Kartu kredit Mastercard vs Visa

5 Perbedaan Kartu Kredit Visa dan MasterCard

Sudah tahu perbedaan Visa dan MasterCard?

Bagi pengguna kartu kredit, pasti sudah tak asing dengan dua provider kartu tersebut. Kamu pun mungkin sudah sering melihat logo kedua provider ini baik pada kartu kredit maupun kartu debit. Meski begitu, ternyata masih banyak yang belum memahami perbedaan Visa dan MasterCard. 

Perlu diketahui, baik Visa maupun MasterCard bukanlah penerbit kartu kredit. Keduanya hanya menyediakan sistem pembayaran pada kartu dan menghubungkan kartu dengan merchant. 

Oleh sebab itu, keduanya harus menjalin kerja sama dengan bank di berbagai negara untuk menyokong sistem pembayaran kartu kredit dari bank terkait. 

Lalu, apa perbedaan Visa dan MasterCard? Dan mana yang sebaiknya dipilih? Untuk tahu jawabannya, yuk simak ulasannya berikut ini.

1. Perusahaan provider

Visa dan MasterCard berasal dari dua perusahaan induk yang berbeda. Visa merupakan produk dari Visa International Service Association (VISA Inc) yang bermarkas di Foster City, California, Amerika Serikat. Sedangkan MasterCard dikeluarkan oleh MasterCard International dan berpusat di New York, Amerika Serikat.

Bisa dikatakan bahwa Visa dan MasterCard saling bersaing satu sama lain. Sebab, keduanya sama-sama menawarkan teknologi pembayaran global dan bertindak sebagai penghubung merchant dengan kartu kredit.

Sekalipun terdapat provider kartu kredit lain, seperti JCB dan Amex, namun Visa dan MasterCard-lah yang sampai saat ini paling mendominasi pasar.

2. Jangkauan pengguna

Dilansir dari Finder, Visa memiliki jumlah kartu ATM dua kali lebih banyak dibanding MasterCard. Visa pun lebih unggul dibanding MasterCard perihal jumlah transaksi. Perusahaan Visa memang lebih besar dan lebih dulu berdiri dibanding perusahaan MasterCard. 

Meski begitu, MasterCard mampu meningkatkan pangsa pasarnya secara signifikan. Terbukti saat ini, tak ada perbedaan besar antara Visa dan MasterCard dari segi jumlah merchant dan jangkauan negara.  

Misalnya, di Indonesia kamu bisa dengan mudah menemukan merchant yang bekerja sama dengan kedua provider tersebut, baik online maupun offline. Bahkan hampir tak ada merchant yang hanya menerima satu jenis provider.

3. Sistem keamanan 

Keamanan transaksi adalah hal yang paling penting bagi pengguna kartu kredit, terutama untuk transaksi online. Visa dan MasterCard memiliki sistem keamanan yang sedikit berbeda. 

Visa menawarkan skema Verified by Visa, yaitu skema otentikasi menggunakan pin statis atau One Time Password (OTP). Pin atau OTP akan dikirimkan  ke nomor telepon genggam pengguna, saat pengguna ingin melakukan transaksi online

Sementara MasterCard menawarkan proteksi berupa secure code atau pin tambahan untuk melakukan transaksi online. Pin dapat dibuat sendiri oleh pengguna secara online. 

4. Jenis kartu Visa dan MasterCard

Secara fungsi dan penggunaan, Visa dan MasterCard memiliki lebih banyak persamaan dibanding perbedaan. Keduanya pun sama-sama menyediakan tiga tipe kartu kredit, yaitu silver, gold, dan platinum. 

Namun, ternyata baik Visa dan MasterCard juga menyediakan tiga jenis kartu yang berbeda satu sama lain. Berikut daftarnya.

Visa Signature dan Visa Infinite

Visa memiliki dua jenis kartu kredit dengan privilege lebih tinggi dari tiga tipe kartu sebelumnya. Pertama, Visa Signature yang dikenal eksklusif karena hanya dapat dimiliki oleh pengusaha atau profesional dengan penghasilan mulai dari Rp 20 juta per bulan atau nasabah prioritas. Limit yang diberikan mulai dari Rp 40 juta hingga Rp 1 miliar. 

Satu kelas di atas Visa Signature, terdapat Visa Infinite yang hanya bisa dimiliki oleh mereka dengan aset tunai sebesar USD 100 ribu atau Rp 1 miliar dan minimal penghasilan bulanan mulai dari Rp 250 juta. Nasabah juga harus memiliki rekening, deposito, atau investasi dari bank penerbit kartu. Limit yang diberikan bisa sampai tak terbatas alias tanpa limit.

World MasterCard dan World Elite MasterCard

MasterCard turut menjaring nasabah premium melalui World MasterCard dan World Elite MasterCard. Untuk memiliki kartu kredit World MasterCard, nasabah harus memiliki penghasilan mulai dari Rp 20 juta per bulan. 

Sedangkan, World Elite MasterCard merupakan jenis tertinggi dari MasterCard. Dengan kartu ini, berbagai penawaran kelas satu bisa kamu dapatkan, mulai dari promo perjalanan, penginapan, hingga restoran mewah.

(Baca: 5 Kartu Kredit Mandiri Terbaik untuk yang Bergaji Rp 5 Juta)

5. Biaya transaksi

Saat melakukan transaksi, ada biaya tambahan yang dikenakan Visa atau MasterCard. Misalnya, jika Visa mengenakan biaya 1 persen dari total transaksi untuk transaksi di luar negeri, MasterCard mematok biaya yang berbeda-beda mulai dari 0,2 hingga 1 persen tergantung merchant yang digunakan. 

Selain biaya, baik Visa maupun MasterCard gencar memberikan promo, bonus, dan reward saat melakukan transaksi. Namun, umumnya promo lebih banyak diberikan oleh penerbit kartu ketimbang jaringan kartu kredit. 

Jadi, pilih Visa atau MasterCard?

Jika melihat sejumlah poin di atas, sebetulnya tak ada perbedaan signifikan pada kedua jenis provider tersebut. Baik Visa maupun MasterCard pun telah bekerja sama dengan sejumlah merchant di Indonesia sehingga dapat memudahkanmu saat berbelanja. 

Oleh sebab itu, saat ingin mengajukan kartu kredit, sebetulnya tak jadi soal provider apa yang akan kamu pilih. Dibanding menentukan provider kartu kredit, jauh lebih penting mempertimbangkan tawaran yang diberikan oleh bank penerbit, seperti suku bunga, biaya bulanan, rewards, dan sebagainya.

(Baca: Kartu Kredit Bisa Bikin Kamu “Kaya” dengan 5 Bonus Ini)

Jadi, sudah tak bingung lagi kan?