tabungan-emas-pegadaian

Mengenal Tabungan Emas Pegadaian Beserta Untung-Ruginya

Ingin mencoba investasi emas tapi bujet tipis? Tabungan emas Pegadaian bisa jadi pilihannya. 

Investasi emas memang banyak diminati masyarakat lantaran dianggap minim risiko dan memberikan keuntungan yang menggiurkan. 

Buktinya, dilansir dari Harian Kontan, tercatat bahwa sepanjang tahun 2017, investasi emas memberikan imbal hasil hingga 25,75 persen. Angka ini lebih tinggi dibanding investasi di bidang keuangan lain, seperti surat utang negara yang tawarkan imbal hasil sekitar 7-8,5 persen. 

Selain itu, emas dikenal sebagai salah satu bentuk investasi dengan likuiditas cukup tinggi alias mudah diuangkan kembali. Artinya, jika sewaktu-waktu kamu membutuhkan dana untuk keperluan mendesak, kamu bisa menjual atau menggadaikan emas yang kamu miliki dalam waktu singkat. 

Namun, investasi umumnya identik dengan dana yang tidak sedikit, tak terkecuali dengan investasi emas. Alhasil, keinginan untuk mencicipi investasi emas jadi sulit direalisasikan. 

Oleh sebab itu, Pegadaian menawarkan program tabungan emas berupa layanan pembelian dan penjualan emas, disertai fasilitas titipan dengan harga terjangkau.

Disebut terjangkau, sebab pembelian emas bisa dilakukan mulai dari berat 0,01 gram atau sekitar Rp 7 ribuan (mengacu pada harga emas tanggal 12 Desember sebesar Rp 685.000 per gram). 

Kamu perlu rutin menyetor uang alias menabung untuk memperbanyak investasi emas yang kamu miliki. Uang yang disetorkan inilah yang digunakan untuk mencicil pembelian emas. Lebih mudah ketimbang membeli emas secara tunai dalam jumlah besar, bukan?

Dengan program tabungan emas Pegadaian, siapa pun bisa mencoba investasi emas tanpa terkendala biaya.

Keunggulan tabungan emas Pegadaian

Selain besar tabungan bisa dimulai dengan nominal yang kecil, tabungan emas Pegadaian juga memiliki sejumlah keuntungan lain, berikut di antaranya.

1. Pendaftaran cukup mudah

Tak diperlukan persyaratan yang rumit untuk dapat membuka rekening tabungan emas Pegadaian. Kamu hanya perlu mendatangi outlet Pegadaian dengan membawa fotokopi identitas diri dan melengkapi formulir pembukaan rekening tabungan emas yang tersedia.

2. Outlet Pegadaian tersebar di seluruh Indonesia

Saat ini, tersedia lebih dari 4.500 outlet Pegadaian di seluruh Indonesia. Artinya, jika kamu ingin melakukan pembukaan rekening atau melakukan konsultasi dengan petugas Pegadaian, kamu bisa mudah menjangkau outlet Pegadaian terdekat.

3. Top-up saldo tabungan bisa dari rumah

Selain pendaftaran yang cukup mudah, menambah saldo tabungan atau top-up juga bisa dilakukan di mana saja. Penambahan saldo tabungan emas dapat dilakukan melalui beberapa medium berikut ini:

  1. ATM, internet banking, mobile banking bank Mandiri, BNI, dan BRI dengan minimal pembelian Rp 50 ribu dan maksimal Rp 10 juta per hari.
  2. Aplikasi Pegadaian Digital dengan minimal pembelian Rp 50 ribu dan maksimal Rp 10 juta per hari.
  3. Melalui agen Pegadaian dengan minimal pembelian Rp 50 ribu.

Dengan begitu, jika enggan mengunjungi kantor Pegadaian, kamu bisa top-up tabungan melalui aplikasi atau Internet banking tanpa perlu keluar rumah.

4. Keamanan investasi terjamin

Menyimpan emas di rumah tak lepas dari risiko hilang atau dicuri. Untuk berinvestasi emas, kamu perlu memiliki tempat penyimpanan yang terjamin keamanannya, seperti safety deposit box di bank.

Nah, berinvestasi tabungan emas Pegadaian, kamu tak perlu pusing soal penyimpanan. Sebab, emas milikmu disimpan dan dijamin aman, serta diasuransikan oleh Pegadaian.

5. Mudah mencairkan dana

Kapan pun kamu membutuhkan dana tambahan, kamu bisa mencairkan tabungan emas yang kamu miliki dengan mudah dan cepat. 

Pencairan dilakukan dengan membawa buku tabungan dan bukti identitas diri (KTP atau paspor), serta melengkapi formulir permohonan di kantor cabang Pegadaian yang dikehendaki.

Tertarik menabung emas di Pegadaian? Untuk lebih jelasnya, berikut tahapan lengkap membuka rekening tabungan emas Pegadaian yang bisa dicoba.

Cara membuka rekening tabungan emas

  1. Kunjungi outlet Pegadaian dengan membawa fotokopi identitas diri (KTP/SIM/paspor) yang masih berlaku.
  2. Lengkapi formulir pembukaan rekening, serta membayar biaya administrasi sebesar Rp 10 ribu dan biaya fasilitas titipan yang berlaku selama 12 bulan, sebesar Rp 30 ribu.
  3. Jika tertarik memiliki fisik emas batangan, kamu bisa melakukan order cetak dengan pilihan keping seberat satu gram, dua gram, lima gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, dan 100 gram. Biaya cetak tergantung kepada berat kepingan yang dipilih. Besarannya mulai dari Rp 40 ribu hingga Rp 632 ribu.
  4. Untuk mendapatkan buku tabungan emas, kamu harus datang kembali ke outlet Pegadaian maksimal enam bulan sejak pembukaan rekening.

Selain membeli emas, setiap pemilik rekening juga dapat menjual, mencetak, dan mentransfer emas dengan minimal satu gram dan maksimal 100 gram per orang. Semua transaksi dapat dilakukan asalkan saldo rekening yang dimiliki setidaknya 0,1 gram dan maksimal 100 gram per rekening.

Risiko dan kerugian tabungan emas Pegadaian

Tak ada investasi yang 100 persen dijamin untung. Begitu pun dengan tabungan emas Pegadaian. Meski memiliki sejumlah keunggulan, terdapat beberapa hal yang harus kamu perhatikan jika tak ingin alami kerugian, berikut di antaranya.

1. Perhitungkan biaya tambahan

Menabung emas di Pegadaian memang bisa dimulai dari nominal yang sangat terjangkau. Seperti yang disebutkan di atas, kamu bahkan bisa menabung mulai dari Rp 7 ribuan. Tapi ingat, terdapat sejumlah biaya yang diperlukan selain setoran tabungan.

Jika membuka rekening melalui outlet pegadaian, kamu akan dikenakan biaya pembukaan rekening sebesar Rp 10 ribu, biaya fasilitas titipan selama 12 bulan sebesar Rp 30 ribu, serta biaya materai.

Jika pembukaan rekening dilakukan melalui Pegadaian Digital, kamu akan dikenakan biaya fasilitas titipan selama 12 bulan sebesar Rp 30 ribu dan pembelian saldo awal sebesar Rp 70 ribu. 

Opsi terakhir, pembukaan rekening melalui agen Pegadaian. Biaya yang dikenakan terhitung lebih besar dibanding dua opsi sebelumnya, yaitu biaya pembukaan rekening Rp 10 ribu, biaya fasilitas titipan selama 12 bulan sebesar Rp 30 ribu, pembelian saldo awal Rp 57.500, dan biaya transaksi sebesar Rp 2.500.

Selain itu, jika ingin memiliki emas dalam bentuk fisik, pertimbangkan pula biaya cetak yang terhitung mahal. Contohnya, untuk mencetak emas Antam sebesar 1 gram (perkiraan harga per tanggal 12 Desember 2018 sebesar Rp 685 ribu), kamu perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp 85 ribu. 

Bisa saja menabung emas dengan dana yang minim, namun setidaknya besar dana tabungan harus lebih besar dari biaya administrasi yang diperlukan. 

2. Risiko pencairan cepat

Tabungan emas Pegadaian memang mudah dicairkan atau dijual kembali (buyback) melalui outlet Pegadaian ataupun aplikasi, namun mencairkan tabungan sewaktu-waktu bisa membuat investasi menjadi sia-sia.

Jangan lupa, kenaikan harga emas tak terjadi dalam hitungan hari ataupun bulan, melainkan bisa tahunan. Hal tersebut pun tak dapat dipastikan karena dipengaruhi oleh banyak faktor lain. 

Dengan kata lain, selisih harga jual dan harga beli belum tentu menguntungkan atau bahkan bisa merugikan. 

3. Terdapat syarat berat minimal 

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa tabungan emas dikenakan biaya fasilitas titipan sebesar Rp 30 ribu yang berlaku selama 12 bulan. 

Fasilitas titipan bisa diperpanjang, asal saldo yang kamu miliki tercukupi. Jika kamu tak rutin menabung dan saldo tabungan emas hanya tersisa 0.01 gram, tabungan akan otomatis ditutup dengan biaya penutupan sebesar Rp 30 ribu. Bisa-bisa tabungan yang kamu miliki jadi tak bersisa. 

(Baca: Pasti Untung, Ini 5 Deposito dengan Suku Bunga di Atas 6%)

Kesimpulan

Tabungan emas di Pegadaian bisa menguntungkan asal sesuai dengan tujuan keuanganmu. Oleh sebab itu, sebelum mulai investasi di tabungan emas Pegadaian, tentukan dulu tujuan keuanganmu saat ini. 

Tabungan emas kurang direkomendasikan untuk investasi jangka pendek. Sebab keuntungan yang didapatkan tak akan sebanding dengan biaya administrasi yang dikeluarkan. 

Kamu pun harus melek pergerakan harga emas agar dapat memastikan harga emas lebih tinggi dari harga beli saat menjualnya. 

Jika tertarik berinvestasi di tabungan emas Pegadaian, mintalah simulasi perhitungan tabungan emas untuk semua kondisi yang mungkin terjadi oleh petugas Pegadaian di outlet Pegadaian terdekat. Dengan begitu, kamu memiliki gambaran untung rugi yang bisa dialami. 

(Baca: 8 Kesalahan Mengatur Keuangan Ini akan Kamu Sesali di Hari Tua)

Semoga berhasil!