kartu kredit syariah

Kartu Kredit Syariah: Keunggulan dan Pilihannya di Indonesia

Kartu kredit syariah memang bukan hal baru, namun nyatanya masih banyak yang belum tahu. Bagi kamu yang telah lama tergiur manfaat kartu kredit tapi khawatir terjebak riba, kartu kredit syariah adalah solusinya. 

Sebab, secara fungsi, kartu kredit syariah tak berbeda dengan kartu kredit pada umumnya. Kamu bisa menggunakan kartu kredit syariah untuk transaksi pembelanjaan hingga penarikan tunai. Tentunya, kartu kredit syariah dijalankan dengan prinsip dan kebijakan yang bersifat syariah alias sesuai dengan ajaran dan hukum agama Islam. 

Kemunculan kartu kredit syariah berawal dari fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai penggunaan kartu kredit. Dalam fatwa tersebut, DSN tidak menggunakan istilah kartu kredit, melainkan kartu syariah yang berarti kartu yang memiliki fitur dan fungsi serupa kartu kredit konvensional tapi menggunakan prinsip syariah. 

Salah satu perbedaan mencolok dengan kartu kredit konvensional adalah kartu kredit syariah tidak menerapkan sistem bunga. Tapi, bukan berarti jadi bebas biaya. Pemegang kartu kredit syariah tetap dikenakan sejumlah biaya berdasarkan akad-akad yang berlaku. 

Akad dalam kartu kredit syariah

Terdapat empat jenis akad yang diterapkan dalam transaksi menggunakan kartu kredit syariah. Berikut penjelasannya.

1. Kafalah

Penerbit kartu bertindak sebagai penjamin atau kafil bagi pemegang kartu atas semua kewajiban yang timbul dari transaksi dengan merchant atau penarikan tunai dari bank penerbit kartu. Atas pemberian jaminan tersebut, penerbit kartu mendapatkan imbalan (ujrah kafalah) dari nasabah.

2. Qardh

Penerbit kartu sebagai pemberi pinjaman kepada pemegang kartu melalui penarikan tunai dari bank atau ATM bank penerbit kartu. Pada penerapan akad ini, penerbit kartu tidak mendapatkan imbalan dari nasabah.

3. Ijarah

Penerbit kartu sebagai penyedia jasa sistem pembayaran dan pelayanan berbagai fasilitas kartu kredit. Untuk itu, nasabah dikenakan biaya keanggotaan.

4. Sharf

Akad ini digunakan sebagai hukum kartu syariah khusus transaksi yang dilakukan di luar negeri yang menggunakan mata uang asing. 

Dengan menggunakan empat akad di atas, penerbit kartu memperoleh keuntungan. Bentuknya dapat berupa biaya bulanan, imbalan atau komisi merchant, serta biaya penagihan. 

Keunggulan kartu kredit syariah

1. Tanpa skema bunga, cicilan ringan dan bebas riba

Pada kartu kredit konvensional, bunga yang dikenakan dapat menjadi salah satu sumber pendapatan bank sebagai penerbit kartu. 

Sementara, kartu kredit syariah tidak menerapkan bunga, sehingga pendapatan bank sebagai penerbit kartu hanya berasal dari akad yang diterapkan dalam kartu syariah tersebut.

Bagi pemegang kartu yang cemas terkena riba, bisa lebih tenang menggunakan kartu kredit syariah.

Selain itu, kartu kredit syariah menerapkan biaya bulanan yang dihitung berdasarkan limit kartu kredit dan sisa utang yang dimiliki. Berbeda dengan perhitungan bunga pada kartu kredit konvensional yang berdasarkan total tagihan pada bulan sebelumnya. 

Ini membuat besaran cicilan pada kartu kredit syariah secara umum menjadi lebih kecil dibandingkan kartu kredit konvensional.

2. Memiliki jangkauan yang luas

Sekalipun belum terdapat banyak pilihan kartu kredit syariah di Indonesia, jangkauan kartu kredit syariah tak perlu diragukan lagi. Sebab, kartu kredit syariah telah didukung MasterCard Internasional, sehingga dapat digunakan di negara mana pun pada mesin ATM berlogo Cirrus atau MasterCard.

Seperti kartu kredit konvensional, kartu kredit syariah juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti melunasi tagihan telepon, air, listrik, hingga membeli tiket pesawat.

3. Denda disalurkan kepada lembaga sosial

Seperti pada kartu kredit konvensional, kartu kredit syariah juga menerapkan sistem denda, seperti denda keterlambatan. Perhitungannya pun tak jauh berbeda, yaitu berdasarkan persentase tagihan yang terlambat dibayar.

Bedanya, jika denda pada kartu kredit konvensional akan masuk ke dalam pendapatan penerbit kartu, pada kartu kredit syariah, denda tersebut akan disumbangkan kepada lembaga sosial.

Tapi, bukan berarti kamu dengan sengaja terlambat melunasi tagihan dengan dalih sedekah ya. Jika ingin beramal, mending langsung ke lembaga resmi atau lembaga penyalur zakat. 

4. Biaya tarik tunai melalui ATM lebih ringan

Dibandingkan kartu kredit konvensional, beberapa komponen biaya kartu kredit syariah terhitung lebih ringan, salah satunya adalah biaya tarik tunai. 

Sebagai contoh, pada kartu kredit BNI, biaya tarik tunai yang dikenakan adalah sebesar 6 persen dari jumlah penarikan atau minimal Rp 100 ribu. Sementara, biaya tarik tunai melalui ATM pada kartu kredit BNI Syariah atau iB Hasanah Card adalah Rp 25 ribu per penarikan. 

Pilihan kartu kredit syariah di Indonesia

Bank Danamon bekerja sama dengan MasterCard menjadi pionir penerbit kartu kredit syariah yang dinamakan sebagai Dirham Card. Namun sayang, kartu kredit syariah Dirham Card tak lagi tampak pada situs resmi Bank Danamon. 

Di Indonesia, memang belum banyak bank syariah yang menerbitkan kartu kredit syariah. Saat ini, setidaknya ada dua penerbit kartu kredit syariah, yaitu Bank BNI Syariah dan Bank CIMB Niaga Syariah. 

Dari dua bank tersebut, terdapat empat jenis kartu kredit syariah yang bisa kamu pilih. Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

1. Kartu Syariah Gold CIMB Niaga 

Bank CIMB Niaga Syariah menerbitkan satu jenis kartu syariah, yaitu CIMB Niaga Syariah Mastercard Gold yang setara dengan kartu kredit CIMB Niaga Visa Gold atau CIMB Niaga Mastercard Gold. 

Sebagai pemegang kartu syariah Gold CIMB Niaga, berikut ini fitur-fitur yang bisa dimanfaatkan:

1. Gratis iuran tahunan

Untuk kartu utama Kartu Syariah Gold CIMB Niaga tidak dikenakan iuran tahunan seumur hidup. Fitur ini serupa dengan kartu kredit Gold CIMB Niaga konvensional.

2. Poin Xtra 

Setiap transaksi ritel kelipatan Rp 5 ribu, pemegang Kartu Syariah Gold CIMB Niaga akan mendapatkan satu poin Xtra yang dapat ditukarkan dengan cashback, voucher, dan promo menarik lainnya.

3. Fasilitas cicilan tetap

Tersedia fasilitas cicilan tetap untuk setiap transaksi ritel dengan Kartu Syariah Gold CIMB Niaga senilai Rp 500 ribu.

4. Quick Pay

Quick Pay merupakan fitur pembayaran tagihan rutin, seperti listrik, telepon, TV kabel, hingga Internet dalam satu lembar tagihan kartu kredit. Dengan begitu, pemegang kartu kredit bisa melunasi seluruh tagihan secara praktis.

5. Oto Pay

Oto Pay merupakan fitur pembayaran tagihan secara otomatis dengan sistem pendebetan dari rekening tabungan. Pemegang kartu kredit dapat memilih pendebetan sebesar 10 persen (minimum payment) atau 100 persen (full payment). 

Persyaratan pengajuan Kartu Syariah Gold CIMB Niaga:

  1. Usia: 21-65 tahun.
  2. Minimum penghasilan: Rp 3 juta per bulan.

2. Kartu kredit iB Hasanah Card dari Bank BNI

BNI menerbitkan tiga jenis kartu kredit syariah, yaitu iB Hasanah Card Classic, iB Hasanah Card Gold, dan iB Hasanah Card Platinum. Ketiga jenis iB Hasanah Card tersebut memiliki fitur-fitur di bawah ini:

1. SmartBill

Seperti Quick Pay pada kartu kredit CIMB Niaga, iB Hasanah Card memiliki fitur SmartBill. Fitur ini merupakan layanan pembayaran tagihan bulanan secara rutin dan autodebet. 

Beberapa jenis tagihan yang bisa dibayar menggunakan fitur ini, di antaranya pembayaran tagihan telepon, handphone, Internet, dan air bersih TPJ.

2. Danaplus

Tak hanya transaksi ritel ataupun tarik tunai, pemegang iB Hasanah Card juga bisa transfer dana menggunakan fitur Danaplus ke rekening tabungan mana pun. 

Nilai maksimal dana yang dapat ditransfer adalah sebesar 20 persen dari batas kredit iB Hasanah Card.

3. Smart Spending

Fitur Smart Spending memungkinkan pemegang iB Hasanah Card untuk menggunakan layanan cicilan tetap atas transaksi pembelanjaan di outlet maupun toko mana pun. 

Khusus untuk iB Hasanah Card Platinum, terdapat fasilitas executive lounge yang bisa dinikmati pemegang kartu kredit selama menunggu waktu keberangkatan pesawat. 

Persyaratan pengajuan iB Hasanah Card:

  1. Usia: 21-65 tahun.
  2. Minimum penghasilan: Rp 3 juta per bulan.

Biaya dan limit kartu kredit:

Iuran tahunan: 

  • iB Hasanah Card Classic: Rp 120 ribu
  • iB Hasanah Card Gold: Rp 240 ribu
  • iB Hasanah Card Platinum: Rp 600 ribu

Biaya bulanan (ditentukan berdasarkan limit kartu kredit): 

  • iB Hasanah Card Classic: Rp 90-135 ribu
  • iB Hasanah Card Gold: Rp 180-675 ribu
  • iB Hasanah Card Platinum: Rp 900 ribu-20,25 juta

Limit kartu kredit: 

  • iB Hasanah Card Classic: Rp 4-6 juta
  • iB Hasanah Card Gold: Rp 8-30 juta
  • iB Hasanah Card Platinum: Rp 40-900 juta

(Baca: 8 Kartu Kredit Terbaik 2019, Bunga Ringan Hingga Banjir Promo)

Kartu kredit syariah atau kartu kredit konvensional yang lebih untung?

Tanpa skema bunga, penghitungan biaya bulanan kartu kredit syariah secara umum terhitung lebih kecil dibandingkan kartu kredit konvensional. Ditambah lagi, biaya tarik tunai kartu kredit syariah pun lebih ringan dibandingkan kartu kredit konvensional.

Di sisi lain, penggunaan kartu kredit syariah memiliki beberapa batasan transaksi, misalnya, larangan transaksi untuk objek yang dilarang dalam hukum islam. Jadi, jangan harap dapat membeli minuman beralkohol menggunakan kartu kredit syariah.

Selain itu, kartu kredit syariah difokuskan untuk transaksi yang bersifat produktif. Alhasil, dibandingkan kartu kredit konvensional, kartu kredit syariah minim promosi dan penawaran menarik dari ritel-ritel tertentu yang bisa memangkas pengeluaran. 

(Baca: 7 Kartu Kredit Terbaik 2019 Buat Belanja di Supermarket)

Baik kartu kredit syariah maupun kartu kredit konvensional punya keunggulannya masing-masing. Bagi kamu yang ingin memangkas pengeluaran dengan mengandalkan promo kartu kredit, serta tak ingin jenis transaksi dibatasi, kartu kredit konvensional adalah pilihan yang tepat. 

Namun, jika penting bagimu untuk menjauhi skema bunga agar terhindar dari riba, kartu kredit syariah juga tak kalah menguntungkan. 

Intinya, pilih yang memang sesuai dengan kebutuhan dan preferensimu agar manfaat dari kartu kredit pun bisa dirasakan secara optimal.

Jika masih belum yakin, bandingkan saja dulu produk-produk kartu kredit dari berbagai bank Indonesia di situs perbandingan seperti GoBear Indonesia

Selamat memilih!