Mengatur keuangan ala miliarder

7 Cara Mengatur Keuangan ala Miliarder Dunia

Seiring meningkatnya karier, penghasilan pun turut bertambah. Tapi mengapa tak kunjung mapan ya?

Punya penghasilan tinggi memang tak mutlak membuatmu kaya dan mapan. Dibandingkan nilai penghasilan yang didapat, kemampuan mengatur keuangan yang baik jauh lebih berdampak pada kondisi finansialmu. Kemampuan inilah yang menjadi salah satu kunci sukses para miliarder dunia dalam memupuk kekayaan mereka. 

Ingin mengikuti jejak para orang sukses dan miliarder dunia agar bisa lekas mapan dan kaya? Tujuh strategi mereka dalam mengatur keuangan ini bisa kamu coba.

1. Mulai sejak dini

Merasa terlalu muda untuk menabung dana pensiun? Atau merasa terlalu dini untuk mulai berinvestasi? 

Buang jauh-jauh pemikiran tersebut jika ingin lekas kaya. Carlos Slim Helu, pengusaha sukses asal Meksiko yang pernah dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia pada 2011 mengungkapkan pentingnya mengelola keuangan sejak dini. Slim bahkan mulai berinvestasi dengan membeli saham di bank Meksiko sejak usia 12 tahun.

Semakin cepat kamu menabung, semakin banyak dana yang akan terkumpul. Semakin dini kamu mulai berinvestasi, semakin banyak imbal hasil yang didapatkan, sekaligus lebih banyak kesempatan untuk belajar dan menghindari beragam kesalahan berinvestasi di masa tua nanti. 

2. Pikirkan tujuan keuangan

“Cari tahu bagaimana kehidupan yang kamu inginkan saat pensiun, hitung perkiraan uang yang dibutuhkan, lalu buatlah strategi untuk mewujudkannya.” Josh Simon, founder SimonCRE. 

Untuk bisa mengelola keuangan dengan baik, kita harus punya tujuan keuangan terlebih dulu. Misalnya, memiliki mobil di usia 25 tahun, membeli rumah di usia 27 tahun, dan sebagainya. 

Dengan memiliki tujuan, kita memiliki motivasi yang kuat dalam mencari pendapatan sekaligus mengatur pengeluaran dengan lebih bijak. Dengan begitu, penghasilan yang dimiliki tak akan habis tanpa jejak. 

3. Menabung via auto debit

Bagi sebagian orang, menabung mungkin bukan hal yang mudah. Begitu mendapat gaji bulanan, penghasilan telah terpangkas untuk berbagai tagihan dan kebutuhan. Ditambah berbagai keinginan, serta memenuhi tawaran main di akhir pekan, bukan tak mungkin uang gajian selalu habis tak bersisa. 

Alhasil, keinginan menabung hanya menjadi rencana tiap bulan yang gagal diwujudkan. Solusinya? Lakukan secara otomatis! 

Buatlah tabungan khusus dengan sistem auto debit atau penarikan dana secara otomatis setiap bulannya. Tanggal penarikan dana dapat dijadwalkan tepat pada hari yang sama dengan hari gajian atau selambat-lambatnya H+5 gajian. 

Strategi itulah yang berhasil diterapkan oleh Grant Sabatier, founder Millennial Money. Grant bahkan berhasil mengumpulkan hingga US$ 1 juta atau sekitar Rp 14,7 miliar dalam lima tahun dengan menabung 50 persen penghasilannya melalui sistem auto debit

4. Miliki lebih dari satu sumber penghasilan

Dilansir dari Inc.com, berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh Tom Corley, penulis “Rich Habits”, diketahui bahwa 65 persen miliarder memiliki tiga sumber penghasilan, 45 persen miliarder memiliki empat sumber penghasilan, dan 29 persen memiliki hingga lima atau lebih sumber penghasilan sekaligus.  

Punya lebih dari satu sumber penghasilan dapat menjaga kondisi keuangan tetap sehat. Bukan sebagai dana konsumtif ekstra, namun sebagai sumber dana tabungan dan investasi tambahan.

Hal inilah yang juga diterapkan oleh Jay Leno. Komedian asal Amerika Serikat ini dikenal sebagai jutawan bukan hanya karena kariernya yang cemerlang, tapi juga strateginya dalam mengelola keuangan. 

Salah satu trik mengatur keuangan yang ia gunakan adalah memiliki lebih dari satu sumber penghasilan, tapi hanya menggunakan uang dari satu sumber penghasilan saja. Sementara uang dari sumber penghasilan yang lain, ia tabung seluruhnya. Tak tanggung-tanggung, Leno memilih sumber penghasilan terbesar untuk sumber dana tabungan. 

5. Atur duit dengan rule 50-30-20

Sudah pernah mendengar metode 50-20-30? 

Metode mengatur uang yang satu ini pada dasarnya membagi penghasilan ke dalam tiga pos keuangan, yaitu 50 persen untuk kebutuhan sehari-hari, 20 persen untuk tabungan, dan 30 persen untuk dana hiburan. Metode 50-20-30 dinilai cukup efektif membantu orang dalam mengatur keuangan mereka.

Serupa tapi tak sama, Kyle Taylor, founder The Penny Hoarder punya metode yang menurutnya lebih jitu, yaitu metode 50-30-20. Pada metode ini penghasilan tetap dibagi ke dalam tiga pos. Namun, porsi terbesar, yaitu 50 persen justru dialihkan untuk dana tabungan, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang seperti tabungan pensiun. 

Sementara kebutuhan sehari-hari hanya dialokasikan sebesar 30 persen dari penghasilan, dan sisanya sebesar 20 persen untuk bersenang-senang atau dana hiburan. Berminat mencoba?

6. Mulai dari hal-hal kecil

“Perubahan kecil dapat membantumu membuat perubahan besar.” Chris Reining

Jika menyisihkan hingga setengah gaji untuk tabungan terasa memberatkan, kamu bisa meniru strategi Chris Reining. Reining berhasil memiliki aset sebesar US$ 1 juta atau Rp 14,7 miliar di usia 35 tahun dan pensiun dini di usia 38 tahun. 

Kunci kesuksesannya bukan karena menabung secara ekstrem, tapi justru dari memangkas pengeluaran-pengeluaran kecil yang terlihat sepele. Misalnya, mulai mengurangi pengeluaran untuk membeli kopi sehingga bisa menghemat Rp 20 hingga Rp 50 ribu per hari.

Untuk mengelola keuangan dengan bijak, kamu perlu berhati-hati pada pengeluaran sekecil apa pun nilainya. 

(Baca: Gaji Rp 10 Juta, Baiknya Beli Rumah atau Mobil Dulu?)

7. Investasikan uangmu

Tak ada miliarder yang hanya mengandalkan tabungan untuk menjadi kaya. Mereka sadar, hasil bunga bank yang didapat dari tabungan tidak berbanding lurus dengan inflasi yang terjadi setiap tahunnya. Jika dibandingkan dengan kenaikan harga barang dan jasa, uang di dalam tabungan justru dapat mengalami penurunan nilai. 

Jadi, alih-alih hanya menabung, mereka pun memilih menginvestasikan uang yang mereka miliki. Investasi adalah hal penting dalam mengelola keuangan karena bukan hanya dapat menjamin keuangan saat ini, tapi juga di masa depan. Selain itu, menjadi seorang investor sekaligus merupakan cara mendapatkan penghasilan pasif.

Tak perlu menunggu kaya untuk meniru cara orang sukses dan miliarder dunia dalam mengelola uang mereka. Berapa pun penghasilanmu saat ini, 7 cara mengatur keuangan di atas bisa kamu terapkan. 

(Baca: 6 Langkah Inspiratif Model Keuangan Paling Cocok di Usia 20 Tahunan)

Selamat mencoba!