Registrasi KlikBCA

KlikBCA: Panduan Registrasi dan Transaksi Online dengan Aman

KlikBCA merupakan layanan Internet banking dari Bank Central Asia (BCA). Layanan ini memungkinkan nasabah melakukan transaksi perbankan, seperti transfer uang atau pembelian pulsa, secara online. 

Dengan begitu, nasabah tak perlu repot mencari mesin ATM terdekat ataupun mengunjungi kantor cabang BCA. KlikBCA juga dapat diakses selama 24 jam sehingga dapat digunakan kapan pun diperlukan.

Jika kamu merupakan nasabah baru, tak perlu ragu untuk menikmati layanan Internet banking BCA ini. Cara mendapatkan akun KlikBCA cukup mudah. 

Tanpa persyaratan yang rumit dan proses pengajuan yang cepat, berikut ini cara registrasi KlikBCA yang bisa dicoba.

Cara registrasi KlikBCA

Registrasi KlikBCA dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu mendaftarkan diri di kantor cabang BCA atau melalui mesin ATM. Keduanya sama mudahnya dan sama-sama tak dikenakan biaya. 

Namun, untuk menggunakan seluruh fitur pada layanan KlikBCA, kamu harus menggunakan KeyBCA atau token BCA. Token ini hanya bisa kamu dapatkan di kantor cabang BCA dengan menunjukkan KTP, buku tabungan, dan kartu ATM BCA. 

Permintaan Key BCA akan dikenakan biaya sebesar Rp 10 ribu yang dipotong dari saldo tabungan atau melalui pembayaran secara tunai.

A. Registrasi KlikBCA melalui mesin ATM

Jika tak mau repot mendatangi kantor cabang, cukup kunjungi mesin ATM BCA terdekat dan ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Masukkan kartu ATM, kemudian masukkan PIN.
  2. Pilih menu “Daftar E-Banking/Autodebet” pada layar.
  3. Pilih menu “Internet Banking”.
  4. Masukkan PIN BCA, berupa 6 digit angka sesuai keinginan.
  5. Masukkan ulang PIN BCA sebagai konfirmasi PIN baru.
  6. User ID akan tercetak pada struk ATM. Simpan struk sebagai bukti registrasi.

B. Registrasi KlikBCA di kantor cabang

Jika ingin melakukan pendaftaran dibantu oleh customer service sekaligus mengajukan permohonan KeyBCA, kamu bisa datang ke kantor cabang BCA terdekat. Berikut tahapannya:

  1. Datang ke kantor cabang BCA terdekat.
  2. Ambil nomor antrean untuk pelayanan customer service.
  3. Lengkapi formulir pendaftaran KlikBCA.
  4. Setelah itu, kamu akan menerima user ID dan PIN KlikBCA.

Untuk dapat menggunakan layanan KlikBCA, kamu perlu melakukan aktivasi terlebih dulu dengan langkah-langkah di bawah ini:

Cara aktivasi KlikBCA

  1. Kunjungi situs resmi KlikBCA
  2. Klik “Login”
  3. Ketik user ID dan PIN Internet banking yang didapatkan saat registrasi, lalu klik “Login”
  4. Ketik alamat e-mail yang sudah didaftarkan sebelumnya
  5. Pilih bahasa yang diinginkan
  6. Klik “Kirim-Submit”
  7. Klik “Setuju”
  8. Selanjutnya akan muncul pemberitahuan bahwa aktivasi Internet banking telah berhasil dilakukan.

Jika sudah berhasil melakukan pendaftaran KlikBCA dan memiliki KeyBCA, kira-kira transaksi apa saja yang bisa dilakukan melalui KlikBCA?

Berikut ini jenis-jenis layanan yang bisa kamu lakukan melalui KlikBCA langsung dari layar gadget-mu.

Layanan transaksi perbankan di KlikBCA

1. Pembelian

Melalui menu ini, kamu dapat membeli voucher isi ulang, PLN prabayar, tiket, dan lainnya. 

Pembelian pulsa isi ulang dibatasi hingga Rp 2,5 juta per hari, per user ID (termasuk PPN). Limit ini merupakan gabungan pembelian isi ulang di ATM, mobile banking, dan pembelian pulsa melalui SMS.

2. Pembayaran

Ingin melunasi tagihan kartu kredit atau tagihan lainnya? Melalui fitur “Pembayaran”, kamu bisa membayar berbagai tagihan, mulai dari tagihan kartu kredit, telepon, Internet, asuransi, pinjaman, pajak, listrik/ PLN, air/ PAM, pendidikan, hingga BPJS.

3. Pembayaran e-commerce

Saat berbelanja pada e-commerce yang telah bekerja sama dengan BCA, pembayaran dapat dilakukan secara praktis melalui fitur ini.

4. Transfer dana

Tak perlu mencari mesin ATM untuk mengirim dana. Fitur “Transfer Dana” memudahkanmu mengirim uang ke rekening BCA, Sakuku, BCA virtual account, dan rekening bank lain dalam negeri.

Untuk semua transaksi finansial yang dilakukan melalui KlikBCA, terdapat limit sebesar Rp 100 juta per hari, per user ID. Limit ini merupakan limit gabungan dari semua jenis transaksi, seperti transfer rupiah ke rupiah, rupiah ke valas, dan sebaliknya.

5. Kartu kredit

Menu ini menampilkan informasi saldo kartu kredit, riwayat transaksi, dan tagihan hingga 12 bulan terakhir.

6. Produk investasi

Jika memiliki produk investasi di BCA, kamu bisa melihat informasi saldo dan penarikan dana, melakukan registrasi, pemesanan, penarikan sebelum jatuh tempo, hingga melihat status transaksi melalui menu ini.

7. E-Statement

Menu ini menampilkan informasi mengenai tahapan berjangka serta tabungan dan giro yang kamu miliki.

8. Informasi rekening

Dengan fitur ini kamu dapat melihat informasi saldo, mutasi rekening, informasi saldo rekening deposito, dan tahapan berjangka, kapan pun diperlukan.

9. Informasi lainnya

Berniat menukar mata uang? Manfaatkan menu ini untuk mengetahui informasi kurs valuta asing yang berlaku di BCA.

10. Status transaksi

Kamu masih bisa membatalkan transaksi yang masih berstatus tunda melalui menu ini.

11. Histori transaksi

Menu ini menampilkan informasi seluruh transaksi yang dilakukan melalui KlikBCA selama maksimal 31 hari yang lalu.

12. Administrasi

Ingin melakukan pemblokiran kartu ATM atau mengubah PIN KlikBCA? Tak perlu repot-repot menghubungi customer service BCA. Kamu bisa lakukan sendiri melalui menu “Administrasi”. 

Pada menu ini, kamu juga bisa mengubah alamat e-mail, menghapus daftar transfer, dan beragam tindakan administratif lainnya.

13. E-mail

Punya keluhan atau pertanyaan yang ingin diajukan pada petugas BCA? Kirim pertanyaanmu ke e-mail Hallo BCA melalui menu “E-mail” di KlikBCA. Nantinya, balasan juga akan kamu terima pada menu ini. 

Transaksi menggunakan Internet banking BCA

Saat melakukan transaksi finansial, nasabah harus memasukkan sejumlah angka yang dihasilkan dari KeyBCA sebagai tanda persetujuan atas instruksi finansial yang dilakukan.

Setiap transaksi yang telah diotorisasi oleh nasabah dengan menggunakan KeyBCA tidak dapat dibatalkan karena telah diproses langsung oleh BCA. Namun, untuk transaksi berkala yang dijadwalkan pada hari yang akan datang, masih dapat dibatalkan selambat-lambatnya satu hari sebelum jatuh tempo transaksi terkait.

Untuk pengiriman dana ke rekening bank lain dalam negeri yang dilakukan pada hari libur bank, transaksi akan diproses pada hari kerja bank berikutnya. 

Setiap transaksi yang dilakukan melalui KlikBCA akan mendapatkan nomor referensi sebagai bukti transaksi. 

Kendala yang mungkin dialami saat menggunakan KlikBCA dan solusinya

1. User ID terblokir

Jika kamu salah memasukkan PIN KlikBCA atau angka dari KeyBCA sebanyak tiga kali berturut-turut, user ID akan otomatis terblokir. Untuk mengatasinya, lakukanlah tiga langkah berikut ini: 

  1. Hubungi Halo BCA atau datang ke kantor cabang BCA dengan membawa kartu identitas, buku tabungan atau bukti kepemilikan rekening lainnya, serta KeyBCA.
  2. Registrasi ulang di ATM BCA. Kamu dapat menggunakan PIN yang lama ataupun membuat PIN baru.
  3. Layanan KlikBCA dapat digunakan kembali.

2. KeyBCA terblokir

Seperti pada akun KlikBCA, jika kamu salah memasukan PIN KeyBCA sebanyak tiga kali berturut-turut, KeyBCA pun akan terblokir. Berikut solusinya:

  1. Datang ke kantor cabang BCA dengan membawa buku tabungan atau bukti kepemilikan rekening BCA lainnya, serta KeyBCA.
  2. Mengisi formulir perubahan KeyBCA untuk mendapatkan KeyBCA baru. 

3. KeyBCA rusak atau hilang

Jika KeyBCA rusak atau tak dapat digunakan, tukarkan KeyBCA dengan yang baru. Caranya, cukup datang ke kantor BCA dengan membawa KeyBCA lama (jika masih ada) dan buku tabungan. Selanjutnya, isi formulir perubahan KeyBCA untuk mendapatkan KeyBCA baru. 

4. Menutup fasilitas KeyBCA

Jika ingin menutup fasilitas KeyBCA, kamu bisa datang ke kantor cabang BCA dengan membawa buku tabungan atau menghubungi Halo BCA. Setelah KeyBCA ditutup, kamu hanya bisa melakukan transaksi non finansial di KlikBCA, seperti mengakses informasi saldo rekening. 

(Baca: 7 Tips Menabung Anti Gagal Agar Dompet Makin Tebal)

Cara aman bertransaksi menggunakan KlikBCA

Seperti layanan Internet banking lainnya, layanan KlikBCA pun tak bebas risiko. Beberapa risiko yang dapat terjadi saat menggunakan Internet banking BCA adalah tindakan phising atau permintaan data personal menggunakan e-mail atau halaman web palsu, pencurian data personal menggunakan malware atau software jahat, dan typosite atau pembobolan data personal melalui situs pada halaman palsu dengan nama yang mirip. Misalnya www.klickBCA.com atau www.KlickBCA.com. 

Jika tak teliti, orang akan mudah sekali terkecoh sehingga tanpa sadar telah memberikan data personal berupa user ID dan pin kepada hacker.

Untuk mencegah risiko-risiko tersebut, berikut ini cara aman bertransaksi menggunakan layanan KlikBCA.

1. Pastikan situs yang kamu ketik telah benar

Untuk menghindari pencurian data menggunakan teknik typosite, pastikan situs yang kamu ketik telah benar. Jika ingin lebih praktis dan aman, masukan situs resmi KlikBCA ke dalam daftar bookmark.

2. Tidak menggunakan perangkat milik orang lain atau milik umum

Jangan mengakses KlikBCA menggunakan perangkat orang lain atau milik umum. Hal ini untuk mencegah data personal yang kamu masukkan tersimpan dalam browser ataupun perangkat tersebut. 

Jika terpaksa, gunakanlah browser dengan mode Incognito dan pastikan untuk logout setelah selesai mengakses akun KlikBCA. 

3. Jaga kerahasiaan password dan ubah password secara berkala

Sebaiknya jangan pernah memberikan password pada siapa pun, sekalipun pada orang terdekat atau keluarga. Untuk keamanan, ubahlah password secara berkala. Misalnya, setiap tiga bulan sekali. 

4. Jangan mengakses halaman yang menampilkan warning security alert

Situs-situs yang menampilkan security alert menandakan bahwa situs tersebut tak memiliki jaminan keamanan. Oleh sebab itu, jangan mengambil risiko dan segera klik “No” pada pop up warning yang muncul.

Situs yang aman telah disertifikasi oleh lembaga berwenang berdasarkan international internet security standards.

5. Periksa transaksi secara berkala

Untuk memastikan tak ada penyalahgunaan akun KlikBCA milikmu, lakukan pemeriksaan transaksi secara berkala. Jika terdapat transaksi yang tak kamu kenali, segera laporkan melalui layanan Halo BCA atau ke nomor 1500888 untuk ditindaklanjuti.

Menggunakan layanan perbankan secara online memang lebih praktis dan mudah. Transaksi dapat dilakukan kapan pun dan di mana pun saat diperlukan. Meski begitu, tetaplah berhati-hati dan waspada agar transaksi dengan KlikBCA dapat dilakukan dengan aman.

(Baca: 8 Kesalahan Mengatur Keuangan Ini akan Kamu Sesali di Hari Tua)

Selain itu, buat kamu yang suka berbelanja online, gunakanlah layanan KlikBCA sesuai kebutuhan. Jangan sampai kemudahan yang ditawarkan malah bikin rekening kebobolan.