manfaat-arisan

Bukan untuk Gosip, Ternyata Ini Manfaat Arisan Buat Keuangan

Manfaat arisan ternyata bukan hanya buat ajang gosip. Di samping hura-hura membicarakan A-Z, peserta arisan juga bisa menarik manfaat lain yang lebih bermakna. Bahkan manfaat itu dapat mempertebal dompetmu lho!

Arisan bisa dikatakan sebagai salah satu kearifan lokal yang menjadi wadah sosial. Hampir di setiap komunitas ada saja ide untuk membuat arisan. Malah, bukan tidak mungkin satu orang mengikuti banyak arisan sekaligus. Di kantor ikut. Di lingkungan RT ikut. Di komunitas hobi ikut. Di komunitas keagamaan ikut. Dan seterusnya. 

Di satu sisi, aktivitas ini memang membutuhkan biaya. Makin banyak arisan yang diikuti, makin banyak pengeluaran tiap bulan. Oleh karena itu, perlu pintar-pintar untuk memprioritaskan mana arisan yang dirasa paling perlu.

Arisan komunitas yang patut menjadi prioritas, antara lain:

- Kamu menjadi pengurus komunitas
- Kamu aktif di dalam komunitas
- Komunitas memiliki agenda sosial

Poin pertama dan kedua di atas mungkin sudah sangat jelas. Tentu aneh jika anggota aktif atau pengurus komunitas justru tidak ikut arisan.

Adapun poin ketiga adalah soal agenda yang harus terang-benderang seputar sosial. Sebab, arisan komunitas yang berbau komersial rawan penipuan. Misalnya arisan berantai atau multilevel marketing. Terlebih jika penggeraknya berasal dari kalangan luar.

Arisan seperti ini biasanya menggunakan sistem online. Korban penipuan arisan online sudah banyak berjatuhan. Jangan sampai ikut antrean.

Arisan online biasanya menjanjikan keuntungan yang tidak wajar. Contohnya hanya dengan menyetorkan duit minimal Rp 1 juta rutin tiap bulan bisa mendapat bunga hingga 20 persen.

Jika dihitung-hitung, ada pemasukan Rp 200 ribu per bulan tanpa harus bekerja. Itu kalau setorannya cuma Rp 1 juta. Kalau Rp 10 juta atau Rp 100 juta? Siapa yang tidak tergiur?

Tapi justru di sinilah letak ketidakberesan sistem arisan online itu. Di zaman ketika mau kencing saja harus bayar Rp 2.000, masak bisa segampang itu mendapatkan duit? Jadi harus kritis ya.

Manfaat Arisan untuk Menambah Pundi Uang

Orang yang jeli bisa memaksimalkan manfaat arisan untuk menguatkan fondasi keuangannya. Terlebih para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Di balik aktivitas ngobrol ngalor-ngidul dalam arisan, terkandung potensi finansial yang tak sembarangan. Berikut ini contohnya.

1. Ajang cari kerja

Seseorang yang merasa tak puas akan pekerjaan sekarang bisa memanfaatkan arisan untuk mendapatkan pekerjaan baru. Apalagi bila peserta arisan jumlahnya puluhan hingga ratusan orang.

Saat ada pertemuan, sembari membicarakan cuaca, resep masakan, atau hasil pertandingan sepak bola semalam, kamu bisa menyelipkan sedikit curhat mengenai kondisi kerjamu saat ini

Misalnya jenjang karier di kantormu tidak jelas. Atau politik kantor yang bikin orang berprestasi justru tak dilihat kinerjanya dan cenderung terpinggirkan.

Dalam obrolan ini, kamu bisa menanyakan peluang kerja yang ada. Tidak harus dari kantor lawan bicara, tapi juga lowongan di tempat lain yang diketahui oleh kawan peserta arisan itu.

Siapa tahu sedang ada kesempatan kerja dan kamu berhasil mendapatkannya. Karier yang meningkat tentu akan berdampak kepada peningkatan pemasukan.

(Baca: Bukan Jodoh, Idealnya Kamu Sudah Punya 5 Hal Ini Saat Umur 30-an)

2. Ajang cari mitra kerja

Manfaat arisan ini khusus buat para pelaku usaha atau para calon pelaku usaha. Konsepnya sama dengan poin pertama di atas.

Jangan sampai menyia-nyiakan kesempatan mengobrol hanya dengan membicarakan keburukan orang lain. Bila memiliki usaha atau berniat mendirikan usaha, dari arisan inilah mungkin kamu bisa memperoleh mitra kerja.

Umpamanya kamu hendak buka warung kopi dan butuh pemasok biji kopi. Mungkin ada peserta arisan yang bisa menjadi pemasok atau punya kenalan pemasok.

Atau usaha warung makan kamu sudah berjalan dan berencana membuka franchise. Bisa jadi ada kawan peserta arisan yang tertarik membeli franchise yang kamu tawarkan.

Tapi ingat, jangan terlalu memaksakan pembicaraan soal bisnis ini. Apalagi sampai mendesak-desak mereka. Yang ada justru mereka antipati dan menarik diri dari obrolan.

3. Ajang cari investor

Ya, investor juga bisa dicari dari arisan yang diikuti. Kalau kamu punya usaha rumahan, acara ini bisa memberi kesempatan untuk mengembangkannya dengan tambahan modal.

Bila arisan bersifat lebih luas, misalnya arisan komunitas hobi, kamu juga bisa menjadikannya sarana untuk memulai bisnis yang berkaitan dengan komunitas tersebut.

Jika hobi bermain paintball, contohnya, kamu mungkin bisa mendirikan toko peralatan paintball dan pernak-perniknya. Atau hobi drone. Mungkin kamu bisa menyewakan lahan kosong yang dimiliki untuk tempat bermain drone.

Bicarakan niatmu mencari investor dengan suasana kekeluargaan ala arisan. Tak perlu bawa-bawa proposal. Semuanya bisa dimulai dengan obrolan yang sersan alias serius tapi santai.

(Baca: 7 Cara Mendapatkan Uang dari Internet Tanpa Modal Sepeserpun)

4. Menabung tanpa biaya administrasi

Menabung di bank bisa berujung boncos karena saldo terus dipotong biaya administrasi. Padahal bunga tabungan tak seberapa.

Sebagai alternatif, kamu bisa memupuk duit lewat arisan. Betul, tak ada bunga dari arisan. Tapi juga tak ada biaya administrasi. Karena itu, dana yang terkumpul kelak sesuai dengan rincian setoran arisan tiap bulan.

Dana ini pun bisa digunakan untuk berbagai macam tujuan. Makin banyak iuran dan peserta arisan, makin besar dana yang terkumpul untuk dimanfaatkan.

5. Dana darurat

Salah satu cara menarik manfaat arisan dari duit hasil kocokan adalah menjadikannya dana darurat. Bila menabung, mungkin banyak halangannya.

Dengan arisan, kamu dipaksa menyisihkan dana secara rutin. Jika tidak, kamu akan dikeluarkan dari komunitas arisan.

Dana darurat adalah dana yang penting untuk berjaga-jaga bila terjadi sesuatu yang tak diinginkan dan membutuhkan biaya mendadak.

Misalnya kamu tiba-tiba dipecat karena ada pengurangan pegawai akibat gonjang-ganjing di kantor. Dana darurat bisa dijadikan tambahan napas untuk menjaga dapur tetap mengepul ketika kamu harus mencari pekerjaan baru untuk menyambung tali kehidupan.

(Baca: 7 Tips Menabung Anti Gagal Agar Dompet Makin Tebal)

Itulah sejumlah manfaat arisan yang berguna untuk menambah pundi-pundi rupiah. Satu hal yang perlu dijadikan perhatian adalah sebaiknya tidak menawarkan dagangan alias jualan. Seringnya, kawan peserta arisan akan beli sekali-dua kali karena merasa tidak enak lantaran sudah ditawari. 

Cukup berikan selentingan informasi saja soal usahamu. Bila tertarik, mereka pasti akan menghubungi. 

Bermain halus saja, tidak terlalu agresif dalam upaya menambah pundi-pundi rupiah lewat manfaat arisan. Sebab, inti manfaat arisan adalah untuk pergaulan sosial, bukan etalase di mana kamu bisa menawarkan barang dagangan sesuka hati.

Peserta arisan biasanya identik dengan kaum Hawa, terutama ibu-ibu. Sayangnya, acap kali suami tak setuju dengan aktivitas ini karena menganggapnya sebagai ajang gosip belaka. Setelah membaca artikel ini, apa masih keukeuh mempertahankan anggapan itu?