cara-cepat-kaya

7 Cara Cepat Kaya Buat Pemula, Halal dan Realistis!

Memupuk kekayaan adalah impian sebagian besar orang. Memiliki cukup harta, hidup makmur sejahtera, kalau bisa pensiun di kala muda. Tak heran kalau banyak orang ingin tahu cara cepat kaya.

Jika terlahir dari keluarga miliarder, tentu ini tidak menjadi persoalan. Sayangnya, mengumpulkan rupiah demi rupiah dari bawah tidak semudah memindahkan air dalam wadah. 

Membanting tulang berupaya menambah penghasilan saja tidaklah cukup. Ada banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan orang dalam memupuk kekayaan. Penghasilan yang besar hanyalah salah satu di antaranya. Di luar itu, ada bermacam hal yang bisa menambah peluang menjadi kaya, atau malah sebaliknya justru menjadikan bangkrut.

Berikut ini cara cepat kaya yang realistis dan bisa diterapkan oleh pemula:

1. Hitung kekayaanmu

Untuk memupuk kekayaan, pertama-tama kamu harus memahami apa dan berapa banyak aset yang kamu punya. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan menghitung kekayaanmu. Kebanyakan orang tidak pernah melihat kekayaannya di atas kertas. Padahal hitungan itu bisa menjadi motivasi buat rencana memupuk kekayaan.

Cara menghitung kekayaan cukup simpel. Bikin daftar aset yang dimiliki, dari rumah hingga kendaraan, tambahkan semua nilainya dengan nominal rekening tabungan dan investasi yang dimiliki. Lalu kurangi jumlah itu dengan utang atau pinjaman yang ada, termasuk cicilan yang sedang berjalan. Jika ketemu angka minus, berarti kamu harus menggenjot upayamu. Jika plus, meski tipis, itu menjadi awal yang baik buat memupuk kekayaan.

2. Menabung otomatis

cara-cepat-kaya


Menabung adalah prioritas jika kamu ingin cepat kaya. Maka buatlah rekening khusus untuk menabung secara otomatis setiap bulan. Ada banyak jenis tabungan yang memiliki fitur tabungan otomatis seperti itu. Salah satunya tabungan rencana.

Dalam konsep ini, kamu harus punya tabungan utama dulu. Nantinya, tiap bulan ada potongan pada nilai tabungan utama yang secara otomatis masuk ke tabungan rencana. Jadi kamu tidak merasa sedang mengeluarkan uang, dan tanpa disadari ada akumulasi dana yang tersimpan dan bisa dimanfaatkan di kemudian hari.

(Baca:  4 Cara Mengatur Keuangan Buat yang Bergaji UMR)

3. Tinggalkan kebiasaan buruk

Kebiasaan buruk terkait dengan keuangan akan menjadi penghalang utama dalam upaya menjadi kaya. Yang utama tentu kebiasaan boros alias mengeluarkan uang untuk hal yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Setiap orang punya kecenderungan tersendiri untuk bersikap boros sesuai dengan kegemarannya. Ada yang hobi nongkrong tanpa kejelasan, ada juga yang gemar belanja padahal barang yang sama masih banyak di rumah.

Langkah pertama untuk meninggalkan kebiasaan buruk itu adalah dengan mengidentifikasinya. Bila sudah ada pasangan, diskusikan dengannya agar bisa didapatkan solusi demi kebaikan bersama. Setelah itu, bulatkan tekad untuk menghentikan apa pun kebiasaan yang bisa menyedot kekayaan tersebut. Ini yang susah. Harus ada kerelaan hati serta niat yang kuat untuk dapat meninggalkan kebiasaan buruk seputar keuangan.

4. Lacak pengeluaran

Cara cepat kaya nomor empat ini masih terkait dengan poin sebelumnya. Kebiasaan boros biasanya diawali dengan tidak adanya data mengenai ke mana saja duitmu pergi. Itulah sebabnya melacak pengeluaran adalah hal yang teramat penting.

Dengan adanya data pengeluaran rutin, bisa mingguan atau bulanan, kamu bisa tahu untuk apa pengeluaran terbesarmu dan apakah ada pengeluaran yang tidak perlu. Dari sini, kamu bisa mulai mengatur pengeluaran dengan memprioritaskan kebutuhan alih-alih keinginan. Jika menuruti keinginan, percayalah, tidak akan ada habisnya. Yang habis justru duit di tabungan.

5. Kembang biakkan duit

cara-cepat-kaya


Jika sudah ada banyak dana di tabunganmu, itu bagus. Tapi ketahuilah, kebanyakan dana di tabungan hanya diam tak berkembang. Bunga yang ditawarkan tak sebanding dengan tingkat inflasi dan potongan administrasi. Karena itu, carilah cara lain untuk mengembangbiakkan duit.

Kamu bisa menyortir produk tabungan dari sejumlah bank untuk mendapatkan mana yang bunganya paling besar. Deposito juga bisa menjadi pilihan karena bunganya lebih besar ketimbang tabungan. Atau kamu bisa menanamkan sebagian dana dari tabungan itu ke instrumen investasi, seperti reksadana. Pelajari dulu mana pilihan terbaik sebelum mempercayakan danamu ke suatu investasi.

(Baca:  Pandemi Covid, Ini Cara Mengatur Keuangan dengan Dana Minim)

6. Fokus pada pengembangan diri

Berkembangnya kekayaan tidak akan jauh dari usaha mengembangkan diri. Jadi jangan sampai kamu merasa mentok dalam karier atau usaha, tapi tidak berbuat apa-apa. Banyak yang memilih menyalahkan keadaan atau orang lain ketika terjebak dalam situasi ini. Padahal itu tak akan menyelesaikan masalah.

Kamu sebaiknya berfokus pada diri sendiri untuk mengetahui apa yang keliru dan bagaimana memperbaikinya. Jangan sungkan untuk meminta bantuan orang lain, terutama orang-orang terdekat.

7. Bersabar

Maaf, tidak ada jalan pintas untuk memupuk kekayaan. Nyatanya, tidak sedikit orang yang memilih memotong jalan untuk menjadi kaya tapi malah terbelit masalah karena caranya yang salah. Misalnya dengan korupsi atau apa pun yang menguntungkan diri sendiri dan merugikan orang lain. Cara cepat kaya yang satu ini sih jangan ditiru ya. Tak cuma merugikan orang lain, cara ini juga ilegal dan bisa bikin kamu masuk penjara.

Kunci dari segalanya adalah bersabar diiringi ketekunan dan kedisiplinan. Terantuk batu atau terjeblos ke dalam lubang itu biasa dalam upaya memupuk kekayaan. Yang menjadi penting adalah bisakah kamu bangkit dari semua rintangan itu untuk mencapai keberhasilan.

Itulah tujuh cara cepat kaya buat pemula yang halal, legal, dan pastinya realistis. Tips ini tentu bukan ilmu pasti. Kamu sebagai orang yang menjalani bisa membuat inovasi sendiri sesuai dengan apa yang dihadapi. Semoga sukses!