4wd in a sunset

Apakah penggunaan Grab lebih murah dari pada mobil pribadi

Hadirnya GO-JEK dan Grab di pasar Asia Tenggara memberikan alternatif pilihan lebih banyak bagi masyarakat Indonesia dalam urusan pilihan transportasi. Terlebih masalah dalam kelayakan angkutan umum dan solusi kendaraan roda dua menjadi dua faktor penting dibutuhkannya GO-JEK dan Grab dalam banyak kota-kota di Indonesia.

Grab pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 2012. Pada saat itu, perusahaan jasa transportasi ini masih bernama MyTeksi dimana memiliki visi untuk menyelesaikan permasalahan pada sulitnya memperoleh pelayanan jasa taksi yang responsif.

Hari ini, Grab sudah hadir di 8 negara di Asia Tenggara termasuk Indonesia. Bahkan pada 26 Maret lalu, Grab telah mengumumkan akuisisinya terhadap operasional Uber di Asia Tenggara.

Uber yang merupakan raksasa di AS dan Eropa kewalahan dengan persaingan di Asia Tenggara. Karena itulah, untuk meminimalisir kerugian operasional, penjualan aset dan operasional wilayah Asia Tenggara kepada Grab merupakan sebuah langkah yang sangat berani.

GO-JEK juga tidak jauh berbeda, perusahaan ini resmi lahir pada 2010 dan lewat GO-CAR, berhasil menjadi pesaing ketat Grab terutama di Indonesia. Pastinya dengan semakin banyaknya persaingan seperti ini, konsumen merupakan pihak yang paling diuntungkan. Pelayanan yang semakin baik dan harga semurah mungkin merupakan beberapa hal positif dari persaingan sehat antara Grab dan GO-CAR.

Untuk GO-CAR sendiri, jarak maksimum yang dapat Anda tempuh adalah 100 km dengan jumlah penumpang paling banyak 4 orang. Walaupun Grab dapat menampung lebih banyak, sampai 6 orang penumpang.

Dalam dua sistem aplikasi baik pada Grab dan GO-CAR sama-sama memudahkan konsumen untuk bernavigasi didalamnya, termasuk komunikasi langsung dengan driver lewat sistem chat yang tersedia di aplikasi tersebut.

Sistem GPS benar-benar menjadi terobosan teknologi bagi kedua platform ini karena sangat memudahkan baik proses penjemputan maupun pengantaran penumpang sampai ke tempat tujuan. Barangkali, jika tanpa fitur ini, akan terdapat banyak kendala di lapangan mulai dari penjemputan yang lama sampai pengantaran penumpang dimana dapat berakibat langsung pada honor driver menjadi sedikit.

Biaya layanan Grab dan GO-CAR

Metode pembayaran GO-PAY membuat harga lebih murah sedikit untuk layanan GO-CAR dimana nilainya bervariasi mulai dari Rp. 2.000 sampai Rp. 10.000.

Sedangkan untuk penggunaan Grab, selain Anda dapat menggunakan layanan reguler selayaknya GO-CAR, ada juga fitur yang menarik dengan nama GrabNebeng (atau GrabHitch). Melalui layanan ini Anda akan berbagi kursi mobil dengan penumpang lainnya yang searah dengan tujuanmu. Untuk harga GrabNebeng, jauh lebih murah dibandingkan tarif reguler Grab.

Untuk contoh perhitungan detail dengan menggunakan jasa GO-CAR adalah sebagai berikut. Jika order disekitaran kota Banda Aceh, dikenakan tarif minimum sebesar Rp. 11.250 ditambah biaya per km sebesar Rp. 4.500. Berarti untuk perjalanan dari Peunayong ke Universitas Syiah Kuala yang sejauh 6 km, biaya total yang harus Anda bayarkan adalah 4.500 x 6 + 11.250 = Rp. 38.250.

Setiap kota memiliki tarif yang berbeda-beda, seperti area Jabodetabek per km hanya sebesar Rp. 3.750 sedangkan di area Ubud, Bali, dikenakan tarif mencapai Rp. 7.900 per km-nya.

Selain itu, yang perlu Anda ketahui adalah, biaya GrabCar hanyalah mencakup biaya perjalanan, jadi apabila ada biaya tambahan seperti biaya parkir, tol dll, maka penumpang diwajibkan untuk membayar biaya tersebut diluar biaya yang Anda bayarkan kepada pemilik kendaraan. Makanya penting bagi Anda untuk membawa sekian besar uang tunai lebih supaya Anda tidak kerepotan karena hal ini.

Fitur-fitur Grab & GO-CAR

Fitur GO-CAR merupakan jasa turunan dari GO-JEK sebagai bagian jasa penyedia transportasi menggunakan mobil. Selain GO-CAR, juga tersedia GO-RIDE, GO-FOOD, sampai GO-LIFE yang terdiri atas GO-MASSAGE, GO-TIX dan GO-MED.

Dalam GO-CAR tersedia sistem pembayaran digital yang mulai tahun ini di ajukan ke BI secara resmi sebagai alat pembayaran menggunakan e-money. Sebelumnya, hanya PayTren milik Ustadz Yusuf Mansur yang baru secara resmi dikeluarkan BI sebagai alat pembayaran digital yang sah digunakan di Indonesia. Sehingga diharapkan biaya penggunaan GO-CAR dapat lebih murah dari biaya standarnya.

Selain itu, terdapat fitur penting dimana Grab sudah mewajibkan dokumen polis asuransi mobil all risk sebagai salah satu persyaratan pengajuan mitra Grab. Keamanan dan keselamatan penumpang menjadi sangat penting, dan resiko ini dapat dijaga dengan menggunakan sebuah polis asuransi.

Grab sendiri sudah menyiapkan dana sampai 68 juta rupiah dan GO-CAR sebesar 10 juta rupiah untuk bantuan asuransi perjalanan jika terjadi kecelakaan dan kehilangan barang saat menggunakan jasa mereka.

Kecelakaan dan musibah bisa datang kepada siapa saja dan dimana saja tanpa diduga-duga, karena itulah asuransi menjadi penting untuk menjamin kerugian ditanggung pihak asuransi sehingga Anda hanya perlu membayarkan biaya polis fix setiap tahun, dimana rata-rata sebesar 2,47% dikali harga  mobil saat ini.

Biaya operasional mobil pribadi

Berapa sih biaya operasional untuk mobil pribadimu? Pastinya semuanya tergantung pada gaya hidup masing-masing orang yang berbeda plus tipe mobil yang Anda gunakan. Berikut beberapa perincian pengeluaran yang harus kamu siapkan setiap tahunnya.

Pengeluaran BBM

Variabel pertama yang perlu Anda perhitungkan adalah biaya bahan bakar minyak, termasuk diantaranya anak turunannya yang Anda gunakan untuk mobil Anda mulai dari solar, bensin sampai pertalite dan pertamax. Jika mobil Anda menggunakan pertamax, maka untuk setiap liternya Anda harus menyisihkan uang sekitar Rp. 9.000.

Pada umumnya, perbandingan konsumsi bensin dan jarak tempuh sebesar 1:11 namun fakta ini perlu Anda coba hitung sendiri setelah Anda mengisi sekian liter pertamax, dan bandingkan berapa km jarak yang mampu Anda tempuh.

Kemudian Anda dapat menghitung biaya pengeluaran bahan bakar sehari-hari. Jika jarak tempuh sehari sampai 22 km, maka jumlah pertamax yang Anda butuhkan sekitar 1 liter, untuk perbandingan 1:11. Sehingga pengeluaran pertamax adalah Rp. 18.000 per harinya.

Jika diakumulasikan selama sebulan dengan 25 hari kerja per bulannya maka pengeluaran bensin per bulanmu sebesar Rp. 450.000. atau jika dihitung per tahun dapat mencapai Rp. 5.400.000. Hmm biaya operasional yang lumayan tinggi hanya untuk bahan bakar saja.

Pengeluaran jalan tol

Nah jika Anda perlu menggunakan jalan tol untuk pulang-pergi kantor, maka jumlahkan biaya tol pulang-pergi, misalnya Rp. 18.000 dikalikan 20 hari kerja, hasilnya adalah Rp. 360.000. Biaya yang tidak sedikit namun jika kita membandingkan biaya mobil pribadi dengan penggunaan Grab atau GO-CAR, dimana Anda juga harus tetap membayar tol sendiri, pastinya poin ini dapat diabaikan.

Perawatan kendaraan berkala

Agak sulit untuk memastikan berapa pengeluaran yang harus Anda antisipasi, pastinya tergantung dari jenis mobil dan kondisinya sekarang ini. Namun kisaran biaya servis reguler seperti spooring, ganti oli dan balancing per tahun sekitar Rp. 2.000.000.

Jangan lupa biaya tidak terduga seperti kerusakan mesin sampai dengan biaya doorsmeer, yang berbeda-beda, tergantung dari gaya pakai pengguna sehari-hari. Karena itu Anda juga harus menyiapkan sejumlah uang darurat untuk hal ini.

Biaya pajak STNK  

Biaya pajak setiap tahun bervariasi tergantung jenis mobil yang Anda punya. Biasanya, semakin mahal mobil yang Anda miliki, semakin besar pula pajak yang harus Anda bayarkan. Anda bisa cek biaya pajakmu di e-samsat daerah masing-masing. Contohnya saja untuk mobil Avanza, dikenakan biaya pajak sebesar 1,8 juta atau sampai mobil Alphard dimana nilainya mencapai 9,7 juta rupiah.

Parkir kendaraan

Biaya parkir tidak boleh Anda anggap sepele. Apalagi jika kantormu berada di gedung perkantoran yang menghitung tarif parkir kendaraan setiap jamnya. Jika biaya parkir sebesar Rp. 4.000 per jam, dan seharinya Anda parkir selama 8 jam, maka total pengeluaran sehari sebesar Rp. 32.000. Jika dikalikan 20 hari kerja, maka pengeluaran per bulan sebesar Rp. 640.000.

Coba Anda daftarkan diri untuk menjadi member parkir disana sehingga biaya parkir per bulan dapat menjadi lebih murah. Biaya parkir seperti ini memang banyak dianggap remeh orang, namun sebenarnya merupakan satu hal yang harus Anda perhatikan.

Pengeluaran Anda dapat membengkak sedikit-demi sedikit tanpa Anda sadari, walaupun dengan menggukan mobil pribadi, penggunaan fasilitas parkir sangat sulit untuk dapat Anda hindari.

Asuransi mobil

Jangan ketinggalan untuk mengansuransikan mobil Anda di halaman asuransi mobil. GoBear menyediakan perbandingan berbagai jenis asuransi mobil untuk memudahkanmu memilih asuransi yang paling tepat sesuai dengan yang Anda butuhkan.

Ada dua jenis asuransi kendaraan yang dapat Anda pilih, yang pertama adalah asuransi mobil all risk dimana menawarkan berbagai macam perlindungan asuransi. Sedangkan jenis asuransi yang lainnya adalah jenis TLO, atau Total Lost Only dimana berarti, klaim hanya dapat cair jika mobil Anda benar-benar tidak dapat dipergunakan lagi.

Jenis asuransi TLO jauh lebih murah dari asuransi mobil All Risk, karena memang resiko yang ditanggung juga sedikit walaupun pihak asuransi berani mengembalikan 75% dari nilai mobil yang rusak atau hilang.

Rata-rata biya asuransi mobil All Risk yang perlu Anda keluarkan sekitar 4,5 juta per tahunnya. Dengan adanya asuransi ini, mobil Anda aman apabila terkena kecelakaan, kerusakan, bantuan biaya derek, sampai jenis kerusakan total seperti kehilangan dan rusak total.

Kelebihan dan kekurangan Grab dan mobil pribadi

Jika diakumulasikan biaya mobil pribadi sebesar 29,2 juta per tahun dan ini bukan jumlah yang sedikit. Namun biaya Grab maupun GO-CAR juga tidak bisa dibilang murah. Kelebihan dari jasa Grab dan GO-CAR disini terletak pada nihil sama sekali biaya parkir karena pemilik kendaraan tidak harus memarkir mobilnya di tempat parkiran dalam kurun waktu yang lama.

Sementara biaya asuransi, pajak, perawatan kendaraan, dan BBM sudah termasuk ke biaya operasional Grab dan GO-JEK yang dapat Anda bandingkan dengan tarif minimum yang dipatok plus biaya per km-nya. Apakah sudah sesuai dengan benefit yang Anda dapatkan?

Pada akhirnya kembali pada diri Anda masing-masing, mana pilihan yang paling cocok? Solusi dari kami sendiri, penggunaan mobil pribadi pastinya lebih berguna karena keleluasaan dalam penggunaan, namun dari sisi biaya parkir, Grab dan GO-JEK dapat menjadi pilihan alternatif yang cukup menarik. Anda dapat menggunakan kedua-keduanya sesuai dengan kebutuhan dan perbandingan biaya terbaik untuk Anda sehari-hari.