Credit card or personal loan Masthead

Kuliah di Luar Negeri: Gunakan Kartu Kredit atau Ajukan Pinjaman Pribadi?

Kuliah di universitas luar negeri adalah pengalaman yang mengubah hidup meskipun biayanya mahal. Kami membandingkan pro dan kontra pinjaman pribadi dengan kartu kredit, lalu menemukan pendanaan yang lebih baik untuk biaya kuliah dan hidup.

Baik S1 atau keprofesian, kuliah di luar negeri sangat menyenangkan. Tanyakan pada teman-temanmu yang pernah berkuliah di luar negeri, dan mereka akan menceritakan betapa luar biasanya kesempatan untuk menjelajahi benua dan mempraktikkan kemandirian. Kalau kamu belum tahu, kemandirian adalah cara halus untuk menyebut “pesta seperti bintang rock tanpa pengawasan orang tua”.

Tapi, kamu mungkin memutuskan untuk kuliah di luar negeri karena universitas lokal tidak menyediakan mata kuliah khusus yang diinginkan. Entah karena itu atau orang tua ingin anaknya melanjutkan kuliah di institusi ternama. Keluar dari zona nyaman untuk mendapatkan pendidikan lebih baik dan beradaptasi dengan dunia baru sepertinya menyenangkan, tapi kesenangan itu tidak tahan lama. Kamu akan menyadarinya saat biaya kuliah dan hidup di luar negeri yang tinggi menghajar wajahmu. Singkatnya, kami akan membuat daftar jumlah yang harus kamu bayar di 3 tempat tujuan kuliah favorit orang tua: Australia, United Kingdom, dan Amerika Serikat.

 

Australia

UK

AS

Biaya kuliah (per tahun akademik)

AU$15,000 – AU$33,000 untuk sarjana

£10,000 – £35,000 untuk mata kuliah berbasis ceramah

US$24,930 – US$33,480 bergantung pada tempat kuliah: universitas negeri atau swasta ternama

Akomodasi

AU$70 – AU$400 per minggu

Sekitar £8,034 per tahun akademik untuk mahasiswa yang ingin kuliah di London.

US10,440 – US$11,890

Biaya hidup

Minimal AU$300  per minggu

Sekitar £7,146 per tahun akademik di London

US$3,950 – US$4,520

TOTAL

Rata-rata AU$42,093 per tahun 

Minimal £22,000 per tahun 

US$39,890 – US$49,320 

Saat berkuliah, kamu mungkin merasa tidak enak karena orang tuamu seperti ATM. Jadi, kamu mencari pekerjaan part-time seperti mahasiswa internasional lainnya dan berusaha mandiri. Tapi, sejauh mana kamu bisa menghemat kebutuhan sehari-hari dan menahan diri untuk bersenang-senang dengan teman-teman barumu? Mandiri itu tidak mudah, dan kamu butuh bantuan.

Lalu, muncullah kartu kredit dan pinjaman pribadi, di mana kamu harus mengambil keputusan besar lainnya. Mana yang harus kamu pakai untuk membayar biaya semestermu? Selain itu, masih ada biaya sewa apartemen dan hidup, dan kartu kredit mungkin tidak diterima seluas tunai. Kami membandingkan dua alternatif ini untuk mengetahui manakah yang memberikan bantuan jangka pendek lebih baik.

 

Pro

Kontra

Pinjaman pribadi

Pinjaman pribadi biasanya untuk jangka pendek. Selain biaya kuliah, kamu bisa membayar pengeluaran yang tidak menerima kartu kredit.

Suku bunga tahunan jauh lebih rendah, sekitar 4,5 – 8%.

Batas pinjaman tinggi dan persetujuan cepat untuk kebutuhan biaya mendesak.

Kamu mungkin tidak akan melihat uangmu lagi kalau dicopet atau ditipu.

Banyak uang tunai bisa membuatmu tergoda untuk hidup foya-foya dan bersenang-senang.

Pemohon baru di bank mungkin mendapatkan suku bunga lebih tinggi.

Kartu kredit

Cara bagus untuk memanfaatkan diskon dan hak keanggotaan kalau kamu sering bepergian antarkota/negara bagian.

Bank penerbit kartu mungkin memiliki asuransi dan layanan darurat gratis untuk kecelakaan perjalanan.

Tingkat keamanan lebih baik. Kalau dicuri dan disalahgunakan, kamu cukup menelepon bank dan membekukannya tanpa membayar apa pun yang ditagih.

Biaya kuliah sangat mahal, dan kamu harus melakukan roll over. Suku bunga tahunan setinggi 25%.

Terkena biaya transaksi asing sekitar 1 – 3% dan kurs yang tidak bagus.

Kartu kredit bisa mencapai batas maksimal setelah membayar biaya kuliah, lalu kamu harus tinggal seperti gelandangan di bawah London Bridge.

Kesimpulan GoBear

Saat kamu menguraikan biaya pendidikan di luar negeri seperti itu, terlihat alasan mengapa kuliah di luar negeri menjadi dilema keuangan yang menyaingi beli mobil dan menikah. Tujuan luar negeri ‘termurah’ dari ketiganya, yaitu UK, menghabiskan lebih dari tiga kali biaya yang harus dibayarkan di universitas lokal. Semua jenis pembayaran – mulai dari Bank Papa-Mama hingga tunai – harus dipertimbangkan.

Demi kemudahan, kamu mungkin mengajukan kartu kredit baru dari bank lokal atau bank internasional ternama di sana. Manfaat dari kartu kredit itu sama dengan nol, dan kamu harus menggunakan kartu kreditmu dari nol dan mengumpulkan poin hadiah atau sejenisnya. Tapi, bagian yang paling mengerikan dari kartu kredit adalah suku bunganya. Kalau kamu harus membayar semua biaya kuliah tahunanmu di sebuah universitas di London dengan kartu kredit, akumulasi bunga menjadi $4,353 hingga $15,236 per tahun. Kalau kamu mengajukan batas kredit 4,5% per tahun yang bisa dibayarkan selama tiga tahun, bunga tahun pertamamu berkisar antara $784 hingga $2,743.

Alasan itu saja sudah cukup untuk kami memilih pinjaman pribadi. Untuk menghindari pencurian atau pencopetan, investasikan saja uangmu di brankas biometrik berbasis GPS dengan tingkat keamanan tinggi.

Setelah menentukan universitas internasional untuk kuliah selama beberapa tahun ke depan, pelajari dan bandingkan paket pinjaman pribadi dengan tarif terendah dan terbaik di GoBear!