Tabungan Haji

7 Tabungan Haji Terbaik untuk Wujudkan Mimpi ke Tanah Suci

Tabungan haji dapat menjadi solusi bagi umat Muslim yang bercita-cita pergi ke Tanah Suci. Berbeda dengan tabungan biasa, tabungan haji punya sejumlah fitur dan keunggulan yang membuat persiapan dana ibadah haji menjadi lebih efektif dan efisien.

Nasabah juga bisa lebih mudah mendaftar sebagai calon jemaah haji, sebab tabungan haji terhubung secara online dengan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama. 

Jika kamu punya keinginan menunaikan ibadah haji, jangan cuma jadi impian. Rencanakan dengan tabungan haji agar mimpi ke Tanah Suci jadi lebih mudah diwujudkan. 

Apa saja fitur tabungan haji dan pilihan tabungan haji terbaik? Yuk, cari tahu jawabannya dari ulasan berikut ini.

Keunggulan tabungan haji

Konsep tabungan haji tak jauh berbeda dengan tabungan berjangka. Nasabah bisa menggunakan fasilitas autodebet untuk menyetor ke rekening tabungan haji. 

Sesuai aturan Departemen Agama, syarat pendaftaran haji adalah memiliki dana tabungan minimal sebesar Rp 25 juta. Dengan begitu, saat dana tabungan sudah mencapai Rp 25 juta, bank akan menginformasikan kepada nasabah untuk mendaftarkan diri ke Departemen Agama setempat untuk mendapatkan nomor antrean atau porsi keberangkatan haji.

Tak hanya itu, tabungan haji juga punya lima keunggulan lain yang tak kalah menguntungkan. Berikut ini di antaranya:

1. Bebas biaya administrasi

Hampir semua tabungan haji di Indonesia gratis biaya administrasi bulanan alias bebas potongan.

2. Bebas riba

Prosedur dan pelaksanaan tabungan haji dilakukan berdasarkan syariat Islam. Oleh sebab itu, tabungan haji tidak menggunakan skema bunga tabungan, jadi tak perlu khawatir terjerat riba. 

(Baca: Butuh Dana? Ini 4 Pilihan Pinjaman Syariah Bebas Riba)

3. Gratis biaya pembukaan rekening

Kamu juga tidak akan dikenakan biaya saat membuka rekening tabungan haji. Cukup siapkan setoran awal saja.

4. Setoran tabungan cukup ringan

Setoran tabungan haji beragam untuk tiap bank. Namun, tak sedikit bank yang menawarkan setoran awal cukup terjangkau, bahkan mulai dari Rp 5 ribu.

5. Gratis perlindungan asuransi

Perlindungan asuransi sangat diperlukan jemaah haji mengingat tingginya risiko perjalanan ibadah di Tanah Suci. Asuransi haji ditetapkan sesuai syariat Islam, sehingga tak perlu cemas melanggar ajaran agama. 

Nah, bagi kamu yang saat ini sedang mencari tabungan haji, berikut ini tujuh bank yang punya layanan tabungan haji di Indonesia dari bank konvensional maupun bank syariah.

Tabungan haji bank konvensional

1. Tabungan BNI Haji

Jika kamu merupakan nasabah BNI, kamu dapat menggunakan layanan tabungan BNI Haji. Kamu bisa memanfaatkan fasilitas auto debit dengan jangka waktu dan jumlah setoran yang fleksibel dari rekening tabungan BNI Taplus, BNI Taplus Bisnis, dan BNI Giro Rupiah Perorangan.

Jika ingin menabung secara manual, penyetoran dana ke rekening BNI Haji dapat dilakukan melalui kantor cabang BNI, BNI ATM, BNI SMS, dan BNI Internet Banking.

BNI Haji memberikan perlindungan asuransi jiwa karena kecelakaan dengan manfaat pertanggungan asuransi maksimal sebesar nilai biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH), serta beasiswa untuk ahli waris maksimal sebesar Rp 30 juta.

Saat membutuhkan dana mendesak, kamu bisa menarik saldo rekening BNI Haji di kantor cabang pembuka kapan pun diperlukan. Namun, frekuensi penarikan dibatasi satu kali dalam setahun.

Tak sulit membuka rekening tabungan BNI Haji. Kamu hanya perlu melampirkan fotokopi KTP atau identitas yang masih berlaku, serta menunjukkan identitas asli, serta menyiapkan uang sebesar Rp 500 ribu sebagai setoran awal. Setoran tabungan selanjutnya pun cukup terjangkau, yaitu sebesar Rp 5 ribu.

Pembukaan rekening BNI Haji dapat dilakukan di seluruh cabang BNI, selama domisili nasabah masih berada dalam provinsi yang sama.

2. Tabungan Haji BRI

Tabungan Haji BRI punya beberapa keunggulan yang bisa meringankan beban finansial nasabah. Salah satunya adalah syarat setoran awal yang rendah, yaitu sebesar Rp 50 ribu. Frekuensi penarikan dana Tabungan Haji BRI pun tak dibatasi selama masih memenuhi batas saldo minimum.

Penyertaan asuransi kecelakaan dan asuransi jiwa yang diberikan dapat meng-cover hingga 120 persen dari saldo akhir, dengan nilai maksimal Rp 50 juta. Nasabah Tabungan Haji BRI juga akan mendapatkan suvenir perlengkapan haji secara gratis.

Cukup siapkan kartu tanda penduduk atau paspor (bagi warga negara asing) dan lengkapi formulir aplikasi pembukaan rekening untuk membuka rekening tabungan haji.

3. Mandiri Tabungan Haji dan Umroh (MTHU)

Rencana ke Tanah Suci juga dapat direalisasikan menggunakan Mandiri Tabungan Haji dan Umroh (MTHU). Layanan dari Bank Mandiri ini memudahkan nasabah dalam mempersiapkan BPIH, baik untuk haji reguler, haji khusus (haji plus), maupun umrah.

Kamu bisa membuka MTHU di cabang Bank Mandiri mana pun yang tersebar di seluruh Indonesia dengan membawa setoran awal sebesar Rp 100 ribu dan KTP yang masih berlaku. Selanjutnya, kamu dapat menyetorkan dana tabungan dengan minimum setoran sebesar Rp 100 ribu.

Tabungan haji di bank syariah

4. Tabungan iB Haji Bukopin

Tabungan iB Haji Bukopin menggunakan akad wadi’ah yad dhamanah atau akad titipan. Dengan akad ini, bank sebagai penerima titipan berhak memanfaatkan dana tabungan selama mampu mengembalikan dana kapan pun nasabah perlukan. 

Dibandingkan tiga jenis tabungan haji sebelumnya, setoran awal tabungan iB Haji Bukopin lebih tinggi, yaitu sebesar Rp 500 ribu. Selain itu, dana tabungan bank bukopin pun tidak dapat ditarik, kecuali jika rekening ditutup. Biaya penutupan rekeningnya senilai Rp 25 ribu.

5. Tabungan iB Hijrah Haji dari Bank Muamalat

Tabungan iB Hijrah Haji memiliki penawaran yang tak jauh berbeda dengan Tabungan Haji BRI, yaitu setoran awal ringan sebesar Rp 50 ribu, serta gratis suvenir eksklusif berupa perlengkapan haji.

Saat berangkat ke Tanah Suci, nasabah akan mendapatkan pilihan kartu Shar-E Debit Muamalat. Kartu ini bisa digunakan di seluruh dunia melalui jaringan ATM Bank Muamalat, ATM Plus/Visa, ATM Bersama, ATM Prima, MEPS, dan merchant Visa. Dengan begitu, nasabah tak perlu repot membawa uang tunai dalam jumlah besar.

Sebagai bonus tambahan, sambil menunggu keberangkatan haji, nasabah berkesempatan mendapat hadiah umrah gratis. Mantap kan?

Syarat pembukaan rekening tabungan iB Hijrah Haji adalah fotokopi KTP dan NPWP bagi orang dewasa, atau identitas orangtua dan kartu keluarga atau akta kelahiran bagi anak-anak. Penutupan rekening yang dilakukan sebelum setoran BPIH lunas akan dikenakan biaya sebesar Rp 50 ribu.

6. Tabungan Haji BRISyariah iB

Tabungan Haji BRI Syariah iB menggunakan akad Mudharabah Mutlaqah atau akad bagi hasil. Bank akan membayarkan zakat secara otomatis dari bagi hasil tersebut. Untuk menambah saldo tabungan, nasabah dapat bertransaksi di seluruh jaringan kantor cabang BRI Syariah secara online.

Setoran awal minimal Tabungan Haji BRISyariah iB adalah sebesar Rp 50 ribu. Sementara, setoran selanjutnya minimal sebesar Rp 10 ribu. Dana tabungan tak bisa ditarik sewaktu-waktu sampai melakukan penutupan rekening.

Seperti Tabungan iB Hijrah Haji dari Bank Muamalat, Tabungan Haji BRISyariah iB juga dapat dibuka untuk anak-anak dalam rangka persiapan BPIH sejak dini. Anak dapat didaftarkan ke Siskohat ketika mereka telah berusia 12 tahun dan saldo tabungan telah mencapai Rp 25 juta.

7. Tabungan BNI Baitullah iB Hasanah

Di Tabungan BNI Baitullah iB Hasanah, nasabah dapat memilih untuk menggunakan akad mudharabah atau Wadi’ah untuk merencanakan ibadah haji mereka. Pada akad wadi’ah, setoran awal yang disyaratkan minimal sebesar Rp 100 ribu. Sementara, pada akad mudharabah, setoran awal minimal sebesar Rp 500 ribu. 

Nasabah BNI Baitullah iB Hasanah akan mendapatkan kartu haji dan umrah Indonesia, serta buku tabungan untuk memantau mutasi dana. Selain itu, nasabah yang memilih akad mudharabah juga akan mendapatkan fasilitas asuransi kecelakaan diri jika saldo tabungan di atas Rp 5 juta.

Pembukaan rekening BNI Baitullah iB Hasanah dapat dilakukan dengan mudah secara online, melalui situs resmi BNI Syariah maupun fasilitas e-channel BI Syariah.

(Baca: Yuk Memahami Kartu Kredit Syariah!)

Tips siapkan biaya ke Tanah Suci dengan tabungan haji

Membuka rekening tabungan haji adalah langkah awal untuk mewujudkan impian ke Tanah Suci. Selanjutnya, dibutuhkan komitmen dan kedisiplinan yang tinggi untuk menyetorkan dana secara rutin. Tapi, jangan hanya asal setor.

Meskipun hampir semua bank penyedia tabungan haji mensyaratkan minimal setoran yang cukup terjangkau, sebaiknya tetapkan sendiri setoran rutin yang bisa kamu sisihkan. Pastinya, dengan melakukan perencanaan dan perhitungan terlebih dulu.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kamu baru bisa mendaftarkan diri ke Siskohat setelah memiliki dana minimal Rp 25 juta di tabungan. Artinya, jika jumlah setoran tabungan hajimu sebesar Rp 500 ribu tiap bulannya, maka kamu baru bisa mendaftarkan diri masuk antrean keberangkatan setelah empat tahun dua bulan atau 50 kali setoran. 

Setelah terdaftar di Siskohat dan mendapatkan nomor urut naik haji, kamu baru bisa melakukan ibadah haji setelah melunasi biaya naik haji sesuai anggaran yang ditetapkan pemerintah. 

Oleh sebab itu, persiapkan diri dengan baik dan upayakan untuk tidak pernah menarik dana di rekening tabungan haji milikmu. Selain biaya, jangan lupa siapkan fisik, hati dan mental demi ibadah haji yang mabrur.