang lebih dulu menjadi layanan keuangan berbasis digital. 

Akhir bulan lalu, TCash bergabung dengan E-Cash dari PT Bank Mandiri, UnikQu dari PT Bank Negara Indonesia, dan T-Bank dari PT Bank Rakyat Indonesia. Penggabungan inilah yang membuat TCash bertransformasi menjadi LinkAja. 

Meski merupakan hasil dari sinergi berbagai layanan keuangan bank, pengelolaan LinkAja dipegang oleh perusahaan finansial bentukan Telkomsel, yaitu PT Fintek Karya Nusantara (Finarya). 

Alhasil, kamu tidak diwajibkan menjadi nasabah salah satu atau semua bank tersebut untuk dapat menggunakan layanan LinkAja. Kamu juga tak wajib menggunakan nomor Telkomsel seperti pengguna TCash terdahulu. Selama nomor ponselmu masih aktif, provider apa pun dapat digunakan untuk membuat akun LinkAja.

Lalu, apa saja fitur dan keunggulan LinkAja dibandingkan e-wallet lainnya ya? Jika penasaran, yuk simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Tipe layanan LinkAja

LinkAja memungkinkanmu untuk mengisi saldo hingga Rp 2 juta, membayar beragam tagihan, serta melakukan transaksi online maupun offline melalui merchant yang telah bekerja sama. Layanan tersebut tergolong ke dalam basic service yang dapat diakses siapa pun, termasuk oleh pengguna baru. 

Kamu juga bisa mendapatkan layanan full service berupa penambahan maksimum penempatan saldo menjadi Rp 10 juta, serta fasilitas mengirim uang dan transaksi tarik tunai. 

Layanan full service ini bisa didapatkan dengan mendaftarkan diri ke GraPari terdekat dengan membawa kartu identitas asli berupa KTP, SIM, atau paspor. 

Dalam perkembangannya, LinkAja juga dapat digunakan untuk transaksi pembayaran di SPBU Pertamina, pembelian tiket kereta api dan bus Damri, pembelian produk asuransi Jiwasraya, pembelian obat-obatan di farmasi Kimia Farma, hingga sebagai alat pembayaran di jalan tol.

Cara menggunakan LinkAja

Untuk menggunakan aplikasi LinkAja, tentunya kamu harus mengunduh dan meng-install aplikasi LinkAja terlebih dulu. Aplikasi LinkAja bisa diunduh secara gratis, baik di Play Store maupun App Store. 

Usai meng-install, lakukan registrasi dengan memasukkan nomor ponsel dan membuat PIN yang digunakan untuk login dan melakukan transaksi.

Jika sudah terdaftar, selanjutnya lakukan pengisian saldo untuk bisa bertransaksi. Pengisian saldo dapat dilakukan dengan mudah melalui beberapa tempat berikut ini:

  • Rekening bank (ATM, mobile banking, atau Internet banking)
  • Alfamart
  • Alfamidi
  • Circle K
  • Dan+Dan
  • FamilyMart
  • GraPARI
  • Indomaret
  • Kantor pos
  • Mitra LinkAja
  • Suzuya

Untuk menggunakan fitur-fitur yang tersedia, berikut tahapan yang perlu dilakukan:

1. Cara membayar di merchant

Ada dua cara yang bisa diakukan untuk melakukan pembayaran di merchant. Pertama, menggunakan fitur TAP (NFC stiker). Kedua, membayar dengan fitur snap alias scan QR code yang tersedia di merchant terkait. 

2. Cara membeli pulsa atau kuota Internet

Jika ingin membeli pulsa smartphone atau kuota Internet, berikut ini langkah-langkah yang perlu dilakukan:

  1. Pilih menu beli pulsa/kuota.
  2. Isi nomor tujuan
  3. Plih nominal pembelian dan masukkan PIN. Selesai! Saldo pulsa atau kuota akan bertambah seketika.

3. Membayar tagihan lewat smartphone

Untuk membayar tagihan melalui aplikasi LinkAja, pilihlah jenis tagihan melalui menu yang tersedia. Misalnya, listrik, PDAM, TV kabel, Telepon, Internet, BPJS Kesehatan, dan sebagainya. Lalu, ikuti instruksi yang diberikan hingga pembayaran selesai dilakukan. 

4. Cara membayar transaksi online

Dengan LinkAja, belanja online juga bisa jadi lebih praktis. Kamu hanya perlu memilih LinkAja sebagai metode pembayaran di situs merchant terkait. Lalu, masukkan nomor ponsel dan PIN LinkAja untuk menyelesaikan transaksi.

5. Cara kirim uang

Bagi pengguna layanan full service, kamu dapat mengirimkan uang melalui aplikasi LinkAja ke rekening maupun sesama aplikasi LinkAja. Berikut ini caranya:

  1. Pilih jenis tujuan transfer (nomor ponsel sesama pengguna LinkAja atau rekening bank).
  2. Masukkan nomor ponsel atau nomor rekening tujuan.
  3. Masukkan PIN LinkAja. Jika berhasil kamu akan mendapatkan pesan konfirmasi pengiriman dana.  

 

Cara beralih ke layanan LinkAja bagi pelanggan TCash

Bagi pengguna TCash, Mandiri e-Cash, UnikQu, maupun T-Bank, tak perlu khawatir saldo menghilang seiring bergantinya aplikasi. Sebab, saldo yang telah dimiliki sebelumnya akan secara otomatis berpindah ke aplikasi LinkAja. 

Pengguna hanya perlu mengunduh aplikasi LinkAja, serta melakukan registrasi dengan nomor ponsel yang telah terdaftar pada aplikasi terdahulu. 

Namun, jika tidak ingin menggunakan LinkAja, sisa saldo yang dimiliki dapat ditarik dengan melakukan tarik tunai di ATM atau transfer ke rekening bank terkait.  

(Baca: 7 Tips Menabung Anti Gagal Agar Dompet Makin Tebal)

Tips makin untung menggunakan e-wallet

Dengan adanya LinkAja, semakin banyak pilihan aplikasi dompet digital yang bisa digunakan. Selain fitur yang menarik, berbagai promo yang ditawarkan juga cukup menggiurkan. 

Misalnya, cashback 25 persen untuk pembelian token PLN, gratis kuota 500 mb setiap transaksi menggunakan fitur tap, dan masih banyak lagi.  

Penggunaan e-wallet alias dompet digital memang memberikan beragam keuntungan. Salah satunya adalah kemudahan dan kepraktisan saat bertransaksi. Mulai dari pembayaran tagihan hingga transfer uang, bisa dilakukan tanpa pergi ke ATM terdekat. 

Selama ada koneksi Internet, kamu sudah bisa melakukan beragam jenis transaksi tersebut dalam hitungan menit. Tanpa perlu kerepotan sedia banyak uang tunai di dalam dompet. 

Tapi, hati-hati. Penggunaan e-wallet yang tidak bijak juga bisa merugikan. Misalnya, karena keasyikan mengejar berbagai promo, ujung-ujungnya pengeluaran malah jadi membengkak.

Agar penggunaan e-wallet bisa dioptimalkan dalam membantu mengatur keuangan, serta mendapatkan keuntungan maksimal, berikut ini tiga tips cerdas menggunakan e-wallet. 

1. Miliki dua hingga maksimal tiga akun e-wallet

Saat ini ada banyak sekali pilihan dompet digital yang menarik untuk dicoba. Selain LinkAja, sebut saja GoPay, Ovo, Dana, Sakuku, Doku, dan masih banyak lagi. Tiap e-wallet punya keunggulannya masing-masing. 

Misalnya, jika ingin hemat uang makan, kamu bisa memaksimalkan penggunakan Ovo atau GoPay karena kini banyak restoran hingga warung makan yang menawarkan cashback menggunakan dua e-wallet tersebut. 

Jika ingin memangkas biaya tagihan, kamu bisa menggunakan Dana yang menawarkan voucher tagihan sebesar 50 persen.

Dengan memiliki lebih dari satu jenis e-wallet, kamu bisa memangkas pengeluaran dengan memaksimalkan penawaran dan promo yang ada. Apalagi, mayoritas e-wallet tidak mengenakan biaya administrasi maupun minimum penempatan saldo.

Namun, memiliki terlalu banyak e-wallet juga tidak dianjurkan. Sebab, hal ini akan menyulitkanmu mengelola keuangan yang dialokasikan pada dompet digital. Kamu pun akan lebih sulit memantau pengeluaran jika transaksi dilakukan di banyak aplikasi. 

Oleh sebab itu, sebaiknya kamu hanya menggunakan dua atau maksimal tiga akun e-wallet di dalam ponselmu.

2. Top-up dan alokasikan saldo sesuai kebutuhan

Beragam promo yang ditawarkan aplikasi e-wallet memang cukup menggiurkan. Oleh sebab itu, hati-hati pengeluaran malah bisa jadi lebih dari anggaran. Jangan sampai gara-gara merasa sayang melewatkan potongan harga, kamu jadi membeli produk yang tak benar-benar diperlukan.

Untuk itu, batasilah saldo yang ingin dialokasikan pada aplikasi e-wallet sesuai kebutuhan. Hitung anggaran makan, transportasi, dan dana hiburan yang akan masuk ke dalam e-wallet dan patuhi anggaran tersebut.

3. Evaluasi keuangan melalui fitur riwayat transaksi

Salah satu fitur e-wallet yang sangat bermanfaat bagi kesehatan finansial fitur riwayat transaksi. Dengan fitur ini kamu dapat memantau sekaligus mengevaluasi pengeluaran rutin harian. Mulai dari uang makan hingga belanja online yang tak terencana. 

Kamu pun jadi bisa mengira-ngira, apakah pengeluaran masih dalam batas wajar atau sudah perlu merasa waspada. Selain itu, dengan mengevaluasi keuangan secara rutin melalui fitur riwayat transaksi, kamu jadi bisa menghitung saldo ideal tiap e-wallet yang perlu dianggarkan. 

Terakhir, jangan lupa pastikan layanan e-wallet yang dipilih telah meraih izin resmi dari Bank Indonesia untuk beroperasi sebagai sistem pembayaran uang elektronik. Dengan begitu, kita dapat menempatkan dana dengan tenang tanpa takut saldo menghilang. 

(Baca: Mana Lebih Untung E-Money atau Kartu Debit?)

Menuju era cashless, yuk manfaatkan layanan e-wallet dengan cerdas agar kondisi finansial semakin membaik.