5 tips to prevent credit card fraud Masthead

5 Tips untuk Mencegah Penipuan Kartu Kredit

Kartu kredit mudah digunakan dan memberikan hadiah luar biasa, tapi selalu memiliki isu keamanan. Penipuan kartu kredit melonjak tinggi dalam satu dekade terakhir karena hacker dan pencuri menemukan cara-cara baru. Berita bagusnya, ada banyak cara untuk melindungi dirimu sendiri.

 

Tidak seperti di film-film, penipuan kartu kredit tidak dilakukan oleh hacker berteknologi tinggi. Malahan, hampir semua penipuan disebabkan oleh kelalaian, seperti meninggalkan smartphone yang tidak terkunci atau menyebutkan nomor kartu lewat HP.

 

Inilah beberapa cara yang bisa kamu gunakan untuk melindungi diri:

1. Selalu awasi kartu kreditmu

Jangan pernah meninggalkan kartu kreditmu tanpa pengawasan di tangan orang lain. Pencuri hanya butuh sepersekian detik untuk menggesek kartumu di scanner (alat yang menyalin detail digital kartumu, sehingga mereka bisa menggunakannya). Atau, kalau kamu meninggalkannya selama beberapa menit, mereka bisa menggunakan metode kuno dengan mencatat nomor kartu, tanggal kedaluwarsa, dan 3 digit keamanan – ini sudah cukup untuk pencuri melakukan transaksi dengan kartumu.

 

Di restoran atau toko, selalu pastikan kamu ada saat kartumu digesek. Jangan biarkan pelayan atau asisten penjualan mengambil kartumu saat kamu tidak melihatnya, lalu mengembalikannya nanti.

 

Kalau kamu lupa meletakkan kartu, segera hubungi bank dan mintalah mereka membekukan kartumu. Bank bisa mengaktifkan lagi nanti kalau kamu berhasil menemukan kartumu. Tapi, jangan tunggu berjam-jam. Kalau tidak, pencuri mungkin sudah berbelanja ria dengan kartumu.

2. Jangan pernah memberikan informasi kartu kreditmu pada siapa pun

Cara yang paling sering untuk mencuri kartu kredit adalah melalui scam HP. Misalnya, kamu mungkin menerima telepon yang mengklaim kamu memenangkan tablet baru (meskipun kamu tidak ingat ikut kontesnya). Mereka hanya perlu nomor kartu kreditmu untuk membayar biaya pengiriman kecil (beberapa dolar). Kalau kamu membacakan nomormu, tidak akan ada hadiah apa pun, hanya pengeluaran tiba-tiba di kartu kreditmu.

 

Curigai perusahaan apa pun yang menelepon dan meminta nomor kartu kreditmu. Perusahaan biasanya tidak menangani transaksi seperti ini – umumnya, penipu mengarahkan kamu ke sebuah website, di mana kamu diminta untuk mengetikkan nomor kartumu. Kalau tidak yakin, putuskan saja teleponnya.

3. Belanja dengan bijak saat online

Hati-hati dengan website tempatmu belanja! Beberapa website khusus dibuat untuk mencuri nomor kartu kredit saat kamu memasukkannya ke “portal pembayaran”. Beberapa tanda yang perlu diperhatikan adalah:

  • URL yang aneh atau rumit. Banyak website profesional memiliki URL yang jelas, seperti GoBear.com, Amazon.com, dan Lazada.id. Tapi, kalau kamu melihat URL seperti http://www.omgbuy-cosmetics-4-cheap-cn-1345t5/cnx/, menjauhlah, jauh-jauh.
  • Daftar produknya berisi campuran kata-kata yang tidak masuk akal. Misalnya, kamu menemukan daftar “produk” seperti “Adidas, Aeropostale, Angry Birds, Ariana Grande”.
  • Situsnya penuh dengan salah ketik dan kesalahan tata bahasa. Ini biasanya akibat penggunaan alat penerjemahan langsung. Kalau kamu mengunjungi website brand resmi seperti Michael Kors dan melihat salah ketik atau kesalahan tata bahasa, itu pasti adalah website palsu (perusahaan asli tidak akan mentolerir situs berkualitas rendah seperti itu).
  • Harganya sangat tidak realistis, misalnya $100 untuk iPhone model baru.

Gunakan situs belanja tepercaya seperti Lazada.id yang bekerja sama dengan merchant tepercaya dan asli untuk memberikan pengalaman belanja yang aman.

Bahkan meskipun belanja di website tepercaya, hindari menyimpan detail kartu kreditmu. Kami tahu ini memudahkan kamu untuk membeli lagi nanti – tapi, kalau hacker meretas akunmu, data kartu kredi yang disimpan juga bisa digunakan.


4. Atur peringatan pembayaran kartu kredit

Pastikan fitur peringatan kartu kreditmu selalu aktif. Fitur ini akan mengirimkan SMS padamu saat transaksi kartu kredit terjadi. Kalau kamu mendapatkan peringatan ini padahal tidak menggunakan kartu, segera hubungi bank dan mintalah mereka membekukan kartumu.

 

Selain itu, para orang tua sebaiknya mengaktifkan fitur ini kalau mereka mengizinkan anak-anak bermain game di smartphone/tablet. Beberapa game memiliki pembelian dalam aplikasi. Dan, kamu pasti tidak ingin anakmu yang berusia enam tahun menghabiskan $2,000 untuk hewan ternak virtual.

5. Buang kartu kreditmu dengan baik

Saat ingin memperbarui kartu kredit, buang kartu kredit lamamu dengan cara yang tepat. Jangan membuang semua potongan kartu kredit yang sama ke satu tempat sampah (pencuri yang gigih bisa menggabungkan potongannya dan mendapatkan nomor kartumu).

 

Cara yang lebih cepat adalah membakar kartu kredit. Tapi, hati-hati agar tidak membakar barang lain (selain itu, asap pembakaran plastik bisa membuat ruangan bau).