manfaat-insuransi

5 Manfaat Asuransi yang Langsung Terasa Tanpa Tunggu Celaka

Manfaat asuransi sering kali diperdebatkan karena dinilai bisa dirasakan hanya ketika pemilik polis celaka. Misalnya manfaat asuransi jiwa. Uang pertanggungan baru bisa cair saat nasabah asuransi itu meninggal.

Contoh lainnya adalah manfaat asuransi kendaraan bermotor. Pemilik mobil baru bisa merasakannya saat mobilnya penyok atau hilang.

Itu betul. Sebab, manfaat asuransi memang untuk melindungi masa depan. Seperti payung, yang digunakan hanya ketika turun hujan atau panas terik.

Saat cuaca cerah, payung tidak berguna sebagaimana fungsi utamanya. Tapi apakah kamu menunggu hujan turun dulu baru beli payung? Tentunya akan merepotkan, atau malah sudah telanjur basah.

Meski demikian, payung tidak hanya bisa difungsikan sebagai pelindung badan. Mengusir tikus pakai payung, bisa. Mengambil buah di ranting pohon pun payung dapat digunakan.

Begitu juga asuransi. Ada manfaat asuransi yang langsung terasa tanpa tunggu celaka. Manfaat sampingan ini menjadi nilai tambah yang menarik bagi nasabah. Berikut ini di antaranya:

1. Tenang saat beraktivitas

Manfaat asuransi adalah melindungi risiko yang mungkin terjadi pada nasabah. Dengan adanya asuransi, seseorang bisa lebih tenang beraktivitas lantaran merasa terlindungi. 

Misalnya asuransi pendidikan untuk anak. Dengan mengikuti asuransi pendidikan, kecemasan terhadap biaya sekolah anak pada masa mendatang bisa ditekan. 

Ketenangan dalam hidup penting karena bisa menjauhkan diri dari gangguan fisik dan psikis yang berpangkal dari stres. Produktivitas kerja pun bisa meningkat karena tak melulu digelayuti kekhawatiran terhadap masa depan.

(Baca: 7 Asuransi Mobil Terbaik 2019 dan Tips Memilihnya)

2. Jauh dari kerepotan

Setiap orang pasti ingin melindungi masa depannya. Ada beragam cara yang bisa dilakukan. Tapi salah satu yang paling sederhana adalah lewat asuransi.

Dengan manfaat asuransi kendaraan bermotor, misalnya, kamu tak perlu repot-repot mencari bengkel yang murah untuk memperbaiki mobil yang terserempet. Cukup laporkan klaim dan pihak asuransi akan mengarahkan ke bengkel rekanan.

Biayanya sama, pelayanannya pun dijamin asuransi. Sebagai peserta asuransi kesehatan, misalnya, tak perlu repot urusan administrasi karena akan ditangani oleh asuransi. Modalnya cukup kartu asuransi saat mendaftar ke rumah sakit.

3. Mengelola finansial

Manfaat asuransi bisa dinikmati hanya jika nasabah rutin menyetor iuran tiap bulan atau premi selama masa kontrak. Pola ini bisa mendorong pengelolaan finansial lebih bagus karena diperlukan ketelitian untuk memastikan pembayaran premi secara rutin.

Pos-pos pengeluaran tiap bulan tentu harus diatur sedemikian rupa sehingga premi asuransi bisa dibayar. Misalnya pengeluaran untuk makan sekian, untuk belanja sekian, dan seterusnya. Dengan begitu, kamu harus bisa mengelola finansial agar semua kebutuhan terpenuhi tanpa meninggalkan premi asuransi yang bermanfaat untuk masa depan.

(Baca: 4 Produk Asuransi yang Wajib Dimiliki oleh Keluarga)

4. Mempermudah kredit

Saat membutuhkan dana entah untuk kebutuhan atau tujuan lain, kepemilikan asuransi menjadi poin plus. Manfaat asuransi yang juga bisa terasa langsung adalah polisnya bisa dijadikan jaminan kredit.

Menurut penjelasan di HukumOnline, polis asuransi termasuk objek gadai atau jaminan fidusia menurut Pasal 1152 KUHPerdata. Bila kamu butuh dana tambahan untuk menggenjot usaha, misalnya, bisa mencoba menjaminkan polis asuransi yang dimiliki.

Namun tentunya keputusan soal cair atau tidaknya kredit yang dimohon sepenuhnya berada di tangan bank atau lembaga keuangan yang bersangkutan. Yang pasti, adanya polis bisa memperbesar kemungkinan kredit itu cair.

5. Membantu menabung

Asuransi bisa disejajarkan dengan tabungan meski ada perbedaan di sana-sini. Nasabah asuransi dan tabungan sama-sama menyetorkan dana yang kelak bisa dinikmati.

Buat yang merasa susah menabung, inilah salah satu  manfaat asuransi yang bisa menjadi pertimbangan untuk memiliki polis. Terlebih ada pilihan asuransi unit link, yakni layanan asuransi yang disatukan dengan investasi.

Dalam asuransi unit link, dana premi yang disetorkan akan dikelola ke instrumen-instrumen investasi. Imbal hasil dari investasi tersebut akan menjadi milik nasabah setelah melewati proses administrasi.

Tapi perlu diingat, ada risiko kerugian dalam asuransi unit link karena disatukan dengan investasi. Namanya investasi, bisa untung bisa rugi. Semua kembali kepada masing-masing untuk menentukan pilihan apakah menjadi peserta asuransi murni atau plus unit link.
Itulah manfaat asuransi yang bisa dinikmati langsung selama proses pembayaran premi. Tak perlu menunggu risiko terjadi untuk mengecap manisnya manfaat asuransi. Adapun manfaat asuransi secara khusus tergantung jenis asuransi yang diikuti.  

Asuransi kesehatan, misalnya, melindungi tertanggung dari risiko beban biaya saat jatuh sakit. Lalu asuransi jiwa memberikan proteksi pada masa depan keuangan keluarga nasabah yang meninggal atau hidup terlalu lama.

Contoh lainnya:

- Manfaat asuransi jaminan hari tua/pensiun: melindungi kehidupan finansial saat sudah pensiun atau pada usia tertentu
- Manfaat asuransi pendidikan: meringankan beban biaya sekolah pada masa mendatang sesuai dengan rencana
- Manfaat asuransi properti: melindungi properti dan/atau aset di dalamnya dari risiko hilang atau rusak
- Manfaat asuransi perjalanan: memberikan proteksi pada pemilik polis saat dalam perjalanan, misalnya akibat kejahatan atau kecelakaan
- Manfaat asuransi kendaraan bermotor: melindungi pemilik kendaraan dari risiko kerugian akibat kendaraan hilang/rusak

(Baca: Daftar Asuransi Perjalanan Online Terbaik di Indonesia 2019)

Menurut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian, asuransi adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih, dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan atau tanggung jawab hukum pihak ke tiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.

Dalam definisi asuransi itu ada istilah perjanjian. Maka pihak yang terlibat dalam asuransi harus memberikan janji dan mematuhinya demi mewujudkan manfaat asuransi.

Dari pihak nasabah, janji itu adalah membayar iuran premi dan mengikuti ketentuan yang berlaku untuk mendapatkan manfaat asuransi. Sedangkan janji pihak asuransi adalah memberikan perlindungan sesuai dengan polis yang disepakati.

Agar bisa meraup manfaat asuransi itu dengan nyata dan komplet, kamu harus cermat dalam memilih penyedia asuransi. Pastikan perusahaan asuransi tersebut memiliki reputasi yang baik dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan.

Yang tidak boleh dilupakan adalah ketelitian membaca polis. Hal ini penting karena manfaat asuransi tak bisa dinikmati jika ternyata kamu melanggar ketentuan polis.