sukuk tabungan ST-002

Return 8,3 Persen, Yuk Coba Investasi Sukuk Tabungan ST-002!

Mau investasi yang aman dan menguntungkan tanpa takut terjerat riba? 

Jangan lewatkan instrumen investasi sukuk tabungan dengan nomor seri ST-002 yang baru diterbitkan pemerintah melalui Kementerian Keuangan pada 1 November lalu.

Sukuk tabungan adalah produk investasi berbasis syariah yang dikelola oleh negara. Instrumen investasi ini telah bersertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), sehingga aman secara hukum agama Islam sekaligus hukum negara karena juga dijamin Undang-Undang (UU).

Soal keuntungannya, tak perlu diragukan lagi. ST-002 menawarkan imbal hasil yang cukup menggiurkan, yaitu sebesar 8,3 persen. Nilai ini lebih tinggi dari bunga deposito yang umumnya sebesar 5-6,75 persen. 

Jika deposito mematok pajak bunga sebesar 20 persen, pajak imbal hasil atau kupon sukuk tabungan lebih rendah, yaitu sebesar 15 persen.

Jika masih ragu, yuk pahami lebih lanjut mengenai ST-002 supaya makin mantap berinvestasi. 

Fakta-fakta sukuk tabungan ST-002

1. Minimum pemesanan Rp 1 juta

Bagi kamu yang mau berinvestasi tanpa modal besar, sukuk tabungan ST-002 dapat menjadi pilihannya. Instrumen investasi ini bisa dibeli mulai dari Rp 1 juta dan kelipatannya dengan maksimal pembelian sebesar Rp 3 miliar.

Angka ini jauh lebih kecil dari  ST-001, seri sukuk tabungan sebelumnya yang terbit pada 2016 lalu. Pada seri ST-001, minimal pembelian sebesar Rp 2 juta dan maksimal Rp 5 miliar.

2. Jangka waktu 2 tahun 

ST-002 cocok untuk kamu yang ingin investasi jangka pendek. Sebab, kupon dan uang pokok investasi dapat dicairkan dalam waktu dua waktu atau pada tanggal 10 November 2020. 

3. Imbalan mengambang dengan batas bawah 8,3 persen

Kupon 8,3 persen adalah minimal batas bawah (floating with floor). Setiap tiga bulan, besar kupon dapat berubah mengikuti suku bunga acuan Bank Indonesia. Jika bunga acuan BI mengalami kenaikan, imbal hasil ST-002 pun akan meningkat. 

Tapi, tak perlu cemas jika bunga acuan BI mengalami penurunan. Sebab, dengan batas return minimal 8,3 persen per tahun, sekalipun suku bunga acuan BI turun, imbal hasil yang diterima akan tetap sebesar 8,3 persen.

Cara perhitungan imbal hasil:

Pada periode tiga bulan pertama (29 Nov-10 Feb), berlaku imbal hasil 8,3 persen. Untuk selanjutnya ditetapkan menggunakan rumus sebagai berikut: 

BI rate saat ini (5,75%) + spread sebesar 2,55%

*spread: keuntungan berupa selisih dari harga jual dan harga beli

Misalnya, jika pada bulan Maret BI rate meningkat jadi 5,9 persen, maka kuponnya akan bertambah menjadi 8,45 persen. Tapi, jika BI rate pada bulan Maret turun menjadi 5 persen, kupon akan tetap sebesar 8,3 persen.

4. Menggunakan prinsip syariah

Sukuk tabungan tidak mengandung maysir (judi), gharar (ketidakjelasan), dan riba (usury) sehingga bebas dari unsur-unsur haram.

Sukuk menggunakan akad wakalah atau perwakilan. Pada akad ini, penerbit sukuk bertindak sebagai wali atau wakil dari pemegang sukuk dalam pengelolaan dana.

Penerbit sukuk menggunakan dana untuk berbagai kegiatan yang dapat memberi keuntungan, seperti pengadaan proyek serta pembelian hak manfaat Barang Milik Negara untuk disewakan kepada Pemerintah.

Dengan begitu, imbal hasil yang didapatkan pemegang sukuk berupa uang sewa (ujrah) dengan persentase yang telah ditentukan menggunakan prinsip syariah Islam. 

Tapi jangan khawatir, meski menggunakan prinsip syariah agama Islam, non-muslim juga dapat berinvestasi di produk ini lho. 

5. Dapat dibeli di 11 mitra distribusi

Untuk pemesanan ST-002, pemerintah telah menunjuk 11 mitra distribusi yang terdiri dari enam perbankan, satu perusahaan, dua perusahaan efek khusus, dan dua perusahaan peer to peer lending. 

Kesebelas mitra tersebut antara lain, Investree, Bareksa, Tanam Duit, Permata Bank, Trimegah Securities, BNI, BTN, Mandiri, BCA, BRI, dan Modalku.

Keuntungan investasi sukuk tabungan

  1. Tak perlu takut dana investasi melayang. Pokok dan imbalan dijamin negara sehingga bebas risiko gagal bayar
  2. Tingkat imbalan lebih tinggi dari rata-rata bunga deposito bank BUMN
  3. Terdapat fasilitas early redemption tanpa dikenakan biaya pencairan
  4. Tak perlu repot ke kantor cabang karena dapat dibeli secara online
  5. Sesuai prinsip syariah sehingga lebih aman secara hukum agama
  6. Membeli ST-002 artinya berinvestasi sekaligus ikut serta mendukung pembiayaan pembangunan nasional negara RI.

Risiko ST-002

Tak ada instrumen investasi tanpa risiko, termasuk Sukuk Tabungan ST-002. ST-002 tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder sehingga ST-002 memiliki risiko likuiditas. Artinya instrumen investasi tak bisa sewaktu-waktu dicairkan kembali dalam bentuk uang. 

Meski begitu, terdapat fasilitas Early Redemption atau pencairan sebelum jatuh tempo sehingga bisa dicairkan lebih cepat jika diperlukan.

Namun, fasilitas Early Redemption ini hanya dapat dimanfaatkan oleh investor dengan minimal kepemilikan Rp 2 juta di setiap mitra distribusi. Selain itu, jumlah maksimal dana yang dapat diajukan untuk early redemption sebesar 50 persen dari total kepemilikan investor.

Untuk menghindari risiko ini, pastikan dana yang digunakan untuk investasi tidak akan digunakan setidaknya dalam dua tahun ke depan.

Cara membeli sukuk tabungan ST-002

Membeli ST-002 tak bisa dilakukan sewaktu-waktu. Mulai dari masa penawaran hingga pencairan dana dilakukan secara serempak berdasarkan timeline yang telah ditentukan. Berikut jadwalnya:

Masa penawaran : 1 -22 November 2018

Penetapan hasil penjualan : 27 November 2018

Setelmen : 29 November 2018

Periode Early Redemption : 28 Oktober - 5 November 2019

Pembayaran Imbalan ST untuk Early Redemption : 11 Oktober - 10 November 2019

Setelmen Early Redemption : 11 November 2019

Jatuh Tempo : 10 November 2020

Langkah-langkah berinvestasi ST-002

1. Registrasi 

Calon investor mendaftarkan diri melalui sistem elektronik pada salah satu mitra distribusi (midis) yang dipilih.

2. Pemesanan

Calon investor melakukan pemesanan ST-002 melalui midis yang dipilih. Pemesanan hanya dapat dilakukan pada masa penawaran. 

3. Pembayaran

Setelah pemesanan diverifikasi, calon investor akan mendapatkan kode pembayaran melalui sms atau email, sesuai dengan kebijakan masing-masing midis. 

Kode pembayaran digunakan untuk penyetoran dana investasi melalui bank (ATM, internet banking, teller, mobile banking, dan sebagainya) dalam batas waktu yang ditentukan.

4. Konfirmasi

Setelah menyetorkan dana investasi, calon investor akan mendapatkan NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) dan memperoleh alokasi ST-002 pada tanggal setelmen. 

Investasi ST-002 tak hanya menawarkan keuntungan yang menggiurkan, tapi juga cara berinvestasi yang mudah dan praktis. Selain itu, kamu juga bisa berinvestasi sekaligus membantu pembangunan negeri.

(Baca: Untung Maksimal dari Investasi Reksadana, Begini Caranya

Bagaimana, tertarik untuk berinvestasi ST-002?