klikbca-individual

KlikBCA Individual: Cara Daftar, Risiko, dan Tips Aman Menggunakannya

KlikBCA individual bagaikan garam jika rekening BCA adalah sayur. Tak lengkap rasanya pemilik rekening BCA jika tak menggunakan layanan KlikBCA individual.

KlikBCA adalah layanan perbankan dari Bank Central Asia alias BCA yang memudahkan transaksi finansial nasabahnya. Tanpa perlu keluar rumah, pembayaran dan pembelian bisa dilakukan menggunakan KlikBCA.

KlikBCA sendiri terdiri atas dua jenis, yakni KlikBCA individual dan KlikBCA bisnis (VPN Tarumanagara). Perbedaan KlikBCA individual dan KlikBCA bisnis terletak pada fungsinya.

Secara tersurat sudah kentara bahwa KlikBCA individual lebih tepat digunakan untuk urusan individu alias pribadi nasabah. Misalnya untuk membayar pembelian di toko online.

Sedangkan KlikBCA bisnis adalah layanan khusus buat urusan bisnis nasabah. Biasanya, nasabah BCA memanfaatkan KlikBCA bisnis untuk usahanya, seperti membayar gaji karyawan dan mengirim valuta asing.

Cara mendaftarkan diri untuk menikmati layanan KlikBCA individual juga berbeda dengan KlikBCA bisnis. Di sini akan dibahas tuntas cara daftar, risiko, juga tips aman menggunakannya. Termasuk solusi yang bisa diterapkan jika terjadi masalah pada KlikBCA individual yang diakses, seperti terblokir.

Cara Daftar KlikBCA Individual

KlikBCA individual adalah bagian dari layanan Internet banking BCA. Karena itu, syarat utama untuk daftar KlikBCA individual adalah memiliki rekening tabungan BCA. Adapun cara daftar KlikBCA individual ada dua seperti disarankan BCA:

1. Via ATM

Datangi mesin ATM BCA terdekat dan masukkan kartu ATM. Setelah input PIN, pilih “Daftar eBanking/Autodebet” pada halaman utama layar. Lalu pilih “Internet Banking”. Masukkan PIN untuk login KlikBCA dan ulangi untuk verifikasi, lalu akan keluar struk berisi User ID dan PIN yang harus digunakan di situs KlikBCA untuk aktivasi.

Aktivasi KlikBCA individual harus dilakukan di situs KlikBCA. Pilih “Login” dan masukkan User ID dan PIN di struk dari pendaftaran sebelumnya. Masukkan alamat e-mail yang digunakan untuk korespondensi, pilih bahasa, lalu “Kirim/Submit” dan “Setuju”. Setelah itu, akan muncul notifikasi bahwa aktivasi sukses.

(Baca: Deposito BCA: Cara Buka dan Apa Saja Keuntungannya)

2. Via kantor BCA

Cara ini adalah yang paling mudah. Cukup datang ke kantor BCA terdekat dengan membawa kartu ATM, buku rekening, dan kartu tanda penduduk. Setelah nomor antrean dipanggil, cukup duduk manis dan ikuti arahan pegawai BCA untuk daftar KlikBCA.

Disarankan daftar KlikBCA langsung ke kantor karena proses langsung selesai sekali jalan. Kamu pun bisa langsung mendapatkan KeyBCA atau token yang digunakan untuk mengotorisasi transaksi lewat KlikBCA individual.

Risiko KlikBCA Individual

Internet banking KlikBCA individual memang banyak manfaatnya. Tapi bukan berarti risikonya nol. Ada setidaknya tiga risiko penggunaan KlikBCA individual, yakni:

1. Malware

Malware adalah malicious software alias perangkat lunak yang jahat. Internet banking di bank mana pun tak aman dari risiko malware. Cara kerja malware ini adalah merusak sistem pada Internet banking.

Dari perusakan itu, ada bahaya pencurian identitas dan transaksi gelap. Dalam kasus KlikBCA individual, harus dipastikan situs yang digunakan adalah ibank.klikbca.com atau m.klikbca.com. Bila menggunakan smartphone, instal aplikasinya sehingga bisa lebih dipastikan situs yang dikunjungi itu asli.

BCA juga memiliki alat pencegah, yakni KeyBCA. Token ini harus digunakan sebagai verifikasi transaksi lewat kode yang dikirim ke alat tersebut.

Selain itu, pastikan perangkat yang dipakai untuk mengakses situs bersih dari malware. Misalnya laptop telah terpasang antivirus dan Firewall. Demi keamanan, gunakan jaringan Internet berbayar, bukan yang gratisan di tempat publik, meski tetap ada ancaman malware masuk lewat jaringan Internet berbayar.

2. Koneksi Internet

Karena mengandalkan jaringan Internet, KlikBCA individual rentan mengalami masalah bila terjadi gangguan Internet. Misalnya Wi-Fi di kafe tidak kencang, sehingga koneksi terputus saat loading transaksi. Bisa jadi timbul masalah berupa saldo terpotong tapi dana tak terkirim. Untuk masalah seperti ini, kamu harus menghubungi Halo BCA di nomor 1500888 untuk ditindaklanjuti.

Untuk menghindari jadi korban risiko menggunakan KlikBCA individual, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Di antaranya:

1. Tidak meminjamkan KeyBCA kepada orang lain, terlebih dengan PIN. Lebih bahaya lagi jika memberitahukan PIN lewat aplikasi pesan pendek seperti WhatsApp. Komunikasi itu bisa diintip orang lain untuk disalahgunakan.

2. Cek secara rutin posisi saldo terakhir dengan cara melihat mutasi rekening via situs KlikBCA individual.

3. Situs KlikBCA yang resmi hanya dua, yaitu https://ibank.klikbca.com atau https://m.klikbca.com. Jangan memasukkan User ID dan PIN KlikBCA individual selain ke dua situs itu.

4. Gunakan browser saat mengakses situs KlikBCA agar lebih aman dari bahaya malware.

5. Hindari mengakses KlikBCA individual menggunakan jaringan Internet umum, terutama warnet. Demikian juga di tempat dengan Wi-Fi gratis. Sebab, risikonya terhadap keamanan lebih besar.

6. Jangan lupa logout sehabis menyelesaikan transaksi. Termasuk juga ketika meninggalkan perangkat untuk sesaat, misalnya ke toilet. 

7. Pasang dan perbarui antivirus di perangkat.

8. Cermati e-mail yang masuk, terutama yang mengandung link. Jangan sembarangan membuka link yang dikirim lewat email dari orang tak dikenal. 

9. Perbarui sistem operasi pada perangkat yang digunakan untuk mengakses KlikBCA individual.

10. Ganti PIN KlikBCA individual dan KeyBCA secara rutin, misalnya seminggu atau dua minggu sekali. Gunakan kombinasi huruf besar, huruf kecil, dan angka agar lebih susah ditembus.

11. Pastikan nomor rekening tujuan transfer sudah benar agar tidak terjadi kesalahan kirim.

12. Isi nominal transfer dengan teliti supaya tidak terjadi kelebihan atau kekurangan transfer.

13. Segera hubungi Halo BCA di 1500888 atau mention Twitter @HaloBCA. Waspadai akun media sosial BCA palsu. Media sosial BCA resmi bisa dilihat di situs https://www.bca.co.id/socialmedia

(Baca: KlikBCA: Panduan Registrasi dan Transaksi Online dengan Aman)

Serba-serbi KlikBCA Individual

KlikBCA individual memiliki beragam fitur yang menjadi kelebihan. Namun ada beberapa kekurangan selain faktor risiko keamanan yang sudah dibahas sebelumnya. Berikut ini adalah serba-serbi KlikBCA individual.

- KlikBCA individual tak bisa digunakan untuk transfer tanpa KeyBCA, yang memberikan password berupa angka yang berubah-ubah untuk setiap transfer.

- KlikBCA individual bisa dipakai untuk transfer selama 24 jam.

- Limit transfer menggunakan KlikBCA individual sebesar Rp 100 juta per hari.

- Selain transfer, KlikBCA individual menyediakan informasi mengenai saldo, riwayat transaksi, juga untuk membayar tagihan rutin seperti telepon, listrik, air, dan kartu kredit.

- Ada aplikasi smartphone, tapi hanya berupa link ke situs KlikBCA.

- KlikBCA individual bisa digunakan untuk memblokir kartu ATM BCA, misalnya karena hilang.

- Tidak bisa melakukan tarik tunai via KlikBCA individual.

- Ada biaya untuk mendapatkan KeyBCA, yakni Rp 25 ribu. Jika KeyBCA hilang atau terblokir karena kelalaian nasabah, ada biaya penggantian Rp 50 ribu.

- KeyBCA memiliki masa garansi enam bulan. Jika dalam masa itu terjadi masalah, tidak ada biaya yang dikenakan untuk perbaikan, misalnya karena baterai habis, keypad tidak berfungsi, layar eror.

- Jika KeyBCA terblokir, harus datang ke kantor BCA untuk solusi. Tidak bisa lewat Halo BCA.

Demikian informasi mengenai KlikBCA individual dari BCA. Sebagai salah satu bank terpopuler di Indonesia, BCA pastinya mengerahkan segenap upaya untuk memastikan keamanan dan kenyamanan nasabah dalam menggunakan layanan KlikBCA individual. 

Namun diperlukan juga upaya dari sisi nasabah agar terhindar dari kejahatan perbankan, khususnya Internet banking. Tak cukup hanya menikmati, nasabah juga harus mawas diri dan cermat memanfaatkan layanan KlikBCA individual.