Things i wish i knew personal loans Masthead

10 Hal yang Sayangnya Tidak Saya Ketahui Sebelum Mengajukan Pinjaman Pribadi

Saya kurang beruntung saat mengajukan pinjaman pribadi sebelum website bermanfaat seperti ini dirilis di Indonesia. Masih muda dan naif, saya mengalami sesuatu yang tidak menyenangkan akibat kesalahpahaman tentang pinjaman ini. Dan, karena saya tidak ingin kamu mengalami hal yang sama, saya harap kamu belajar dari pengalaman saya ini.

Saya berharap saya tahu sebelumnya…

…bahwa pinjaman pribadi lebih baik untuk meminjam uang daripada kartu kredit atau lintah darat.

Dilema saya tentang pinjaman pribadi dimulai jauh sebelum saya mengajukan pinjaman. Saya meminjam uang dari penarikan tunai kartu kredit. Dan, saya pernah meminjam uang dari lintah darat di sekitar (yang mengendarai sepeda motor). Masalah pertama adalah saya baru mengenal pinjaman pribadi setelah tenggelam dalam utang kartu kredit dan sering dikunjungi oleh lintah darat itu. Suku bunga yang rendah (sekitar 1,5% per bulan, dibandingkan dengan 4% untuk kartu kredit atau 5% untuk pinjaman 4 bulan dari lintah darat) membuat saya tertarik.

…bahwa meminjam uang untuk melunasi utang sebelumnya itu tidak memalukan.

Mengingat suku bunga pinjaman pribadi yang rendah, mengajukan utang baru untuk membayar utang lama sebenarnya adalah ide bagus. Sekarang, saya bisa memperlambat aliran uang dari dompet. Tapi, memang mengajukan pinjaman tidak semudah meminjam dari kartu kredit.

…tentang cara yang benar untuk mengajukan pinjaman.

Masalah saya terus berlanjut selama proses pengajuan. Karena takut pengajuan saya tidak diterima, saya menyiapkan minimal 2 pengajuan cadangan di bank lain. Saya memang naif. Hingga ketiga bank itu menolak saya. Lalu, saya sadar. Tentu saja, bank-bank itu saling berkomunikasi, apalagi kalau masalah pinjam-meminjam. Sama seperti saat teman saya mencoba berkencan dengan dua cewek bersamaan dan malah ditampar keduanya.

Jadi, akhirnya saya hanya mengejar satu pengajuan pinjaman pribadi di bank dekat rumah. Padahal itu bukan pilihan terbaik.

 

…bahwa jujur di awal tentang alasanmu meminjam itu bagus.

Saya malu mengakui kalau saya mengajukan pinjaman pribadi untuk membayar pinjaman lain. Saya berpikir kalau itu membuat saya terlihat buruk karena mereka berpikir, “Seorang pengutang yang buruk akan selalu menjadi pengutang yang buruk”. Tapi, teman saya yang bekerja di bank memberi tahu kalau saya seharusnya mengatakan tujuan meminjam dengan jujur. Katanya, konsolidasi utang, selain menjadi alasan yang baik untuk mengajukan pinjaman utang, juga menunjukkan bahwa kamu bisa mengelola keuanganmu dengan cerdas.

…bahwa suku bunga lebih rendah tidak selalu lebih baik.

Saya membaca brosur dari bank tentang pinjaman pribadi. Brosur itu mengklaim bank mereka memberikan suku bunga lebih rendah dari pinjaman online brand X dan kompetitor bank Y. Lalu, saat mencari pinjaman lain, ternyata pinjaman lain memang punya suku bunga lebih tinggi tapi dengan biaya lain-lain dan penalti rendah. Malahan, pinjaman itu lebih baik daripada pinjaman saya.

…bahwa pilihan pembayaran yang lebih lama, meskipun lebih ringan, sebenarnya lebih merugikan.

Di sinilah kita harus menggunakan kalkulator pinjaman yang baik. Karena kalkulator yang saya gunakan sebelumnya hanya menampilkan pembayaran bulanan untuk melunasi pinjaman. Kalkulator yang baik menampilkan jumlah pembayaran bunga (pilihan 24 bulan jauh lebih besar dari 12 bulan).

…bahwa saya bisa menegosiasi ketentuan pinjaman yang lebih baik.

Setelah mendengar cerita saya saat mengajukan pinjaman pribadi, saudara perempuan saya bertanya apa saya bisa menegosiasikan penawaran yang lebih baik. Lalu, dia bercerita bagaimana dia meyakinkan bank untuk menurunkan suku bunga dengan menunjukkan catatan pembayaran kartu kredit yang lancar dan pembayaran pinjaman gaji yang tepat waktu.

…tentang akibat buruk utang saya sebelumnya dalam pengajuan.

Tentu saja, sejak tagihan kartu kredit saya muncul di catatan kewajiban pembayaran, saya mungkin tidak bisa bernegosiasi.

…bahwa saya bisa melunasi pinjaman pribadi di awal.

Tidak seperti KPR di mana saya terkena biaya jika membayar di awal. Setidaknya, produk pinjaman pribadi menawarkan potongan untuk pembayaran di awal atau kelebihan pembayaran. Ini cukup menguntungkan untuk bonus liburan, kan?

 

…tentang website perbandingan pinjaman pribadi yang bagus.

Karena kita bisa menemukan hampir semua hal di internet saat ini, saya heran kenapa saya tidak berpikir untuk mencari pinjaman terbaik online, melalui website bank atau perbandingan pihak ketiga. Dan, kamu tahu apa yang lebih ironis?

Sekarang, saya menulis artikel untuk website perbandingan yang bagus: GoBear. Saya benar-benar berharap tahu website ini sebelumnya. Karena, setelah menggunakan platform ini, saya menemukan minimal lima pinjaman pribadi yang lebih bermanfaat daripada pinjaman saya sekarang.