Carrying bags while shopping

Manfaatkan Promo Dan Diskon Kartu Kredit Anda Selama Libur Lebaran

Selain menjadi alat pembayaran bukan tunai yang sangat dapat diandalkan untuk belanja, kartu kredit memiliki banyak manfaat. Mulai dari banyaknya promo retail dan berbagai macam produk lainnya sampai fitur cashback dan poin untuk potongan biaya lebih lanjut.

Karena itulah kepemilikan kartu kredit bukan lagi menjadi fasilitas eksklusif bagi orang kaya. Dengan banyaknya kemudahan persyaratan saat ini, Anda dapat memiliki beberapa kartu kredit sekaligus dengan tujuan mendapatkan promo, cashback dan pengumpulan poin sehingga Anda malah dapat berhemat menggunakan kartu kredit.

Anda tidak mungkin membawa banyak uang tunai untuk belanja lebaran misalnya. Karena itulah kartu kredit atau kartu debit dapat menjadi solusi terbaik pengganti uang tunai. Namun jika Anda sudah sering menggunakan kartu debit untuk berbelanja, mau tahu apa saja kelebihan kartu kredit dibandingkan kartu debit?

Kelebihan kartu kredit atas kartu debit

Yang pertama, Anda dapat mendapatkan cicilan 0% terutama jika Anda berbelanja secara online di beberapa e-commerce terbesar di Indonesia seperti Tokopedia, Lazada, Bukalapak dan lain-lain.

Cicilan 0% selalu lebih baik dari tunai sekalipun. Mengapa? Alasannya mudah. Rupiah terus menurun, dan jika Anda mencicil suatu barang selama 12 bulan, maka nilai yang sebenarnya Anda bayarkan untuk barang yang Anda cicil tersebut sejatinya lebih murah dari nilai sebenarnya jika Anda membayar penuh secara tunai.

Dengan cicilan 0% pun Anda dapat menggunakan uang tunai yang Anda miliki untuk keperluan lainnya. Sehingga Anda dapat menghindari pinjaman pribadi dengan bunga, jika Anda sewaktu-waktu membutuhkan dana tunai untuk kebutuhan darurat.

Yang kedua, terdapat banyak sekali promo retail dan cashback langsung yang dapat Anda manfaatkan dalam setiap transaksi menggunakan kartu kredit. Fitur ini sangat membantu menekan pengeluaran bulanan Anda, dan jika di akumulasikan selama 12 bulan, pastinya akan cukup terkumpul dalam jumlah yang besar.

Nominal ini dapat Anda manfaatkan untuk keperluan lainnya seperti manambah tabungan, aset investasi sampai bahkan jaminan resiko harta dan kesehatan Anda lewat asuransi perjalanan dan asuransi mobil.

GoBear menyediakan perbandingan berbagai macam asuransi mobil dan juga asuransi perjalanan sesuai dengan berbagai macam kebutuhan dan budget yang tepat untuk Anda.

Namun jangan lupa untuk menahan pengeluaran Anda. Karena walaupun kartu kredit tidak membutuhkan saldo di rekening bank, pengeluaran tetap harus Anda tahan agar tagihan per bulan Anda tidak melebihi pemasukan per bulan.

Peningkatan permintaan kartu kredit

Terutama pada bulan Ramadhan dimana kartu kredit menjadi bagian penting masyarakat Indonesia dalam pembayaran transaksi perbelanjaan mereka. Hal ini disebabkan animo belanja yang naik signifikan jika dilihat dari tren tahun lalu.

Karena itu Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) sendiri pada April kemarin menargetkan peningkatan transaksi kartu kredit sebesar 10% – 15% untuk bulan Ramadhan dan Lebaran saja. Peningkatan ini didorong dari penjualan perlengkapan rumah tangga dan bahan makanan.

Berbagai bank di Indonesia seolah tidak ingin ketinggalan untuk memanfaatkan kesempatan ini, ada banyak promo kartu kredit yang bertebaran seperti dari BNI dan Bank Mandiri.

Anda sebagai pemilik kartu kredit dapat memanfaatkan program ini selagi banyak promo yang dikeluarkan terutama untuk produk-produk rumah tangga seperti mesin cuci, vacuum cleaner dan juga bahan makanan.

Dan untuk Anda yang belum memiliki kartu kredit, jadikan momen ini untuk mengajukan kartu kredit pertama Anda karena proses yang lebih mudah dan diskon yang sudah di depan mata.

Nah, setelah Anda mengajukan kartu kredit pertama Anda, tunggu sampai Anda dihubungi pihak bank untuk konfirmasi data pribadi Anda dan dilanjutkan dengan pengiriman kartu kredit sampai ke rumah. Proses pembuatan kartu kredit sampai selesai ini bisa memakan waktu hingga lebih dari satu bulan lamanya.

Tips berbelanja menggunakan kartu kredit

Anda sebaiknya memanfaatkan kartu kredit yang bekerjasama langsung dengan ritel dan supermarket tertentu. Dengan sistem diskon langsung dan hadiah poin, jumlah akumulasi potongan yang dapat Anda terima bisa lebih dari 10% jika dibandingkan tanpa penggunaan kartu kredit dalam pembayaran.

Beberapa supermarket dan ritel yang bekerja sama dengan penerbit kartu kredit biasanya adalah Carrefour, Metro, Hypermart sampai Indomaret.

Sedangkan jika Anda lebih menyukai model belanja online, kartu kredit memang menjadi pilihan terbanyak dalam transaksi disini, hal ini diakui oleh Bukalapak dan Blibli. Dimana dalam lebaran tahun ini, Citibank menggandeng 3 raksasa e-commerce Indonesia lainnya yaitu Tokopedia, Lazada Indonesia dan Shopee.

Dalam promo ini, pelanggan dapat menikmati potongan sampai 50%. Menarik bukan?

Walaupun Bukalapak dan Shopee sudah mengajukan sistem pembayaran mereka sendiri yaitu BukaDompet milik Bukalapak dan ShopeePay untuk platform Shopee. April lalu, baru Paytren yang secara resmi diterima oleh Bank Indonesia sebagai sistem pembayaran elektronik di Indonesia.

Tetap saja, kartu kredit masih menjadi pilihan terdepan sebagai alat pembayaran karena selain menawarkan berbagai macam fleksibilitas pembayaran, banyak diskon promo dan sistem cicilan untuk memudahkan manajemen keuangan yang Anda kelola.

Dalam beberapa hari mudik ini saja, Anda dapat menggunakan kartu kredit Anda untuk cashback dan sistem poin dalam setiap pembelian tiket penerbangan bahkan sampai pembayaran tol dalam perjalanan pulang dari daerah.

Swiping a credit card

Tips penggunaan kartu kredit ala GoBear

Kartu kredit dapat menjadi solusi alternatif Anda agar tidak perlu membawa banyak uang tunai kemana-mana. Seperti dalam pembayaran langsung hotel, tiket pesawat, tol pada saat mudik. Hanya saja, tidak jarang kartu kredit menjadi pedang bermata dua yang jika tidak dikelola dengan baik akan menguras kantong Anda dalam setiap tagihan cicilannya.

Berikut beberapa hal yang perlu Anda pahami dalam setiap penggunaan kartu kredit:

Kredit berarti hutang

Dalam setiap pembayaran transaksi untuk barang atau jasa yang Anda pakai, tidak memerlukan saldo selayaknya kartu debit. Karena, untuk pembayaran kartu kredit, bank akan menyediakan uang untuk pembelian yang Anda lakukan.

Bank berani memberikan pinjaman karena kepastian kemampuan Anda membayar tagihan. Karena itulah pengajuan kartu kredit tidak mudah dan melewati berbagai proses berlapis untuk memastikan kredit yang dikeluarkan setiap bank tidak memiliki potensi kredit macet.

Karena itulah pemikiran bahwa kartu kredit sebenarnya merupakan hutang menjadi penting agar pengeluaran yang Anda lakukan benar-benar hanya untuk hal yang penting maupun mendesak.

Gunakan kartu kredit yang tepat

Saat ini ada puluhan jenis kartu yang dapat Anda pilih sesuai dengan setiap persyaratan yang berhasil Anda penuhi. Setiap kartu tersebut memiliki manfaatnya masing-masing yang unik. Pilihlah kartu kredit yang cocok dengan apa yang Anda butuhkan saat ini.

Contohnya jika Anda sering melakukan perjalanan dinas ke luar kota atau Anda memang hobi jalan-jalan, maka pilihan kartu kredit yang memberikan promo sampai poin untuk setiap pembelian setiap tiket pesawat, reservasi penginapan, sampai fasilitas ruang tunggu bandara akan sangat menarik untuk Anda miliki.

Tidak perlu memiliki banyak kartu kredit sekaligus

Jika Anda baru saja memiliki kartu kredit, akan menjadi keputusan yang bijak untuk Anda tidak memegang lebih dari satu kartu, atau dua kartu saja jika Anda benar-benar membutuhkannya.

Alasan yang paling banyak ditemui dalam setiap masalah kepemilikan kartu yang banyak adalah kesulitan manajemen kredit dan pengeluaran. Karena tanggal dan banyak tagihan dalam setiap kartu yang berbeda nantinya.

Jaga data pribadi Anda

Kartu kredit tetap riskan untuk dimanfaatkan dalam tindak kejahatan melalui pembobolan. Hal ini berbahaya karena uang yang dibobol bukan milik kita sendiri, melainkan hutang atas nama Anda.

Makanya, jika Anda sudah mulai memegang sebuah kartu kredit, kerahasiaan data pribadi menjadi sangat penting dan jangan sampai tersebar begitu saja, bahkan sampai tidak Anda sadari di media sosial.

Baca juga: 5 Tips untuk Mencegah Penipuan Kartu Kredit

Dalam setiap transaksi online pun, Anda harus waspada dengan memilih situs yang aman dan terpercaya. Situs-situs populer dengan sistem escrow dana merupakan pilihan yang tepat seperti Tokopedia, Lazada, dan Blibli karena jaminan rahasia data pribadi selain terdapat banyak promo lewat kerjasama dengan banyak bank dan retail.

Teliti dalam setiap transaksi online

Anda harus waspada dalam setiap transaksi yang Anda lakukan. Lihat kembali alamat situs yang jelas, untuk setiap url perusahaan e-commerce seperti Lazada Indonesia kita ambil contoh, alamat url situs untuk checkout adalah https://checkout.lazada.co.id.

https merupakan jenis http yang terinkripsi. Karena itu pastikan untuk setiap transaksi yang mengharuskan input data pribadi dan kartu kredit Anda terenkripsi terlebih dahulu. Hal ini untuk mencegah pencurian data oleh pihak ketiga.

Selain itu, jika Anda berbelanja di Lazada Indonesia yang beralamat di lazada.co.id, maka untuk setiap halamannya, harus berada di xxx.lazada.co.id. Hati-hati jika sewaktu-waktu Anda dialihkan ke situs lain, misalnya lazada.web.id atau lazada.id atau lazada.lazadaa.co.id karena itu semua merupakan situs yang sama sekali berbeda dengan situs resmi Lazada Indonesia.

Pengalihan halaman ke situs lain seperti ini banyak terjadi dan dilakukan sebagai alat phising atau pencurian data login sampai data kartu kredit Anda. Walaupun belum ada kasus phising di situs-situs ternama, Anda tetap harus berhati-hati terhadap iklan dan jika browser Anda terkena virus. Terlebih jika Anda berbelanja di situs yang kurang terpercaya.

Menghindari tarik tunai terlalu sering

Salah satu kelemahan kartu kredit adalah tingginya biaya penarikan tunai dibandingkan dengan kartu debit. Penarikan tunai di ATM untuk kartu kredit memakan potongan sampai 4% atau minimal 50 ribu rupiah.

Transaksi penarikan tunai ini sama sekali berbeda dengan transaksi yang Anda lakukan dalam setiap perbelanjaan. Bunga akan segera dihitung hari itu juga dan ini harus menjadi hal yang Anda pikir berulang kali apakah Anda benar-benar membutuhkan uang tersebut saat itu juga.

Jangan boros selama Ramadhan

Walaupun mayoritas masyarakat muslim mencoret makan siang dari agenda kegiatan harian mereka, tetap saja pengeluaran jauh lebih membengkak dibandingkan dengan bulan-bulan biasa. Pengeluaran untuk sahur yang memiliki porsi lebih besar dari sarapan pada umumnya, sampai takjil dan acara berbuka puasa bersama menjadi agenda baru yang menguras kantong Anda.

Anda harus menghitung kembali berapa pengeluaran yang sudah Anda bayarkan untuk berbelanja perlengkapan rumah tangga menjelang lebaran kali ini dan seberapa besar dana yang harus Anda siapkan untuk Ramadhan tahun depan.

Pengeluaran Ramadhan dapat berupa frekuensi makan minum di restoran yang lebih tinggi dibandingkan hari biasa, bahan makanan, pakaian, sampai keperluan mudik seperti tiket kendaraan, reservasi hotel dan berbagai macam rekreasi saat liburan.

Baca juga: 5 Cara untuk Mengelola Keuanganmu dengan Kartu Kredit

Karena sejatinya, tanpa perencanaan anggaran yang benar, Anda pasti akan kewalahan untuk mengontrol pengeluaran kartu kredit nantinya. Jika Anda adalah pengguna baru kartu kredit, coba untuk membatasi pemakaian kartu kredit untuk keperluan penting saja, dan abaikan diskon maupun promo produk.

Karena sejatinya, jika Anda memanfaatkan semua promo dan diskon yang tersediapun, Anda telah melakukan hal yang salah karena pengeluaran Anda akan membengkak karena terdapat banyak barang yang tidak Anda butuhkan.

Akan lebih bijak untuk menggunakan sedikit pembayaran kartu kredit dan menahan nafsu untuk pengeluaran yang jor-joran pada bulan-bulan pertama kepemilikan kartu kredit Anda.