pengajuan-kartu-kredit

Ini Panduan Lengkap Pengajuan Kartu Kredit Online

Sudah bukan zamannya pengajuan kartu kredit harus langsung lewat bank atau sales marketing-nya. Kartu kredit kini bisa didapatkan secara online.

Pengajuan kartu kredit online tentu saja lebih ringkas dan cepat dibanding jika harus datang ke bank. Semua tahap pengajuan hingga penerbitan kartu kredit online tak butuh banyak tenaga, apalagi biaya.

Saking mudahnya, satu orang bisa mengajukan kartu kredit online hingga ke dua atau tiga bank sekaligus dalam satu hari. Berterimakasihlah kepada para ilmuwan yang telah berkontribusi mengembangkan Internet hingga menjadi sangat berguna seperti sekarang ini.

Pengajuan kartu kredit online bisa memanfaatkan sejumlah channel atau sarana. Tahap-tahapnya kurang-lebih sama. Perbedaannya paling hanya ada pada detail halaman. 

Channel untuk mengajukan kartu kredit online, yaitu:

1. Situs bank penerbit kartu
2. Situs komparasi layanan finansial yang bekerja sama dengan bank
3. Marketplace yang sudah terintegrasi

Situs bank adalah alamat online bank yang menerbitkan kartu kredit itu. Tapi belum semua bank memberikan fasilitas pengajuan kartu kredit online. Bank yang punya servis ini, antara lain BCA, BRI, dan BNI.

Adapun situs komparasi layanan finansial menyediakan informasi A-Z tentang produk-produk perbankan hingga asuransi, misalnya kredit tanpa agunan, asuransi mobil, dan kartu kredit. Di situs ini pengguna juga bisa langsung apply layanan yang dibutuhkan, termasuk kartu kredit online.

Sedangkan marketplace yang sudah terintegrasi adalah situs jual-beli yang bekerja sama dengan situs komparasi atau perbankan untuk menjadi jembatan bagi pengguna. Cara kerjanya sama seperti situs komparasi, tapi informasi tentang produk terkait tidak selengkap situs komparasi.

(Baca: Tunda Dulu Niat Apply Kartu Kredit Kalau Masih Punya 5 Ciri Ini)

Tahap pengajuan kartu kredit online di tiga sarana itu adalah sebagai berikut:

1. Registrasi

Hal pertama dan utama adalah registrasi di situs terkait. Khusus pengajuan kartu kredit online di bank, tahap registrasi disatukan dengan aplikasi saat mengisi formulir.

2. Lihat dan bandingkan fitur

Setiap produk kartu kredit itu unik. Lihat dan bandingkan kartu yang dikehendaki untuk menemukan yang paling cocok, baik syarat maupun manfaatnya. 

Pada tahap ini, pengajuan kartu kredit di situs komparasi paling berguna. Sebab, kamu bisa membandingkan kartu kredit dari banyak bank sekaligus. Jika apply di situs bank, kamu hanya dapat membandingkan jenis kartu kredit dari bank tersebut.

3. Apply

Jika sudah menemukan kartu kredit yang paling pas, langsung apply. Dari situ, kamu biasanya akan diminta isi formulir dan upload dokumen yang disyaratkan. Jadi siapkan juga hasil scan dokumen seperti KTP, NPWP, hingga slip gaji.

4. Kirim aplikasi

Pengajuan kartu kredit online pada tiap bank bisa berbeda prosedurnya. Ada yang semuanya bisa lewat online, tapi ada pula yang formulir dan dokumennya harus dikirim lewat surat pos. Cek ketentuan pengiriman ini agar tidak keliru.

5. Tunggu verifikasi

Biasanya dalam satu-dua pekan setelah pengajuan kartu kredit akan ada telepon masuk dari petugas bank untuk verifikasi. Telepon ini sangat penting untuk memastikan nasib aplikasimu. Bila telepon berkali-kali tak dijawab atau terlewat, kartu kredit dipastikan tak akan terbit.

6. Kartu kredit diterima

Umumnya sekitar seminggu setelah verifikasi, sudah ada keputusan apakah pengajuan kartu kredit online diterima atau tidak. Bila tak kunjung ada kabar, mungkin aplikasi ditolak. Bila berhasil, kartu akan dikirim ke alamat sesuai dengan yang tertera di formulir kartu kredit.

Kepeleset Kartu Kredit Online

Mudah bukan pengajuan kartu kredit online? Tapi, di balik kemudahan itu, ada beberapa hal yang bisa bikin terlena dan membuat kamu kepeleset. 

(Baca: Wajib Tahu! Ini Seluk Beluk Kartu Kredit yang Harus Dipahami)

Kartu kredit online atau bukan, ada syarat yang harus dipenuhi kalau kamu hendak mendapatkannya. Jika ada satu saja syarat yang tak terpenuhi, ucapkan selamat tinggal kepada harapan untuk memiliki kartu kredit. 

Syarat yang biasanya menjadi penghadang utama, antara lain:

- Penghasilan minimum

Misalnya bank mematok Rp 5 juta, tapi yang gajinya Rp 4,8 juta memaksa mengajukan. Biasanya angka yang dipatok itu sudah paten, tak bisa ditawar lagi. Terlebih pengajuan kartu kredit online, di mana tidak ada interaksi langsung dengan petugas bank.

- Punya kartu kredit sebelumnya

Demi mengejar limit tinggi, nekat apply kartu kredit online dengan syarat punya kartu kredit sebelumnya. Padahal ini baru pertama kali apply.

- Nomor telepon keliru

Memasukkan nomor telepon itu wajib sebagai syarat apply kartu kredit online ataupun offline. Kalau sampai keliru memasukkan nomor, pengajuan kartu kredit tak akan bisa ditindaklanjuti. Sebab, tidak ada nomor yang bisa dihubungi petugas bank untuk memverifikasi.

Bebas mau menggunakan sarana mana pun untuk pengajuan kartu kredit online. Baik bank, situs komparasi, maupun marketplace memiliki prosedur yang tak terlalu berbeda. Toh, ujungnya aplikasi itu masuk ke bank juga.

Hal yang mesti diingat adalah pengajuan kartu kredit harus sesuai dengan syarat yang diminta agar tembus. Tak lupa juga tanggung jawab ketika sudah berhasil menggenggam kartu multi-manfaat tersebut. 

Kartu kredit adalah alat pembayaran, bukan kartu utang. Jangan sampai asal menggunakan lantas lalai bayar tagihan.