Cek pajak kendaraan samsat online

4 Cara Cek Pajak Kendaraan Bermotor Tanpa ke Kantor Samsat

Sudah tahu belum kalau cara cek pajak kendaraan bermotor kini semudah mengecek pulsa handphone? 

Kamu yang punya kendaraan pribadi tak perlu repot mengunjungi kantor samsat untuk mengurus pajak kendaraan. Dengan begitu, kamu semakin mudah menunaikan kewajibanmu sebagai wajib pajak.  

Tarif pajak kendaraan bermotor telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 8 tahun 2010 tentang pajak kendaraan bermotor. 

Sebagai informasi, dalam istilah perpajakan, kendaraan bermotor akan digolongkan sebagai “objek pajak”, sementara wajib pajak atau pemilik kendaraan bermotor disebut sebagai “subjek pajak”. 

Kamu mungkin sudah tahu bahwa pajak motor termasuk dalam pajak progresif, yaitu tarif pajak akan meningkat sesuai dengan nilai objek pajak dan kuantitas dari objek pajak. Artinya, semakin banyak kendaraan yang dimiliki, semakin tinggi persentase tarif pajak kendaraan yang perlu dibayarkan. 

Persentase tarif dihitung dari nilai jual kendaraan bermotor (NJKB) yang dikeluarkan agen pemegang merek (ATPM) atau produsen motor. 

Adapun persentase tarif pajak kendaraan bermotor untuk kepemilikan kendaraan bermotor pertama adalah sebesar 2 persen dari NJKB. Setiap penambahan kendaraan bermotor, persentase tarif pajak akan meningkat sebesar 0,5 persen. 

Misalnya, jika kamu memiliki tiga kendaraan bermotor, maka tarif pajak kendaraanmu menjadi: 

  • Kendaraan bermotor pertama, sebesar 2 persen dari NJKB.
  • Kendaraan bermotor kedua, sebesar 2,5 persen dari NJKB.
  • Kendaraan bermotor ketiga, sebesar 3 persen dari NJKB.

Seperti yang kita tahu, nilai jual kendaraan akan menurun karena adanya penyusutan nilai jual. Oleh sebab itu, perhitungan NJKB sebagai dasar pengenaan tarif pajak kendaraan bermotor pun akan ditinjau setiap tahunnya.

Sebelumnya, cara cek pajak kendaraan bermotor dilakukan dengan melihat informasi yang tercantum pada STNK atau mengunjungi kantor samsat terdekat. Namun, tak jarang kita lupa membawa STNK sehingga tak bisa sewaktu-waktu melakukan cek pajak kendaraan. Apalagi, jika harus mendatangi samsat segala. 

Lalu, bagaimana cara cek pajak kendaraan bermotor yang mudah dilakukan, kapan pun dan di mana pun? Tak cuma satu, tapi ada empat cara cek pajak kendaraan bermotor yang bisa dipilih. Berikut ini di antaranya.

1. Aplikasi e-Samsat

Berkat kemajuan teknologi, cek pajak kendaraan bermotor sudah bisa dilakukan secara online melalui aplikasi e-Samsat. Kamu hanya perlu meng-install aplikasi e-Samsat sesuai dengan provinsi tempat kendaraanmu didaftarkan.

Bagi warga DKI Jakarta, kamu dapat mengunduh dan  meng-install aplikasi “Cek Ranmor & Pajak DKI Jakarta”. Dengan aplikasi ini, kamu bisa dengan mudah dapatkan informasi mengenai besaran pajak kendaraan yang harus dibayar, nilai jual kendaraan, serta denda keterlambatan.

Untuk menggunakan fitur-fitur tersebut, kamu hanya perlu memasukan nomor polisi kendaraan dan nomor induk kependudukan (NIK) pemilik kendaraan.

Sementara, untuk provinsi lainnya, ada e-Smart Samsat Jatim (Jawa Timur), Sambara (Samsat Online Jawa Barat), serta Sakpole alias Sistem Administrasi Pajak Online di Jawa Tengah.

Sayangnya, aplikasi e-Samsat belum tersedia di seluruh provinsi di Indonesia dan baru bisa digunakan untuk pengguna Android.

2. Situs resmi e-samsat

Selain melalui aplikasi, cek pajak kendaraan bermotor secara online juga dapat dilakukan melalui situs resmi samsat yang dibagi per wilayah. Namun saat ini, hanya beberapa wilayah tertentu yang bisa menggunakan fasilitas ini. Berikut ini di antaranya.

1. DKI Jakarta 

Jika kendaraanmu terdaftar di wilayah DKI Jakarta, kamu bisa mengunjungi PKB online untuk mengecek pajak kendaraan bermotor yang perlu dibayar. Ini caranya:

  1. Kunjungi situs resmi samsat PKB Jakarta.
  2. Pada kolom “Nopol B”, masukkan nomor polisi kendaraan.
  3. Pada kolom “NIK", masukkan nomor KTP pemilik kendaraan.
  4. Klik tombol “Proses”.

Selanjutnya, kamu dapat melihat informasi kendaraan, meliputi nama pemilik, biaya pajak, masa berlaku STNK, serta waktu jatuh tempo dan status pajak.

2. Jawa Tengah

Jika kendaraanmu terdaftar di wilayah Jawa Tengah, silakan kunjungi situs Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah. 

Berikut ini langkah-langkah cek pajak kendaraan bermotor di Jawa Tengah. 

  1. Kunjungi situs Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah.
  2. Pilih menu “Informasi”.
  3. Klik sub-menu “Info Kendaraan Bermotor”.
  4. Isi nomor polisi kendaraan pada kolom “kendaraan”.
  5. Klik “Kirim”.

Lalu, kamu dapat melihat informasi kendaraan dan nominal pajak. Besaran pajak yang ditampilkan belum termasuk biaya progresif maupun denda (jika ada). Informasi ini tak jauh berbeda dengan informasi pada samsat PKB Jakarta. 

3. Jawa Timur

Untuk wilayah Jawa Timur, kamu bisa cek pajak kendaraan di situs resmi Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur. Berikut ini tahapannya.

  1. Kunjungi situs Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur.
  2. Klik “Info Pajak Kendaraan” pada bagian “QuickInfo”.
  3. Isi nomor polisi kendaraan pada kolom “Nomor Polisi”.
  4. Isi kode verifikasi sesuai gambar yang muncul.
  5. Klik “Cari”.

Tak perlu menunggu waktu lama, informasi mengenai PKB pun akan muncul di layar monitor.

Selain tiga wilayah tersebut, sistem e-samsat juga telah tersedia di beberapa wilayah lain, seperti Yogyakarta, Aceh, Riau, Sulawesi Tengah, dan Kepulauan Riau. Cara cek pajak kendaraan bermotor di wilayah tersebut tak jauh berbeda dengan di situs e-samsat yang telah disebutkan di atas. 

Sayangnya, untuk wilayah Jawa Barat, situs samsat online Jawa Barat belum bisa digunakan untuk pengecekan tarif pajak kendaraan bermotor. 

Lalu, bagaimana cara cek pajak kendaraan yang terdaftar di wilayah Jawa Barat? Tenang, masih ada alternatif cek pajak kendaraan yang tak kalah mudah buat dicoba. Simak solusinya pada poin selanjutnya.

3. Layanan SMS 

Layanan SMS dapat digunakan untuk mengecek pajak kendaraan yang terdaftar di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta. 

Berikut ini caranya:

  • Jawa Barat
    Kirimkan SMS ke Dispenda Jabar (0811 211 9211) dengan format:
    Info(spasi)nomor polisi kendaraan(spasi)warna plat kendaraan.
    Contoh: Info B1234XY Hitam.
     
  • Jawa Tengah
    Kirimkan SMS ke nomor 9600 dengan format: 
    JATENG(spasi)nomor polisi kendaraan.
    Contoh: JATENG H1234BC.
     
  • DKI Jakarta
    SMS ke 1717 dengan format: 
    Metro(spasi)nomor polisi kendaraan
    Biaya SMS sebesar Rp 1.000 per pesan.
     
  • Jawa Timur
    SMS ke 7070 dengan format: 
    JATIM(spasi)nomor polisi kendaraan
    Contoh: JATIM L1234XY.
     
  • Yogyakarta
    SMS ke 9600 dengan format: 
    DIY(spasi)nomor polisi kendaraan
    Contoh DIY AB1234LH.

4. Unstructured Supplementary Service Data (USSD) dan SMS

Pengecekan tarif pajak kendaraan melalui USSD tak jauh berbeda dengan pengecekan pulsa di ponselmu. Kamu hanya perlu mengetikkan *368*1# dari layar ponsel, selanjutnya akan tampil lima fitur yang bisa dipilih.

Fitur tersebut adalah INFO RANMOR, INFO PAJAK RANMOR, INFO SIMLING (jadwal SIM keliling), INFO SAMLING (jadwal samsat keliling) untuk daerah DKI Jakarta, dan PAJAK REMINDER. Untuk mengecek biaya pajak kendaraanmu, kamu bisa memilih fitur INFO PAJAK RANMOR

Untuk menggunakan layanan USSD, kamu akan dikenakan biaya Rp 300 untuk sekali akses. 

Layanan yang sama juga bisa diakses dengan mengirim SMS ke nomor 8893 dengan format:

INFO RANMOR(spasi)nomor polisi kendaraan.

Misalnya: INFO RANMOR B1234ABC.

Atau menggunakan fitur pengingat bayar pajak dengan format:

PAJAK REMINDER(spasi)nomor polisi kendaraan.

PAJAK REMINDER B123ABC.

Setelah tahu nominal pajak kendaraan yang harus dibayar, jangan lupa melakukan pembayaran. Pembayaran pajak kendaraan bermotor dapat dilakukan melalui ATM Link (ATM bersama Mandiri, BRI, BNI, dan BTN) dengan memilih Menu Pembayaran, lalu pilih Pajak Kendaraan. Selanjutnya, pilih Pembayaran Pajak dan informasi terkait beban pajak akan tampil di layar. Pilih “OK” untuk konfirmasi pembayaran. 

Terbukti bukan bahwa tak sulit mengecek maupun memeriksa pajak kendaraan bermotor? Dengan proses yang hampir tanpa biaya, tak perlu menggunakan jasa calo segala untuk mengurus pajak kendaraan yang bisa dilakukan sendiri dengan mudah. 

Terakhir, jika tak ingin terkena denda dan beban pajak semakin berat, segera lakukan pembayaran pajak sebelum tenggat waktu yang diberikan.