klaim-asuransi-mobil

9 Cara Mencegah Klaim Asuransi Mobil Ditolak

Klaim asuransi mobil ditolak seharusnya menjadi cerita lama yang tak terulang kembali.

Perusahaan asuransi umumnya menerapkan prosedur yang ketat dalam soal klaim. Karena itu, kita tak bisa sembarangan mengajukan permintaan klaim asuransi mobil.

Tapi faktanya, masih banyak klaim asuransi mobil ditolak karena pemiliknya tak mengindahkan syarat dan ketentuan yang berlaku. Lantaran merasa sudah membayar premi, banyak dari kita yang menganggap enteng prosedur klaim asuransi mobil ini. Padahal dalam polis sudah tertera cara mengajukan klaim asuransi lengkap dengan syarat-syaratnya.

Misalnya ke bengkel dulu baru lapor ke pihak asuransi. Hal ini tidak dibenarkan, terlebih jika memakai bengkel yang tidak dalam jaringan asuransi.

Untuk mencegah klaim asuransi mobil milikmu ditolak, simak tips berikut ini.

1. Laporkan segera

Perusahaan asuransi mematok batas waktu pelaporan klaim. Jika klaim masuk melewati periode itu, jangan harap laporan diproses. Karena itu, usahakan hal pertama yang dilakukan setelah terjadi insiden adalah melaporkannya.

2. Lewat saluran resmi

Meski kamu sudah kenal dengan sales atau pegawai asuransi terkait, laporan tetap harus lewat saluran resmi. Bukan via WhatsApp atau telepon ke kenalan itu. Laporan bisa disampaikan lewat telepon ke kantor atau e-mail resmi, tergantung kebijakan perusahaan tersebut.

3. Sertakan dokumen lengkap

Cek polis, dokumen apa saja yang perlu disertakan dalam klaim. Selain itu, perhatikan apakah dokumen itu harus asli atau hanya perlu salinannya. Bila dokumen tak lengkap, klaim asuransi mobil tak bisa diproses.

(Baca: Ingin Punya Asuransi Mobil? Ini Panduan Lengkap Memilihnya)

4. Perlu surat kepolisian atau tidak

Beberapa jenis klaim memerlukan surat keterangan dari kepolisian. Misalnya kerusakan akibat kecelakaan dan kehilangan mobil. Surat ini menjadi bukti penguat terjadinya insiden untuk dimintakan klaim.

5. Pastikan wilayah di-cover

Ketika terjadi insiden di luar wilayah domisili, cek dulu ke perusahaan asuransi apakah bisa dilakukan klaim di daerah setempat. Biasanya klaim bisa dilakukan di kota-kota besar.

6. Beri tahu bila ada aksesori tambahan

Premi mobil standar dan yang menggunakan aksesori tambahan biasanya berbeda. Ada tambahan biaya pula untuk aksesori, misalnya bumper atau rear wing. Bila tak ada pemberitahuan, klaim atas kerusakan pada aksesori pasti ditolak.

7. Insiden tidak termasuk pengecualian

Dalam polis, ada daftar pengecualian insiden yang tak bisa dimintakan klaim asuransi. Contohnya mobil dikemudikan tanpa surat izin mengemudi. Atau mobil terlibat kecelakaan ketika melanggar peraturan lalu lintas. Memaksa meminta klaim atas insiden semacam itu hanya akan berbuah penolakan.

8.  Dokumentasikan kondisi mobil

Kadang diperlukan bukti tambahan berupa foto mobil sebelum dan sesudah terjadinya kerusakan. Untuk mengantisipasi, fotolah mobil saat belum diasuransikan. Saat terjadi insiden, foto juga kondisi mobil itu sebagai perbandingan.

9. Pastikan polis aktif

Polis bisa jadi tidak aktif karena dua hal, yakni mengalami lapse atau dalam masa tunggu. Polis lapse jika premi tak kunjung dilunasi. Sedangkan masa tunggu biasanya selama sebulan setelah penandatanganan polis. Bila insiden terjadi dalam masa tunggu, coba konsultasikan dulu ke pihak asuransi untuk dicarikan solusi.

Kunci utama untuk mencegah klaim asuransi mobil ditolak adalah membaca dengan cermat polis asuransi tersebut. Di situ seharusnya sudah tertera hak dan kewajiban kedua belah pihak, termasuk soal prosedur klaim.

Kasusnya berbeda jika mendapati pihak asuransi yang nakal. Sudah memenuhi prosedur, tapi klaim tetap ditolak. Untuk mengantisipasi hal seperti ini, harus hati-hati sebelum membeli polis asuransi mobil. Pengalaman orang lain dengan pihak asuransi tersebut bisa dijadikan bahan pertimbangan sebelum membayar premi. 

Jangan lupa juga untuk membandingkan fasilitas asuransi mobil terbaik yang ditawarkan. Ketika bertemu dengan agen atau sales asuransi itu, manfaatkan dengan menanyakan semua hal, terutama yang berkaitan dengan prosedur klaim asuransi.

Tak perlu sungkan menolak ketika mendapat jawaban yang tak pas di hati. Asuransi adalah layanan win-win solution, baik bagi penyedia maupun pengguna asuransi. Harus ada kecocokan untuk menjalankan kerja sama yang menguntungkan ini.

(Baca: Awas Salah Pilih, Ini 4 Ciri Asuransi Mobil All Risk Terbaik)