kegunaan kartu kredit

5 Kegunaan Kartu Kredit yang Bikin Orang Iri

Buat banyak orang, memiliki kartu kredit adalah berkah. Begitu banyak kegunaan kartu kredit yang bisa dimanfaatkan untuk meringankan hidup sehari-hari.

Memang, kartu kredit itu ibarat belati bermata dua. Bila digunakan sewajarnya dan sesuai dengan tujuan, kegunaannya akan terasa. Sedangkan jika tidak berhati-hati, celakalah akibatnya.

Kamu yang telah menikmati kegunaan kartu kredit termasuk pengguna belati golongan pertama. Kamu telah mampu bertanggung jawab sebagai pengguna kartu kredit.

Sebaliknya, buat yang punya kartu kredit dan terjerat utang karena penggunaannya, lebih baik tinjau ulang kepemilikanmu. Bisa jadi di luar sana banyak yang lebih layak memiliki kartu sakti tersebut.

Lagi pula, tak sedikit mereka yang penasaran ingin merasakan kegunaan kartu kredit tapi terus-terusan gagal. Penyebabnya tak lain tak bukan adalah penolakan yang mereka dapatkan saat mengajukan aplikasi kartu kredit.

Lalu apa sebenarnya kegunaan kartu kredit itu? Berikut ini di antaranya:

1. Mempermudah transaksi

Bayangkan kamu hendak membeli laptop seharga Rp 20 juta. Bila membawa uang cash, tentu bakal merepotkan. Harus bawa amplop besar, tapi bisa terlihat mencolok dan ada risiko kemalingan. Tidak mungkin pastinya uang sebanyak itu muat di dompet.

Transaksi bakal lebih mudah jika pakai kartu kredit. Cukup sisipkan selembar tipis kartu, pembayaran bisa diselesaikan tanpa kerepotan.

Untuk transaksi dengan nilai lebih kecil pun kegunaan kartu kredit sangat terlihat. Buat belanja bulanan di supermarket, misalnya. Kamu dan kasir tak perlu menghitung lembar demi lembar uang saat membayar. Cukup gesek, tanda tangan atau masukkan PIN, selesai.

Contoh lain adalah transaksi online. Ketika beli tiket mudik, misalnya. Tak perlu ke ATM atau minimarket, hanya perlu siapkan kartu kredit untuk menyelesaikan pembayaran.

(Baca: Wajib Tahu! Ini Seluk Beluk Kartu Kredit yang Harus Dipahami)

2. Menghindari denda

Kegunaan kartu kredit yang sangat berharga adalah mencegah pengeluaran tambahan akibat kelalaian. Kamu pasti punya tagihan rutin tiap bulan, misalnya telepon, air, listrik, dan televisi kabel.

Kesibukan tiap orang berbeda, tapi ada kemungkinan kamu larut dalam kegiatan kerja atau apa pun sehingga lupa membayar tagihan tersebut. Kunci untuk menghindari denda akibat kealpaan ini adalah kartu kredit.

Kamu bisa menghubungi operator penyedia layanan rutin itu, misalnya customer service First Media atau Indihome, untuk mengatur autopayment alias pembayaran otomatis untuk tagihan-tagihan rutin tersebut. Tanpa lewat operator pun kamu bisa mengatur sendiri, yakni melalui marketplace yang menyediakan fitur itu, seperti Tokopedia atau Bukalapak.

Marketplace ini bekerja sama dengan penyedia layanan dalam pembayaran. Kamu bisa membayar tagihan secara manual atau otomatis, tinggal diatur. Tapi jangan lupa tetap cek nominal tagihan. Jangan sampai membayar lebih dari pemakaian.

3. Alat tukar di luar negeri

Bagi kamu yang kerap bepergian ke luar negeri, kurang afdal rasanya jika tak memiliki kartu kredit. Salah satu kegunaan kartu kredit adalah sebagai alat tukar yang berlaku di luar negeri.

Ada dua jenis jaringan kartu kredit yang beredar di Indonesia, yakni Mastercard dan Visa. Tergantung jaringan kartu kreditmu, transaksi di luar negeri bisa dilakukan tanpa harus menukar uang ke mata uang negara tersebut.

Nantinya nominal transaksi dikonversikan ke rupiah sesuai dengan kurs saat itu. Kamu tinggal bayar tagihan setelah liburan selesai.

4. Mengatur keuangan

Jika menggunakan kartu kredit, semua transaksi terekam dengan baik. Data pengeluaran itu ada dalam lembar tagihan, lengkap dengan tanggal transaksi. Ini artinya kamu bisa mengatur keuangan lebih cermat.

Kamu bisa menggunakan data pengeluaran bulan lalu untuk mengatur keuangan bulan depan. Misalnya bulan lalu habis Rp 2 juta untuk A, B, C, sampai Z. Bulan depan angka itu bisa jadi patokan sebagai batas maksimal pengeluaran.

Berbeda halnya jika kamu mencatat pengeluaran secara manual. Bisa jadi ada pengeluaran yang luput dari catatan, terutama yang kecil-kecil. Kartu kredit bisa membantu dalam soal ini.

Kegunaan kartu kredit untuk mengatur keuangan juga tampak ketika ada keadaan darurat dan butuh dana mendesak. Misalnya rumah bocor saat musim hujan sehingga butuh renovasi segera.

Tatkala duit lagi tipis, kartu kredit adalah solusinya. Kamu bisa membayar di belakang pakai kartu kredit. Bahkan kamu bisa memanfaatkan fasilitas cicilan dengan bunga hingga 0 persen selama 24 bulan.

5. Meringankan pengeluaran

Semua orang ingin meringankan pengeluaran, termasuk kamu pastinya. Dengan kartu kredit, pengeluaran bakal lebih ringan karena beragam promosi yang ditawarkan.

Misalnya cash back atau diskon sekian persen dari transaksi kartu kredit. Atau poin yang kelak bisa ditukar dengan hadiah tertentu, seperti tiket pesawat terbang gratis, saat sudah terkumpul banyak. Bisa juga cicilan 0 persen yang buat pengeluaran lebih ringan tiap bulan.

Sederet kegunaan kartu kredit itu tak bisa dimungkiri membuat banyak orang iri, terutama yang belum bisa memilikinya. Kalau kamu merasa belum bisa mereguk manfaat kartu kredit itu, berarti kamu belum mampu memaksimalkannya. Kini saatnya berubah.

(Baca: Trik Cerdas Memaksimalkan 3 Promosi Kartu Kredit)

Tertarik ajukan kartu kredit? Kamu bisa ajukan secara online lewat situs perbandingan seperti GoBear Indonesia. Tinggal kunjungi www.gobear.com/id, lalu bandingkan produk-produk kartu kredit dari berbagai bank di Indonesia. Setelah mantap memilih, langsung ajukan deh. Selamat mencoba!