asuransi mobil

Ingin Punya Asuransi Mobil? Ini Panduan Lengkap Memilihnya

Dulu, ketika membicarakan soal asuransi, semuanya tampak seakan-akan serba rumit dan membingungkan. Orang-orang khawatir akan cara klaim asuransi yang dianggap ribet. Atau bingung terhadap prosedur klaim yang lancar agar tidak ditolak. Tak terkecuali asuransi mobil. 

Namun sekarang zaman telah berubah. Faktanya, terjadi peningkatan angka premi asuransi kendaraan pada 2018 dibanding periode yang sama tahun 2017. Itu artinya makin banyak pemilik kendaraan yang sadar akan pentingnya asuransi untuk mobil mereka.

Perusahaan-perusahaan asuransi, terutama yang memfokuskan diri kepada asuransi kendaraan, berlomba-lomba memberikan layanan terbaik. Hal ini tak lepas dari perkembangan teknologi informasi yang kian pesat.

Bila melihat pada awal abad ke-21, orang mungkin tak mengira bahwa membeli premi asuransi mobil pada era sekarang akan semudah membalikkan telapak tangan. Cukup dengan telepon seluler pintar, kita bisa berburu asuransi mobil terbaik dan langsung membeli preminya.

Proses klaim pun tak lagi sukar. Semuanya serba transparan. Sebab, ini memengaruhi daya saing perusahaan asuransi itu sendiri.

Makin rumit proses klaim, kemungkinan perusahaan asuransi ditinggalkan konsumen bakal makin besar. Terlebih, layanan asuransi mobil merupakan bagian dari produk keuangan yang diawasi secara ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Konsumen pun kian menyadari manfaat asuransi mobil untuk kesehatan finansialnya. Bagaimanapun, mobil adalah aset yang membutuhkan biaya tak sedikit dalam hal pembelian dan perawatan.

Meski demikian, layanan asuransi mobil mungkin belum begitu dipahami secara menyeluruh. Salah satu penyebabnya adalah sering kali asuransi dijadikan satu paket saat membeli mobil baru, terutama secara kredit.

Konsumen hanya berfokus kepada mobil yang baru ia beli. Yang diketahui hanyalah asuransi diwajibkan ada, tanpa tahu apa saja manfaatnya dan bagaimana memaksimalkannya. 

Yang lebih mengkhawatirkan adalah orang membeli premi tanpa memahami polis asuransi tersebut. Hal ini berbahaya karena alih-alih bisa mendapatkan manfaat, kita justru berisiko rugi akibat kelalaian sendiri.

Kita akan membahasnya bersama untuk mengetahui lebih lanjut apa itu asuransi mobil dan bagaimana layanan ini bermanfaat bagi pemilik mobil. 

Jenis Asuransi Mobil

Ada dua jenis asuransi mobil berdasarkan jaminan yang diberikan, yakni total loss only (TLO) dan all risk atau comprehensive. Layanan ini terutama ditawarkan kepada pemilik mobil baru. Meski begitu, mobil lama bisa menikmatinya meski lebih terbatas.

Total loss only

Asuransi mobil total loss only menanggung risiko atas adanya kehilangan karena tindak kejahatan dan kerusakan saja. Dengan catatan biaya perbaikan atas kerusakan itu sama atau lebih dari 75 persen dari harga total mobil.

Contohnya seseorang mengalami kecelakaan saat berkendara di jalan. Mobilnya terserempet mobil lain yang dikemudikan secara tak berhati-hati. Akibatnya, ada goresan pada bodi.

Ketika dibeli, harga mobil itu Rp 150 juta. Karena kerusakaan hanya berupa goresan, bisa dipastikan biaya perbaikan tak sampai 75 persen dari Rp 150 juta. Itu artinya pihak asuransi tidak akan menanggung biaya tersebut.

Berbeda ceritanya jika mobil terguling hingga banyak bagian yang rusak. Bila ketika dihitung jumlah kerugian itu sama atau lebih dari 75 persen harga mobil, klaim bisa diajukan untuk dimintakan biaya perbaikan.

Atau misalnya kendaraan dicuri orang ketika tengah parkir. Bila pencurian bisa dibuktikan, misalnya ada rekaman kamera CCTV dan ada bukti laporan serta penyelidikan kepolisian, klaim bisa dicairkan.

All risk

Seperti tersirat dari nama jenis jaminan asuransi mobil ini, segala risiko pada mobil ditanggung oleh pihak asuransi. Biaya perbaikan ringan, berat, hingga kehilangan akan dibayar oleh perusahaan.

Dengan contoh kasus serempetan yang mengakibatkan goresan di atas, misalnya. Biaya perbaikan akan ditanggung pihak asuransi. Beberapa produk asuransi all risk juga menanggung kerusakan pada mobil pengendara lain. Tapi sebagian besar layanan ini dimasukkan ke perluasan jaminan, sehingga butuh biaya tambahan.

Misalnya kita yang lalai mengendarai mobil sehingga menabrak mobil lain. Kita bisa menyudahi debat di jalan yang bikin macet dengan langsung memberikan kartu nama atau nomor kontak kepada pengendara itu untuk mengurus perbaikan menggunakan asuransi yang kita punyai.

Karena luasnya jaminan inilah harga premi asuransi mobil all risk lebih tinggi ketimbang total loss only. Makin mahal harga mobil, premi bakal makin tinggi. Sebab, biaya perbaikan hingga suku cadang pada mobil mahal berbeda dengan mobil yang harganya lebih murah.

Kerugian yang dikecualikan

Karena banyaknya kemungkinan penyebab kerugian pada kendaraan, ada beberapa pengecualian yang diterapkan. Kerugian akibat kejadian ini tidak ditanggung oleh pihak asuransi:

- Kerusuhan, sabotase, dan terorisme
- Banjir
- Gempa bumi
- Letusan gunung api
- Angin topan/ badai
- Tanah longsor

Mobil yang rusak karena ketiga hal itu bisa ditanggung hanya jika pemiliknya memperluas jaminan. Perluasan jaminan membutuhkan biaya tambahan karena risiko kerugian yang lebih besar. 

Biaya perluasan jaminan lebih kecil ketimbang premi. Biasanya layanan ini akan ditawarkan saat konsultasi dengan pihak asuransi.

Asuransi untuk Mobil Bekas

Penjelasan tentang jenis asuransi di atas berlaku secara umum untuk mobil baru. Akan berbeda jika yang dijamin adalah mobil bekas atau sudah berusia lanjut. Biasanya batas usia mobil bekas untuk asuransi jenis TLO adalah 15 tahun, sedangkan all risk 8-10 tahun.

Premi asuransi mobil bekas pun lebih tinggi. Makin tua mobil itu, makin tinggi harga preminya.

Penyebabnya tak lain adalah kondisi mobil yang tak lagi fit sehingga lebih rentan dan makin jarangnya ketersediaan suku cadang. Ketika mobil rusak dan suku cadang sulit didapatkan, pihak asuransi akan mengalami kerugian.

Proses untuk mencari suku cadang akan menambah biaya pengeluaran. Selain itu, reputasi perusahaan bisa jatuh karena dianggap lama dalam memproses jaminan asuransi lantaran lamanya pencarian suku cadang.

Prosedur Klaim 

Pengajuan klaim asuransi tak bisa sembarangan. Ada prosedur yang mesti ditaati agar proses berjalan lancar. Berikut ini hal yang mesti diperhatikan:

- Batas waktu pelaporan kejadian. Jika kejadian sudah lama, klaim akan ditolak. Agar lebih aman, pastikan menghubungi pihak asuransi untuk pengajuan klaim setidaknya sehari setelah kejadian.

- Dokumentasikan kerusakan. Adanya video atau foto kejadian bisa menjadi bukti penguat klaim yang diajukan sehingga proses lebih cepat.

- Periksa kelengkapan dokumen. Syarat pengajuan klaim adalah adanya dokumen seperti kartu tanda penduduk dan surat izin mengemudi. Yang tak kalah penting adalah polis asuransi. Untuk kerusakan parah atau pencurian, diwajibkan adanya surat keterangan dari kepolisian.

- Setelah mengajukan klaim, tunggu konfirmasi dari pihak asuransi. Biasanya akan dikirim petugas untuk memeriksa kondisi mobil dan meminta konsumen mengisi formulir klaim.

- Formulir harus diisi lengkap, terutama bagian detail kejadian seperti hari, tanggal, hingga jam. Bila ditemukan kejanggalan, pihak asuransi berhak menolak klaim.

- Bawa mobil ke bengkel rekanan. Jika memperbaiki mobil di sembarang bengkel, ada risiko klaim akan ditolak bila bengkel itu tak punya perjanjian kerja sama dengan pihak asuransi.

Biaya Klaim

Kenapa sudah membayar premi tapi masih ada biaya klaim? Biaya klaim ini disebut biaya own risk atau deductible. Besarannya tergantung kebijakan pihak asuransi. Biaya ini diatur oleh OJK dan diperbarui secara berkala lewat surat edaran sehingga tak bisa dipatok sembarangan oleh pihak asuransi.

Biaya deductible untuk klaim kerusakan biasa umumnya berbeda dengan perluasan jaminan. Ongkos untuk klaim perbaikan akibat baret, misalnya, berbeda dengan biaya klaim mobil yang terbakar karena huru-hara.

Biaya klaim perluasan jaminan lebih besar ketimbang klaim perbaikan dalam polis reguler. Umumnya biaya klaim perluasan jaminan ditentukan dengan persentase dan ada batas minimum. Misalnya biaya itu 10 persen dari total biaya kerugian dengan batas minimum Rp 500.000.

Jika mobil rusak karena kerusuhan dan biaya perbaikan mencapai Rp 20 juta, akan diterapkan biaya deductible 10 persen x Rp 20 juta = Rp 2 juta.

Penerapan biaya klaim asuransi mobil tidak bertujuan meraup keuntungan. Biaya ini ada antara lain untuk membuat pemilik mobil lebih bertanggung jawab dan berhati-hati. Pemilik harus sadar bahwa masih ada biaya yang harus dikeluarkan meski mobil sudah ditanggung asuransi.

Awas Ditolak

Pengajuan klaim asuransi bisa saja ditolak karena tak sesuai dengan ketentuan dalam polis. Beberapa kejadian pun mengakibatkan penolakan terhadap klaim, antara lain:

- Pengemudi dalam keadaan tidak sadar sepenuhnya, misalnya mabuk, saat berkendara
- Kerugian disebabkan perbuatan jahat pemilik atau keluarganya atau orang yang bekerja untuk pemilik mobil
- Terjadi kerusakan pada material mobil, misalnya karat
- Surat izin mengemudi pemilik sudah tak berlaku
- Pengemudi melintasi jalan terlarang/melanggar rambu lalu lintas
- Pengemudi ikut kompetisi keterampilan, seperti balap atau drift, dengan mobil tersebut
- Mobil diketahui dalam kondisi tidak layak jalan ketika peristiwa yang diajukan klaim terjadi

Manfaat Asuransi Mobil

Hidup adalah misteri, tak ada yang tahu apa yang akan terjadi esok hari atau lusa ataupun hari-hari berikutnya. Karena itulah lebih baik berjaga-jaga untuk mengantisipasi hal-hal buruk yang mungkin terjadi.

Dalam hal inilah manfaat asuransi bisa digali. Mungkin hari ini kita bisa bergembira dan bangga karena akhirnya bisa membeli mobil yang lama diidam-idamkan.

Tapi besok ternyata mobil itu sudah raib digondol maling. Atau terlibat kecelakaan yang terhindarkan. Atau tertimpa bencana alam. Tak ada yang bisa memprediksi.

Kita bisa mencegah kerugian lebih lanjut dengan menjadi peserta asuransi mobil. Premi yang dibayarkan tak ada apa-apanya dibanding risiko kerugian yang kelak bisa datang tanpa diundang.

Mobil merupakan aset. Manfaat asuransi adalah sebagai penjaga aset tersebut. Tentu tak ada satu pun orang yang sudi asetnya rusak.

Namun, sebagai konsumen yang cerdas, kita mesti pandai-pandai memilih asuransi mobil terbaik sesuai dengan kebutuhan. Cari penawaran dari banyak perusahaan asuransi dan bandingkan produknya di gobear.com/id/car-insurance untuk mendapatkan layanan terbaik.

Untuk menarik manfaat maksimal asuransi mobil, periksa kelebihan dan kekurangan masing-masing produk yang ditawarkan. Premi yang tinggi tidak berarti asuransi itu lebih baik. Demikian juga sebaliknya. 

(Baca: Bagaimana Cara Mencari Penawaran Asuransi Mobil Terbaik di Indonesia?)

Misalnya asuransi A memberikan mobil pengganti selama beberapa hari saat mobil masuk bengkel untuk diperbaiki, sementara asuransi B tidak. Walau premi asuransi A lebih tinggi, kelebihan berupa adanya mobil pengganti bisa jadi sangat bermanfaat karena kita memiliki mobilitas tinggi. Tanpa pengganti, kegiatan sehari-hari pasti terganggu lantaran mobil tak bisa digunakan.

Jika membeli mobil secara kredit di dealer yang sudah punya kerja sama dengan pihak asuransi tertentu, pahami betul aturan mainnya dengan mencermati polis asuransi tersebut. Perusahaan asuransi yang baik adalah yang mau transparan dan gamblang menjelaskan produk yang ditawarkan serta mudah dalam hal pengajuan klaim.