Asuransi Mobil Syariah

3 Asuransi Mobil Syariah Terbaik 2019, Aman Tanpa Riba

Produk asuransi mobil syariah mungkin belum sebanyak asuransi mobil konvensional. Namun bukan berarti kualitas perlindungannya jadi diragukan. 

Bagi mereka yang ingin memiliki proteksi kendaraan yang menerapkan hukum agama Islam, asuransi mobil syariah dapat menjadi solusi yang tepat. 

Secara umum, tak ada perbedaan antara asuransi mobil syariah dengan konvensional, terutama dari segi layanan, tarif, hingga bengkel rekanan. Selama masih berasal dari perusahaan yang sama, bengkel mitra untuk nasabah asuransi mobil konvensional dapat melayani nasabah asuransi mobil syariah juga.  

Jenis perlindungan yang ditawarkan asuransi mobil syariah pun tak berbeda dengan asuransi konvensional. Asuransi mobil syariah menawarkan dua paket perlindungan, yaitu total loss only (TLO) dan comprehensive atau yang dulu dikenal dengan sebutan all risk. 

Perlindungan comprehensive artinya perusahaan asuransi memberikan jaminan secara menyeluruh atas semua risiko yang terjadi pada kendaraan. Mulai dari timbulnya baret karena keserempet, hingga hilang dicuri. 

Adapun total loss only hanya memberikan ganti rugi terhadap kerusakan mobil di atas 75 persen. Misalnya, mobil rusak berat hingga tidak dapat digunakan atau hilang akibat dicuri. 

Punya fitur dan jenis perlindungan serupa, serta bengkel rekanan yang sama, lalu apa bedanya asuransi mobil syariah dengan asuransi mobil konvensional?

Perbedaan asuransi mobil syariah dan konvensional

Jika asuransi mobil konvensional menggunakan prinsip transaksi jual beli alias kedua belah pihak (perusahaan asuransi dan nasabah) ingin sama-sama untung, berbeda dengan asuransi mobil syariah yang menerapkan prinsip tolong-menolong (ta’awuni). 

Setiap peserta asuransi mobil syariah akan memberikan kuasa kepada perusahaan asuransi untuk mengelola dana peserta (dana tabarru’) menggunakan akad Wakalah Bil Ujrah. Sebagai imbalannya, pengelola berhak mendapatkan ujrah atau biaya jasa. 

Dana tabarru’ yang dikelola oleh pihak asuransi ini juga diperuntukkan sebagai dana ganti rugi bagi para peserta asuransi yang mengalami risiko finansial atas kendaraannya. Artinya, dana ganti rugi yang didapatkan seorang peserta merupakan dana yang berasal dari sejumlah peserta lainnya. Inilah wujud prinsip tolong-menolong tersebut.

Berbeda dengan asuransi mobil konvensional, pengelolaan dana asuransi syariah tunduk pada aturan hukum Islam. Dengan begitu, penempatan dan alokasi dana tabarru’ tidak boleh bertentangan dengan ajaran agama Islam. 

Misalnya, dalam pengelolaan dana tidak boleh ada unsur perjudian, barang haram, serta tindakan yang dianggap melarang hukum Islam lainnya, seperti menginvestasikan dana di  perusahaan alkohol. 

Memang belum banyak asuransi mobil berbasis syariah, tapi jika saat ini kamu berencana mengajukan asuransi kendaraan, tiga pilihan asuransi mobil syariah di bawah ini adalah rekomendasi terbaiknya.

Rekomendasi asuransi mobil syariah terbaik 2019

1. Asuransi Mobil All Risk Otomate Syariah

Asuransi Mobil All Risk Otomate Syariah merupakan produk asuransi dari Asuransi Central Asia (ACA) Syariah. Asuransi ini tersedia dengan harga pertanggungan di atas Rp 100 juta. 

Perlindungan yang diberikan oleh Otomate Syariah meliputi,

  1. Kerusakan kendaraan akibat tabrakan, pencurian, ataupun kecelakaan lalu lintas.
  2. Kerusuhan dan huru-hara.
  3. Bencana alam.
  4. Tanggung jawab hukum pihak ketiga hingga Rp 20 juta.
  5. Santunan kematian akibat kecelakaan bagi pengemudi dan penumpang sebesar Rp 10 juta per orang.

Peserta asuransi mobil Otomate Syariah diwajibkan menghibahkan 55 persen dari kontribusi yang dibayarkan sebagai dana tabarru untuk menolong peserta lain. 

Sebagai pengelola dana, pihak asuransi ACA Syariah akan bertindak sebagai wakil peserta dalam setiap kegiatan. Dengan begitu, pengelola akan mendapatkan ujrah sebesar 45 persen dari kontribusi.

(Baca: Ingin Punya Asuransi Mobil? Ini Panduan Lengkap Memilihnya )

2. Asuransi Mobil All Risk Syariah Garda Oto

Asuransi Mobil All Risk Syariah Garda Oto merupakan bagian dari unit syariah Asuransi Astra. 

Asuransi ini menyediakan fasilitas, tarif, dan jenis produk serupa dengan asuransi konvensional. Perbedaannya hanya terletak pada akad dan pengelolaan dananya.

Perlindungan yang diberikan Asuransi Mobil All Risk Syariah Garda Oto meliputi jaminan ganti rugi atas kehilangan atau kerusakan akibat kejatuhan benda, kebakaran, pencurian, tindakan kriminal, serta kecelakaan lalu lintas.

Jika tidak pernah mengajukan klaim, peserta asuransi mobil syariah Garda Oto bisa menikmati potongan premi perpanjangan sebesar 5 persen melalui skema “No Claim Bonus”. 

Bagi kamu yang berdomisili di area Jakarta, Bogor, Bandung, dan Surabaya, pembelian polis asuransi mobil dapat dilakukan secara online melalui Garda Oto Digital.

Soal reputasi, asuransi mobil dari Garda Oto tak perlu ditanyakan lagi. Salah satu buktinya adalah penghargaan Top Brand Award sejak 2007 hingga 2017 untuk kategori Car Insurance yang berhasil disabet Garda Oto. 

3. Asuransi Mobil Autocilin Ikhlas

Asuransi mobil Autocilin Ikhlas merupakan produk asuransi mobil syariah dari Adira Insurance. 

Autocilin Ikhlas menawarkan tiga jenis paket perlindungan, yaitu Autocilin Comprehensive, Autocilin Comprehensive Plus, dan Autocilin TLO. 

Selain jaminan perlindungan, Autocilin Ikhlas juga menyediakan fitur layanan yang dapat memudahkan peserta asuransi untuk mengakses jaminan yang diberikan. Salah satunya adalah Autocilin Mobile Claim Application, yaitu fitur pengajuan klaim menggunakan aplikasi smartphone. 

Tiap peserta juga dapat menikmati layanan Autocilin Rescue saat mengalami kejadian buruk di jalan. Misalnya, mengalami gangguan ban, pendingin mesin mati, hingga kehabisan bahan bakar. Semua kejadian tersebut bisa diatasi dengan bantuan fitur Emergency Roadside Assistance dari Autocilin Rescue secara gratis.

Peserta asuransi mobil Autocilin Ikhlas juga dapat menentukan sendiri besaran premi yang ingin dibayarkan. Jadi, bisa disesuaikan dengan kemampuan dan keinginan.

Jika tertarik dan berencana mengajukan asuransi mobil Autocilin Ikhlas pada tahun 2019, kamu bisa menikmati penawaran diskon premi sebesar 15 persen.

Tips memilih asuransi mobil syariah terbaik

Asuransi mobil syariah menawarkan paket dan jenis perlindungan yang serupa dengan asuransi mobil konvensional. Namun, terdapat perbedaan perjanjian hingga sistem pengelolaan dana yang bisa mempengaruhi manfaat yang didapat. 

Nah, untuk mendapatkan asuransi mobil syariah terbaik, simak dulu tips memilih asuransi mobil syariah terbaik, berikut ini.

1. Pahami pengelolaan dana Tabarru

Seperti yang telah dijelaskan di atas, asuransi syariah memiliki prinsip sharing risk alias saling memikul risiko di antara sesama peserta. Dengan kata lain, antara satu peserta dengan yang lain akan menjadi penanggung atas risiko yang muncul. Untuk itu, peserta menghibahkan dana tabarru yang kemudian dikelola oleh perusahaan asuransi. 

Perlu diketahui bahwa dana tabarru memiliki jumlah yang cukup banyak, yaitu hingga lebih dari setengah biaya premi yang dibayarkan. Oleh sebab itu, sebagai peserta asuransi, kamu punya hak untuk mengetahui penempatan dan penyaluran dana tabarru. Pastikan penyalurannya telah sesuai dengan hukum Islam, serta digunakan untuk membantu sesama.

2. Pahami hak peserta

Berbeda dengan asuransi konvensional, pada asuransi syariah terdapat sistem bagi hasil. Ini juga sering jadi pertimbangan beberapa orang untuk beralih dari asuransi konvensional ke asuransi syariah.

Bagi hasil dapat berupa bentuk potongan premi ataupun uang tunai. Sebelum memilih asuransi syariah mobil, pastikan kamu telah memahami sistem pembagian keuntungan ini agar tidak merasa dirugikan. 

3. Pastikan perusahaan asuransi di bawah pengawasan DPS

DPS atau Dewan Pengawas Syariah merupakan badan resmi yang mengawasi lembaga keuangan dengan sistem syariah, termasuk asuransi kendaraan bermotor syariah. 

Untuk memastikan asuransi yang dipilih aman dan terpercaya, pastikan asuransi syariah yang dipilih telah diawasi oleh DPS. Dengan begitu, kamu bisa lebih tenang dan yakin bahwa fasilitas perlindungan yang didapatkan telah optimal dan sesuai dengan hukum agama Islam. 

Selain itu, secara umum untuk mengetahui reputasi perusahaan asuransi dapat dilakukan dengan melihat kemampuan keuangan perusahaan melalui data risk based capital, rasio likuiditas, dan dana jaminan. 

(Baca: 7 Asuransi Mobil Terbaik 2019 dan Tips Memilihnya)

Setelah tahu perbedaan asuransi mobil syariah dan konvensional, serta rekomendasi produknya, sudah makin mantap punya proteksi asuransi mobil syariah?