Backpacking-ke-Bali

Liburan ke Bali dari Jakarta Bujet Rp 1,5 Juta. Begini Caranya

Kamu warga Jakarta yang ingin liburan akhir tahun tapi tak ingin keluar bujet besar? Bagaimana kalau mencoba backpacking ke Bali? 

Bali memang kerap jadi incaran para wisatawan lokal maupun internasional untuk menghabiskan waktu liburan. Maka, tak heran jika liburan ke Bali biasanya identik dengan biaya yang besar. Padahal, dengan strategi yang tepat kamu tetap bisa menikmati keindahan pulau Bali tanpa takut dompet cekak. 

Salah satu caranya adalah liburan ala backpacker ke Bali. Selain hemat biaya, sensasi bepergian ala backpacker pasti meninggalkan kesan dan pengalaman unik yang tak terlupakan. 

Mau tahu bagaimana caranya? Ulasan berikut ini wajib disimak oleh kamu yang tinggal di Jakarta dan ingin jalan-jalan murah ke Pulau Dewata selama empat hari tiga malam.

Transportasi jalur darat 

Sebelum memulai perjalanan, pastikan kondisi badanmu sedang prima. Sebab, perjalanan menggunakan jalur darat menghabiskan waktu yang agak panjang. Salah satu pilihan jalur darat paling praktis dan ekonomis adalah menggunakan kereta api. 

Kamu bisa menggunakan Kereta Api Gaya Baru Malam Selatan dengan Rute Stasiun Pasar Senen ke Stasiun Surabaya Gubeng. Tarif kelas ekonomi kereta ini sebesar Rp 104 ribu. Kereta ini umumnya berangkat pukul 10.15 pagi dengan lama perjalanan kurang lebih selama 15 jam. Artinya, kemungkinan kamu akan sampai di Stasiun Surabaya Gubeng pukul 01:35 pagi. 

Selanjutnya, tak perlu keluar stasiun. Kamu bisa menaiki Kereta Api Probowangi kelas ekonomi dengan rute Surabaya Gubeng ke Banyuwangi Baru. Tarif tiket kereta sebesar Rp 56 ribu. Kereta ini berangkat pada pukul 04.25 dengan lama perjalanan selama 6 jam 25 menit.  

Setelah sampai di Banyuwangi Baru, kamu cukup berjalan kaki untuk sampai ke Pelabuhan Ketapang sekitar 15-20 menit. Setibanya di pelabuhan, kamu bisa menyebrang ke Gilimanuk menggunakan kapal ferry. Tarif kapal ferry ini cukup murah, yaitu sekitar Rp 6.500 per orang. Kapal beroperasi selama 24 jam dengan jadwal keberangkatan setiap satu jam sekali. 

Setibanya di Gilimanuk, ada banyak pilihan bus kecil yang bisa mengantarkanmu hingga ke Terminal Ubung di Denpasar Utara. Bus baru akan berangkat jika seluruh kursi telah terisi, oleh sebab itu pilihlah bus yang sudah hampir penuh jika malas menunggu lama. Ongkos angkutan ini sekitar Rp 40-50 ribu per tiket.

Akomodasi 

Selanjutnya, kamu bisa menggunakan transportasi online untuk menuju penginapan. Salah satu kawasan penginapan yang terkenal terjangkau adalah Poppies Lane. Kawasan Poppies Lane hanya berjarak 5-10 menit dari pantai Kuta.

Di sini terdapat banyak pilihan penginapan yang jadi incaran para backpacker atau traveller dengan bujet minim. Kamu bisa mendapatkan penginapan mulai dari Rp 60 ribu hingga Rp 125 ribu per malam. 

Perjalanan menggunakan transportasi darat tentu lebih melelahkan dibanding transportasi udara, oleh sebab itu tak ada salahnya menyediakan waktu untuk beristirahat selama beberapa jam sebelum mulai menjelajahi pulau Bali.

Tempat wisata dan transportasi dalam kota

Hari pertama 

Setelah puas istirahat, di sore hari kamu bisa mengelilingi Pantai Kuta. Meski ramai, pantai ini tetap menawarkan pemandangan senja yang sayang bila dilewatkan. 

Hari kedua

Keesokan harinya, kamu bisa menjelajahi sejumlah tempat wisata di Bali yang kamu inginkan. Untuk menghemat ongkos transportasi, kamu bisa menyewa sepeda motor. Beberapa penginapan juga menawarkan jasa sewa motor sehingga tak perlu repot mencari. Umumnya biaya sewa berkisar antara Rp 50 ribu hingga Rp 70 ribu per hari (belum termasuk bensin). 

Bali punya banyak banyak pantai indah yang bisa dikunjungi. Mulai dari Pantai Pandawa, Pantai Uluwatu, Pantai Nyang-Nyang, Pantai Dreamland, dan masih banyak lagi. Tiket masuk pantai-pantai tersebut cukup terjangkau, yaitu antara Rp 6.000 hingga Rp 15.000 dengan biaya parkir motor tak sampai Rp 3.000.

Hari ketiga

Jika ingin menikmati suasana alam Bali yang asri dan menenangkan, maka kamu wajib berkunjung ke Ubud. Pesona desa di Kabupaten Gianyar ini bisa membuat liburanmu semakin terasa lengkap.

Perjalanan dari Poppies Lane menuju Ubud memerlukan waktu sekitar 90 menit. Selama di perjalanan kamu akan disuguhkan indahnya sawah terasering yang menentramkan. Sesampainya di Ubud, kamu bisa mengunjungi Air Terjun Tegenungan Kemenuh. Biaya masuk tempat wisata ini sekitar Rp 10 ribu per orang.

Tak hanya air terjun, di Ubud kamu juga bisa menikmati wisata sejarah di Goa Gajah dan kesejukan desa adat Penglipuran. Masing-masing tiket masuk tempat wisata tersebut sebesar Rp 15 ribu per orang. 

Hari keempat

Meski telah menikmati sunset di pantai Kuta, tak lengkap jika tak melihat indahnya matahari terbit alias sunrise di Pantai Sanur. Berangkatlah dari penginapan sejak pukul 4.30 atau 05.00 WITA. Untungnya, tak perlu keluar biaya untuk menikmati sunrise di Sanur. 

Jika tak ingin pulang dengan tangan kosong, kamu bisa mampir ke sejumlah pasar tradisional di Bali. Beberapa di antaranya ada Pasar Seni Sukawati di Gianyar, Pasar Seni Kumbasari di Denpasar, Pasar Seni Ubud, serta Pasar Seni Kuta. Keluarkan kemampuan tawar-menawarmu demi mendapat oleh-oleh dengan harga murah meriah. 

Makan

Saat travelling, pengeluaran untuk makanan juga penting untuk disiasati. Untuk menghemat bujet, kamu bisa menikmati sarapan yang disediakan penginapan atau membeli nasi Jinggo seharga Rp 5.000 per bungkus. 

Di siang dan malam hari, alih-alih memilih restoran yang ramai turis dan wisatawan, pilihlah warung nasi yang tersebar di sekitar penginapan. Salah satunya adalah Nasi Pedas Ibu Andika yang mematok harga tak lebih dari Rp 20 ribu untuk sepiring nasi, lengkap dengan lauk pauk dan sayuran. 

Meski begitu, agar liburan tetap memuaskan, sesekali bolehlah menikmati hidangan spesial yang agak mahal. Tapi tetap batasi bujet agar tidak kebablasan. Misalnya, kamu ingin menikmati Bebek Bengil atau hidangan laut yang segar dengan bujet tak lebih dari Rp150 ribu untuk satu kali makan.

Dengan demikian, estimasi biaya yang diperlukan untuk liburan selama empat hari tiga malam di Bali adalah sebagai berikut:

Transportasi Pulang-Pergi

Rp 473.000

• Stasiun Pasar Senen ke Stasiun Surabaya

Rp 104.000

• Stasiun Surabaya ke Banyuwangi Baru

Rp 56.000

• Kapal Ferry dari Pelabuhan Ketapang ke Gilimanuk

Rp 6.500

• Bus Gilimanuk ke Denpasar

Rp 50.000

• Denpasar ke penginapan menggunakan transportasi online

Rp 20.000

• Menggunakan perhitungan yang sama untuk transportasi dari Bali ke Jakarta

Rp 236.500

Akomodasi, wisata, dan transportasi dalam kota

Rp 570.000

• Biaya penginapan selama 3 malam (@Rp 90 ribu x 3)

Rp 270.000

• Sewa motor selama selama 3 hari dengan bensin

Rp 200.000

• Tiket tempat wisata untuk beberapa pantai (termasuk biaya parkir)

Rp 50.000

• Tiket tempat wisata Ubud (Air Terjun Tegenungan Kemenuh, Goa Gajah, dan Desa Penglipuran), termasuk biaya parkir

Rp 50.000

Makan

Rp 390.000

3 x makan untuk 4 hari (@Rp 20.000 x12)

Rp 240.000

1 x makan spesial (sesuai selera)

Rp150.000

Oleh-oleh

Rp 50.000

Total:

Rp 1.483.000

Biaya di atas masih bisa dipangkas lagi jika kamu mendapatkan fasilitas sarapan dari penginapan atau memilih menu makan yang lebih hemat. 

Jika enggan menggunakan transportasi darat, kamu bisa tetap hemat dengan menggunakan pesawat. Triknya adalah memilih waktu liburan saat low season dan memesan tiket 3-6 bulan sebelum keberangkatan atau saat ada travel fair.

(Baca: Apa yang Harus Saya Lakukan Kalau Ada Penundaan Penerbangan?)

Bagaimana? Tertarik untuk mencoba backpacking ke Bali? Selamat merencanakan liburanmu!